LiaE, Kerajaan / Nusa Tenggara Timur – Savu

Kerajaan LiaE adalah kerajaan di pulau Savu. Kab. Sabu Raijua, Prov. Nusa Tenggara Timur.

The Kingdom of LiaE was a kingdom on the island of Savu.

Klik foto untuk besar  !

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pulau Savu

Pulau Savu


* Foto pulau (island) Sawu: link
* Foto situs kuno / megalitik Sawu: link


Raja sekarang (2017)

Raja Liae, 2017: Doae / Raja Hernimus Alexzander Riwu.


Sejarah / History pulau Savu

Pulau Sabu juga dikenal sebagai Sabu atau Sawu. Warga di pulau itu sendiri menyebut pulau mereka Rai Hawu, yang berarti Tanah Hawu. Dan orang-orang Sabu menyebut diri Do Hawu. Nama resmi yang digunakan oleh pemerintah daerah adalah Sabu. Orang Sabu menjelaskan, bahwa nama pulau ini berasal dari nama Ga Hawu, nama salah satu dari nenek moyang mereka, yang dianggap datang ke pulau pertama. Kontak awal adalah dengan Belanda VOC pada tahun 1648. Referensi ke Sabu dari periode selalu menyangkut tentara Sabu, tentara bayaran atau budak. Pada 1674, awak sekoci Belanda dibantai di Timur Sabu, setelah kapal mereka kandas. Belanda merespon dengan membentuk aliansi dengan raja dari Seba, sehingga pasukan bisa dikirim untuk membalas. Namun, mereka gagal masuk benteng Hurati, di B’olou Desa Sabu Timur, seperti yang dikelilingi oleh tiga tembok pertahanan. Untuk menyelamatkan muka, kekuatan Belanda menerima pembayaran dalam bentuk budak, emas dan manik-manik.
——————–

Sabu Island also known as Savu or Sawu. Residents on the island itself call their island Rai Hawu, which means Land of Hawu. And Sabu people call themselves Do Hawu. The official name used by local government is Sabu. Sabu people explains, that the island’s name is derived from the name of Ga Hawu, the name of one of their ancestors, who are considered came to the island first. Initial contact was with the Dutch Vereenigde Oost-Indische Companie in 1648. References to Savu from the period invariably concern Savunese soldiers, mercenaries or slaves. In 1674, the crew of a Dutch sloop were massacred in East Savu, after their vessel ran aground. The Dutch responded by forming an alliance with the raja of Seba, so troops could be sent in to retaliate. However, they failed to enter the fortress of Hurati, in B’olou Village of Eastern Savu, as it was ringed by three defensive walls. To save face, the Dutch force accepted payment in the form of slaves, gold and beads.


Keluarga Kerajaan LiaE

Sumber / Sourcehttp://vecky-adoe.blogspot.co.id/2011/08/keluarga-kerajaan-liae.html

1) Kale L’odo adalah raja pertama di Liae yang langsung diangkat oleh Belanda.
2) Riwu Manu (2nd idem). Adalah raja ke-2 di Liae yang juga langsung diangkat oleh Belanda.
3) J’ami Riwu Manu (memerintah sekitar tahun 1721).
4) 1726 – ?: Mone Bengu (1726-?).
5) 1747: Mone Bengu (f.i. in 1747 ?).
6) 1752-1765: Kore Rohi (memerintah antara tahun 1752-1756).
7) 1758-1760: Kore Lone (memerintah antara tahun 1758-1760).
8) 1767-1794: Manu Kore (memerintah sebelum 1767 sampai setidaknya 1794). Raja Manu Kore dari Liae ini juga dijuluki sebagai “Penguasa Kecil”, mulai tahun 1758 (sebagai anak di bawah umur, ia ikut memerintah bersama ayahnya, Kore Lone).

9) 1832: (Ama Moye) Keloa memerintah sekitar tahun 1832.
10) 1852-1859: (Ama Iye) Yote memerintah sebelum 1852-1859.
11) 1859-1868: (Ama B’aki) B’ela memerintah sekitar tahun 1859-1868). Raja Ama B’aki B’ela ini meninggal karena serangan cacar. Pada tahun berikutnya, terjadi epidimi cacar yang mewabah di seluruh Kepulauan Sabu. Konon diceritakan, wabah ini membunuh hampir 1/4 penduduk Sabu saat itu.

12) 1868-1918: Hendrik Ratu Manu (Ama Amoe) Manoe Beliau dibaptis pada sekitar tahun 1874, beliau menjadi raja terakhir di Sabu yang menjadi Kristen, setelah didahului oleh raja Seba dan lain-lain. Berkuasa sejak 1868-1918, sebagai penguasa independen di Liae. Tanggal kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Ketika anaknya juga kemudian meninggal, maka kekuasaan dinasti kerajaan Liae dari garis keturunan langsung pun punah. Kemudian dimulailah masa-masa ke-fettor-an mulai memerintah langsung di wilayah Liae).
13)……..Riwu Ratu (19..-19..; son of 11). Raja Riwu Ratu masih berkuasa sampai pada tahun 1936, tetapi di bawah sistem ke-fettor-an (Wakil Raja Seba), karena semua kerajaan di Sabu disatukan (di-aneksasi) oleh Belanda. Antara tahun 1914 -1918, kekuasaan Kerajaan Liae berada dibawah pengaruh kekuasaan Raja Heb’a (Seba). Saat itu di Sabu Raijua, Pemerintah Hindia Belanda mewajibkan setiap bekas kerajaan boleh terus melanjutkan pemerintahan sendiri dengan sistem ke-fettor-an, yang takluk/berada di bawah kekuasaan raja Seba. Pada tahun 1905 Fettor (Wakil Raja Seba) di Liae, dijabat oleh Fettor Radja Hab’a, yang diangkat oleh Pemerintah Hindia Belanda berdasarkan kontrak pada tahun 1894.

14) Rohi Radja Hab’a Rohi Radja Hab’a (putra mantan Fettor dari Liae, ketika Liae masih resmi dipisahkan kerajaan, kemudian menjadi penguasa Liae. Pada tahun 1940 ia sudah menjadi Fettor.


Daftar raja Liae

– Sumber: Donald Tick, Facebook: https://www.facebook.com/donald.tick

1) Lobo Dahi;raja pertami dari zaman Portugal.Putra Dahi Penu, p Penu Lobo, p Lobo Bai dari clan Nanawa.

2) Gelar raja pinda sampei cabang se gransuncle se raja 1 dengan nama Jami Lobo, p Lobo Bai. Kami tidak ada nama se raja2 semua se cabang ini, tapih silsilah se cabang raja ini: Jami Lobo,Teju Jami, Dore Teju, Riwo Doro, Lodo Riwu/Ama Wadu Lodo ayah se Raja Kale Lodo.

Raja Kale Lodo.Raja yang terakhir se zaman Portugal. Dari arsip Belanda ada juga Ama Dami, pemerintah misalnya 1676-82, Raja Kale Lodo kawin dengan saudari se Raja Manu/Riwu Manu; nanti raja2 se Liae.

3) Raja Manu:zaman Belanda, misalnya 1687-1688.p Manu Bara, p Bara Uju, p Uju Rebu, se udu /clan Napujara.sedikit kelaurga dengan clan Nanawa. Ayah Ama Dami pemerintah misalnya 1676-1682 alias Ama Jami Manu Bara.

4) Riwu Manu: saudara 3,rival raja se nr 3. Mau ambil kuasa 1687. Sudah raja 1689.

5) Jami RiwuManu: putra 4,sudah raja 1712, meninggal 1726.

6) Mone Bengu:1725/6-1751.p Bengu Raja;p Raja Manu.(raja3). Ca 1751 menjadi sedikit sakit mental dan harus stop dengan pemerintah.

7) Kore Rohi: 1751-1757, p Rohi Riwu,p raja 4

8) Kore Loni:1757-1764, saja wakil-raja,dari cabang fettor se clan Napujara;p Joni Lami,p Jami Mone, p Mone Lomi, p Lomi Riwu, p Uju Rebo(see info raja nr 3). Wakil-raja untuk raja9?

9) Manu Kore:p se 8 atau se 7.Mumkin 1757-1764 sudah raja, tapih masih muda.Raja pemerintah 1764-1794 (lebih). Raja ini meninggal.sedkit nanti clan se raja ini hilang kuasa. Clan2 lain ambil kuasa.

10) Manu Riwu :lahir dengan nama Jote Robo,p Lajo Jami,zaman Inggris Belanda.18..-18..

11) Ama Moye Keloa:sudah 1832, meninggal dunia 1848 karna susah besar dengan perahau ada laut.

12) Ama Iye Yote: dari clan Nahai;sudah ca wakil-raja 1848,mumkin konfirmasi 1851-masih wakil-raja sampei 1857.

13) Ama Baki Bela:se clan Gopa,1857-1868. Stop dengan pemerintah karna sakit sekali. Dengan tolong Pendetta Belanda Teffer masih sehat, 3 tahun terus raja sakit lagi. Surat se 3-1-1877 bilang raja tua meninggal duna karna smallpox.

14) Hendrik Ratu Manu:p Manu Jami,p Jami Riwu, p Riwu Manu, p Manu Jami,putra raja 5 atau p Manu Riwu,p Riwu Manu, p raja 9.1869-1914. Meninggal dunia 19??

15) Riwu Ratu Manu: putra,masih doae dengan gelar fettor 1936.Meninggal dunia 19??


Peta kuno

klik peta untuk besar

Nusantara, tahun 1493

Kepulauan Sunda Kecil, tahun 1725


Sumber / Source

Daftar Raja:  http://vecky-adoe.blogspot.co.id/2011/08/keluarga-kerajaan-liae.html
———————-
– Sejarah Kab. Savu Raijua: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Sabu_Raijua#Sejarah
– Suku Sabu (Savu): http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/11/suku-sabu-nusa-tenggara-timur.html
– Sejarah Savu: http://savuraijuatourism.com/2/page/26/sejarah
– Sejarah Savu: http://nttonlinenow.com/home/89-cerita-ntt/3912-sejarah-sabu-raijua
– Sejarah Suku Savu: http://suku-dunia.blogspot.co.id/2015/01/sejarah-suku-sawu.html

English

– Royalty of Savu: link
Royals try to come back (2010): kerajaan indonesia


Foto

Kiri: Raja Hernimus Riwu dari Liae, dan kanan raja dari Sabu Raijua.

 Liae, 1900s. Sumber: Tropenmuseum, Netherlands

Liae, raja Liae, 1900s. Sumber: Tropenmuseum, Netherlands

Fettor / Raja of LiaE

Fettor / Raja of LiaE (foto ?)

Makam radja Manu Riwu, di Dara Rae Ege. Lokasi: desa Waduwala, Kec. Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua. Sumber foto: Jefrison Hariyanto Fernando, FB.

Makam radja Manu Riwu, di Dara Rae Ege. Lokasi: desa Waduwala, Kec. Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua. Sumber foto: Jefrison Hariyanto Fernando, FB.

Makam radja Manu Riwu, di Dara Rae Ege. Lokasi: desa Waduwala, Kec. Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua. Sumber foto: Jefrison Hariyanto Fernando, FB.


Advertisements
1 Comment

One thought on “LiaE, Kerajaan / Nusa Tenggara Timur – Savu

  1. Still try to know his name.The other principalities in this island group are Timu,Messara/Mesara,Seba and Raijua.In ca. 1870 Menia was abolshed and united with Seba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: