Pagaruyung, Kesultanan / Sumatera – Sum. Barat, Kab. Tanah Datar

Kerajaan Pagaruyung Darul Qarar: 1347 – 1833.
Kerajaan in adalah kerajaan Suku Minangkabau. Terletak di Sumatera, kabupaten Tanah Datar, kecamatan Tanjung Emas, prov. Sumatera Barat.

The Kingdom of Pagaruyung Darul Qarar: 1346 – 1833. Pagaruyung was the seat of the Minangkabau kings of Western Sumatra. Modern Pagaruyung is a village in Tanjung Emas subdistrict, Tanah Datar regency; prov. of West Sumatera.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Tanah Datar

Kabupaten Tanah Datar

Provinsi Sumatera Barat (hijau)

Provinsi Sumatera Barat (hijau)


* Foto Kerajaan Pagaruyung: link

* Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
*
Foto situs kuno di Sumatera: link


1) Tentang Raja / About the king

Present Sultan (2014): Sultan Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam, sejak / since 2002.
Sumber / Source

Kerajaan Minangkabau Pagaruyung Darul Qoror yang saat ini di pimpin Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qoror Sultan H. Muhammad Taufiq Thaib membawahi 67 kerajaan, yang disebut kerajaan Sapiah Balahan Kuduang karatan Kapak Radai Timbang Pacahan. Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya Raja Alam Minangkabau Pagaruyung dibantu oleh Yang di Pertuan Raja adat buo dan Yang di Pertuan Raja Ibadat Sumpur Kudus. Dalam menjalankan tugas sehari-hari Rajo Tigo Selo ini dibantu oleh Basa Ampek Balai.


2) Sejarah / History kerajaan Pagaruyung

Maka urutan kerajaan di dalam Tambo Alam Minangkabau adalah:

1 Kerajaan Pasumayan Koto Batu,
2 Kerajaan Pariangan Padang Panjang
3 Kerajaan Dusun Tuo yang dibangun oleh Datuk Perpatih Nan Sabatang
4 Kerajaan Bungo Sitangkai
5 Kerajaan Bukit Batu Patah dan terakhir
6 Kerajaan Pagaruyung.

Kerajaan Pagaruyung didirikan oleh seorang peranakan Minangkabau – Majapahit yang bernama Adityawarman, pada tahun 1347. Adityawarman adalah putra dari Mahesa Anabrang, panglima perang Kerajaan Sriwijaya, dan Dara Jingga, putri dari kerajaan Dharmasraya.
Pengaruh Hindu di Pagaruyung berkembang kira-kira pada abad ke-13 dan ke-14, yaitu pada masa pengiriman Ekspedisi Pamalayu oleh Kertanagara, dan pada masa pemerintahan Adityawarman dan putranya Ananggawarman.
Pada abad ke-17, Kerajaan Pagaruyung akhirnya berubah menjadi kesultanan Islam. Raja Islam yang pertama dalam tambo adat Minangkabau disebutkan bernama Sultan Alif.
Pada tanggal 2 Mei 1833 Yang Dipertuan Minangkabau Sultan Alam Bagagarsyah, raja terakhir Kerajaan Pagaruyung, ditangkap oleh Letnan Kolonel Elout di Batusangkar atas tuduhan pengkhianatan. Sultan dibuang ke Betawi, dan akhirnya dimakamkan di pekuburan Mangga Dua.

Sejarah lengkap: Wiki
————-

According to Tambo Alam Minangkabau (legend), the order of kingdoms was:
1
Kingdom of Pasumayan Koto Batu,
2 Kingdom of  Pariangan Padang Panjang
3 Kingdom of Dusun Tuo founded by Datuk Perpatih Nan Sabatang
4 Kingdom of Bungo Sitangkai
5 Kingdom of Bukit Batu Patah and last
6 Kingdom of Pagaruyung.

Adityawarman is believed to have founded the kingdom and presided over the central Sumatra region between 1347 and 1375, most likely to control the local gold trade. The few artifacts recovered from Adityawarman’s reign include a number of stones containing inscriptions, and statues. Some of these items were found at Bukit Gombak, a hill near modern Pagarruyung, and it is believed a royal palace was located there.
By the 16th century, the time of the next report after the reign of Adityawarman, royal power had been split into three recognized reigning kings. They were the King of the World (Raja Alam), the King of Adat (Raja Adat), and the King of Religion (Raja Ibadat). Collectively they were called the Kings of the Three Seats (Rajo Tigo Selo).

– For more see: Wiki


3) Tentang / About Rajo Tigo Selo

Rajo Tigo Selo merupakan sebuah institusi tertinggi dalam kerajaan Pagaruyung yang dalam Tambo Adat disebut Limbago Rajo.
Tiga orang raja yakni Raja Alam, Raja Adat, dan Raja Ibadat berasal dari satu keturunan. Raja Alam, Raja Adat, dan Raja Ibadat, ketiganya disebut Rajo Tigo Selo. Sedangkan Raja Adat dan Raja Ibadat disebut Rajo Duo Selo. Antara anggota Raja Tigo Selo selalu berusaha menjaga hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan cara saling mengawini.
Masing-masing raja mempunyai tugas, kewenangan dan mempunyai daerah kedudukan tersendiri.
* Raja Alam membawahi Raja Adat dan Raja Ibadat. Raja Alam berkedudukan di Pagaruyung.
* Raja Adat yang berkedudukan di Buo,
* Raja Ibadat yang berkedudukan di Sumpur Kudus.

Sumber: Wiki

——————-
Rajo Tigo Selo is a supreme institution in the kingdom of Pagaruyung, which was called in Tambo Adat, Limbago Rajo.
Three Kings, Raja Alam, Raja Adat and Raja Ibadat had a common ancestor. Raja Alam, Raja Adat, dan Raja Ibadat, these 3 kings were called Rajo Tigo Selo. While Raja Adat and Raja Ibadat were called Rajo Duo Selo. The kings of Tigo Selo always tried to maintain a very close kinship by the way of intermarry.
Each king had his own duties, authority and regional position.
* Raja Alam had his seat in Pagaruyung.
* Raja Adat had his seat in Buo,
* Raja Ibadat had his seat in Sumpur Kudus.


4) Tata pemerintahan kerajaan Pagaruyung

* Wilayah kerajaan Pagaruyung, klik di sini

* Struktur pemerintahan, klik di sini


5) Daftar Raja / List of kings

Yang Dipertuan Pagaruyung
Dinasti Islam pertama yang memerintah, dan mulai menggunakan gelar Sultan.

* 1668-1674: Ahmadsyah. Tidak diketahui, muncul berdasarkan dari korespondensi surat-menyurat antara seorang regent VOC di Padang Jacob Pits dengan raja Minangkabau, salah satunya surat tertanggal 9 Oktober 1668. Sultan Ahmadsyah, Iskandar Zur-Karnain, penguasa Minangkabau yang kaya akan emas
* 1674-1730: Indermasyah, Putra dari Ahmadsyah, diketahui berdasarkan surat yang diterima regent VOC di Padangdan gubernur Belanda di Melaka, dimulai sejak tahun 1670. Raja Suruaso, Yang Dipertuan Inderma
* 1780-1821: Muningsyah,Tidak diketahui secara pasti. Sultan Arifin Muningsyah, Yang Dipertuan Pagaruyung Raja Alam Muningsyah
* 1821-1833: Bagagarsyah,Sultan terakhir Pagaruyung. Kemenakan Sultan Arifin Muningsyah, ia diangkat oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai regent Tanah Datar pada 1821. Wafat dalam tahanan Belanda di Batavia. Sultan Tunggal Alam Bagagar, Sultan Alam Bagagar Syah.

Sumber / Source:  https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Raja_Pagaruyung


6) Istana kerajaan Pagaruyung

. 1) Istana Silinduang Bulan
.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Istano_Silinduang_Bulan

Istano Silinduang Bulan

Istano Silinduang Bulan

. 2) Istano Basa

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Istano_Basa

Istano Basa yang dibangun kembali setelah kebakaran tahun 2007.

Istano Basa yang dibangun kembali setelah kebakaran tahun 2007.


7) Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


8) Sumber / Source Kerajaan Pagaruyung

– Sejarah kerajaan Pagaruyung di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Pagaruyung
Sejarah kerajaan Pagaruyung di Meleyuonline: http://melayuonline.com/ind/history/dig/70/kerajaan-pagaruyung
Sejarah kerajaan Pagaruyung: https://xendro.wordpress.com/2007/07/17/kerajaan-pagaruyung/
– Sejarah kerajaan Pagaruyung: http://www.sejarahnusantara.com/kerajaan-di-sumatera/sejarah-kerajaan-pagaruyung-1347%E2%80%931825-serta-pembagian-wilayah-darek-dan-rantau-10019.htm
Daftar Raja Pagaruyung: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Raja_Pagaruyung
Istana  terbakar (2010): link

– Istana Silinduang Bulan di Wiki: link
Istana Basa Pagaruyung di Wiki: link


9) Sumber / Source Rajo Tigo Selo

– Rajo Tigo Selo: Wiki
Rajo Tigo Selo: http://daerah.sindonews.com/read/887549/29/rajo-tigo-selo-dari-raja-alam-hingga-raja-ibadat-1406909289
Rajo Tigo Selo: https://mozaikminang.wordpress.com/2009/10/25/kronologi-langgam-nan-tujuah-rajo-tigo-selo-dan-basa-ampek-balai/

English

– History Pagaruyung: Wiki
History Pagaruyung on Melayuonline: link


* Foto Kerajaan Pagaruyung: link

Sutan Mohammad Taufiq Thaib Yang Dipertuan Tuanku Mudo Mahkota Alam.

—————————————————————————————————————————————

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: