Soya-Upu Hena Selemau, Negeri / Maluku – Ambon

Negeri Soya Upu Hena Selemau terletak di pulau Ambon, kecamatan Sirimau, Kota Ambon, prov. Maluku.
Soya, negeri pegunungan Soya adalah negeri tertua di Ambon bagian selatan. Beragama Kristen, sering dikenal karena tradisi adat cuci negeri.

Klik foto untuk besar !

Peta satelite Soya: http://wikimapia.org/19637843/id/Negeri-Soya-Upu-Hena-Selemau


* Video adat negeri Soya, 2006: link
* Video cuci negeri Soya, 2014: link

* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Raja (2011): John Lodewyk (see: link)

Message from 2005 (see link): The Raja of Soya will be installed 9-12-2005. Lodewijk Rehatta is his official name.


Sejarah negeri Soya

Negeri Soya  tidak dapat dipastikan kapan berdirinya. Yang pasti, negeri ini termasuk negeri yang tertua di Jazirah Leitimor, Pulau Ambon. Berdasarkan penuturan dan cerita-cerita tua, leluhur yang mendiami Negeri Soya berasal dari Nusa Ina atau Pulau Seram, tepatnya di seram bagian utara, sekitar daerah Sawai dan seram bagian barat sekitar daerah Tala.
Dari sumber cerita yang ada, perpindahan para leluhur orang Soya datang secara bergelombang yang kemudian menetap di Negeri Soya
Mereka membentuk clan baru yang kemudian menjadi  nama pada tempat kediamanya yang baru. Nama ini  sama dengan nama di tempat asalnya. Hal ini dimaksudkan  sebagai kenang-kenangan atau peringatan. 
Negeri Soya kemudian berkembang menjadi suatu kerajaan dengan sembilan Negeri Kecil yang dikuasai Raja Soya.
Sumber: link

klik peta untuk besar

Ambon tahun 1617

Ambon tahun 1667


Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri-negeri di Maluku

Negeri negeri Maluku memiliki sistem pemerintahan sendiri. Susunan pemerintahan berdiri atas:
– Raja,
– Saniri,
– Soa,
– Kewang,
– Fam,
– Matinyo.

Untuk penjelasan susunan pemerintahan: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/


Sistem pemerintahan Negeri Soya

1) Sistem pemerintahan negeri Soya pada mulanya merupakan sistem Saniri Latupati yang terdiri dari:

Upulatu (Raja)
– Para Kapitan
– Kepala-kepala Soa (Jou), Patih dan Orang Kaya;
– Kepala Adat (Maueng);
– dan Kepala Kewang

2) Saniri dan Marinyo

Saniri Latupati dilengkapi dengan “Marinyo” yang biasanya bertindak sehari-hari sebagai yang menjalankan fungsi hubungan masyarakat yang dikenal sekarang dengan nama HUMAS (Hubungan Masyarakat) dan pembantu bagi badan tersebut. Saniri Latupati dapat dianggap sebagai Badan Eksekutif pada saat ini.

Saniri Besar, yaitu persidangan besar yang biasanya diadakan sekali setahun atau bila diperlukan. Persidangan Saniri Besar dihadiri oleh Saniri Latupati dan semua Laki-laki yang telah dewasa dan orang-orang tua yang berada dan berdiam di dalam negeri Soya. Persidangan Saniri Besar merupakan suatu bentuk implementasi sistem demokrasi langsung.
Dalam perkembangannya, kemudian dibentuk pula Saniri Negeri yang terdiri dari Saniri Latupatih ditambah dengan unsur-unsur yang ada dalam negeri. Misalnya : Pemuda, dan organisasi-oraganisasi dari anak negeri yang ada. Persidangan Saniri Negeri dapat di anggap sebagai persidangan legislatif.Sumber: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/negri-soya.html

klik peta untuk besar

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)

Peta Maluku / Sulawesi 1683

Peta Maluku / Sulawesi 1740


Sumber / Source

– Lantikan raja (2011): link
– Sejarah negeri Soya: 
http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/negri-soya.html
Raja raja yang bertahta di Ambon (2009): link


Raja Ambon. All the 34 raja’s, patihs and orang kaya’s of Ambon together with their staff and their banners with the symbols of the three kingdoms. About 1920. In the middle with crown: raja Leonard L. Rehatta van Soya. Photographer unknown. Picture from Pusaka (Indonesian Kingdoms Documentation Centre) in Vlaardingen (the Netherlands), used with permission of secretary Donald P. Tick.

Raja Ambon. All the 34 raja’s, patihs and orang kaya’s of Ambon together with their staff and their banners with the symbols of the three kingdoms. About 1920. In the middle with crown: raja Leonard L. Rehatta van Soya. Photographer unknown. Picture from Pusaka (Indonesian Kingdoms Documentation Centre) in Vlaardingen (the Netherlands), used with permission of secretary Donald P. Tick.

2nd from left: Raja of Nusa, middle: Raja of Soya, right: Raja of Kilang.

2nd from left: Raja of Nusa, middle: Raja of Soya, right: Raja of Kilang.


 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: