Manunggul, kepangeranan / Kal. Selatan – Kab. Tanah Bumbu

Kepangeranan Manunggul, 1780 – 1905. Terletak di Kalimantan, Kab. Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

The princedom of Manunggul, 1780 – 1905. Located in Kalimantan, the region of the district Tanah Bumbu.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Tanah Bumbu

Kabupaten Tanah Bumbu

Provinsi Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan


* Foto foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


Sejarah / History kerajaan Manunggul

Negeri Manunggul adalah sebuah divisi dari Kerajaan Tanah Bumbu yang wilayahnya meliputi Daerah Aliran Sungai Manunggul di Kalimantan Selatan yang kemudian sejak 1846 menjadi bagian dari pemerintahan Belanda di Borneo Timur. Negeri Manunggul merupakan daerah pemerintahan sipil yang dikepalai seorang bumiputera yang termasuk dalam pemerintahan kolonial Hindia Belanda yang membawahi wilayah Borneo Timur di bawah kekuasaan Asisten Residen GH Dahmen yang berkedudukan di Samarinda.
Pemerintah swapraja daerah tersebut dikuasakan kepada seorang kepala bumiputera adalah Pangeran Muda Muhammad Arifillah (Aji Samarang).
Negeri Manunggul merupakan salah satu daerah landschap dalam Afdeeling Pasir en de Tanah Boemboe menurut Staatblaad tahun 1898 no. 178. Wilayahnya ini sekarang menjadi kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

– Sumber / Source: Wiki

Kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar.

Dalam Kesultanan Bandarmasih sebenarnya juga terdapat kerajaan-kerajaan kecil yang tersebar diwilyahah kekusaan Kesultanan Bandar, seperti diwilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut. Namun kedudukan Kerajaan-kerjaan tersebut secara politik berdaulat dalam wilayah kekusaan Kesultanan Bandar. Hanya karena pelayan pemerintahan tidak terjangkau oleh pelayanan Kesultanan maka ada beberapa kerjaan-kerajaan kecil tersebut diberikan wewenang untuk mengatur pemerintahan sendiri dalam kelompok komunitasnya, kemudian juga ada yang dengan sengaja berdiri karena adanya latar belakang perebutan kekusaan dari Kesultanan Banjar sendiri.
Adapun kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Bandarmasih yang ada di Wilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut adalah:

1. Kerajaan Pagatan,
2. Kerajaan Kusan,
3. Kerajaan Cengal, Manunggul dan Bangkalaan,
4. Kerajaan Cantung dan Sampanahan,
5. Kerajaan Sebamban,
6. Kerajaan Batulicin,
7. Kerajaan Pasir,
8. Kerajaan Kotabaru.
Adapun kerajaan-kerajaan tersebut diatas yang pernah berdiri diwilayah Tanah Bumbu dan Pulau Laut mempunyai pertalian yang erat dalam menjalin hubungan. Dalam kesempatan ini yang dapat diuraikan hanya Kerajaan Pagatan, Kerajaan Kusan dan Pulau Laut karena mempunyai latar belakang dan saling keterkaitan dalam sejarahnya. Sementara yang lainnya belum dapat diuraikan dengan baik mengingat minimnya informasi dan data yang diperlukan dalam penulisan.

– Sumber: http://faisalbatennie.blogspot.com/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html

——————

Manunggul was a part of the kingdom of Tanah Bumbu, whose territory included Daerah Aliran Sungai Manunggul in South Kalimantan; since 1846 it was a part of the Dutch government in East Borneo. Manunggul country was an area of the civilian government headed by a bumiputera, who belonged to  the Dutch East Indies colonial administration in charge of East Borneo territories under the control of GH Dahmen Resident Assistant based in Samarinda.
Regional autonomous government was delegated to a chief bumiputera:  Prince Muhammad Arifillah (Aji Samarang).
Manunggul country was a landschap in the Afdeeling Pasir and Tanah Boemboe, according Staatblaad 1898 no. 178. Its area is now kecamatan Sungai Durian, Kotabaru District, South Kalimantan.

Small kingdoms under the Sultanate of Banjar.

Under the Sultanate of Banjar there were several small kingdoms in the region of Tanah Bumbu and Pulau Laut. They were semi-independent. Because government services were not covered by the Sultanate, these kingdoms kingdoms were given authority to rule within their region.
Small kingdoms under the rule of the Sultanate Bandar in Tanah Bumbu and Pulau Laut are:

1. The kingdom of Pagatan,
2. The Kingdom of Kusan,
3. The Kingdoms of Cengal, Manunggul and Bangkalaan,
4. The Kingdoms of Cantung and Sampanahan,
5. The Kingdom of Sebamban,
6. The kingdom of Batulicin,
7. The Kingdom of Pasir,
8. The Kingdom of Kotabaru.


Daftar penguasa / list of rulers

* 1780-1800: Pangeran Prabu (Sultan Sepuh) sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul dan Cengal.
* 1800-1820: Pangeran Nata (Ratu Agung) bin Pangeran Prabu sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan dan Manunggul. Pada saat itu Cengal diserahkan kepada Pangeran Seria.
* 1800-?): Pangeran Seria bin Pangeran Prabu sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul dan Cengal.
* 1820-1830 (atau 18xx-1825): Gusti Besar binti Pangeran Prabu sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung, Batulicin. Gusti Besar berkedudukan di Cengal. Cantung dan Batulicin diserahkan sepeninggal Ratu Intan.
* Kepala Cengal, Manunggul, Sampanahan yang diangkat Sultan Pasir.
* 1825-1840: Aji Jawi (1840) (putera Gusti Besar)(1825-1840): Pangeran Aji Jawi/Aji Djawa (1840-1841) sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung dan Batulicin.
* 1845: Aji Tukul (Ratu Intan II/Ratu Agung) bin Aji Jawi(1845). Sekitar tahun 1846 sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul dan Cengal.
* 1845-1846: Aji Pati (Pangeran Agung) bin Sultan Sulaiman dari Pasir sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul dan Cengal.
* 1846: Aji Samarang (Pangeran Muda Muhammad Arifbillah) bin Aji Pati Pangeran Muda atau lengkapnya Pangeran Muda Mohammad Arifillah Aji Samarang sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul, Cengal.
* Pangeran Syarif Hasyim al-Qudsi, (Besluit dd. 24 Maret 1864 no. 15 en als no.104.
* Aji Mas Rawan (Raja Arga Kasuma) bin Aji Samarang(1884-1905) sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul, dan Cengal.

– Sumber / Source: Wiki


Peta Kalimantan (Borneo) kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Manunggul di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Manunggul
Daftar penguasa Cengal, Manunggul: Wiki

– Kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar: link


 

Advertisements
2 Comments

2 thoughts on “Manunggul, kepangeranan / Kal. Selatan – Kab. Tanah Bumbu

  1. Sorry..I not really would call them kingdoms,because they had ea h only a limited lamount of people.The most important was ca. 1850 Cantung,later a bit overshadowed by Pulau Laut in economic terms,because there finmd many coalmines later.Pagatan also was a strong area,but in fact only a Bugis enclave principality within Banjar area.But independent.

    • Sultans in Indonesia

      Thank you for your comment.

      Maybe not kingdom, but “swaparaja” ?

      Paul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: