Suku Mandobo – Papua

Suku Mandobo mendiami beberapa perkampungan di sekitar sungai Mandobo, yaitu antara hulu Sungai Digul dan Sungai Kao yang bermuara ke pantai selatan Papua Barat. Antara lain di Kecamatan Merauke, Kecamatan Waropko dan Kecamatan Mindiptana, Kabupaten Merauke.

Lokasi kabupaten Merauke


Tentang Suku Mandobo

Referensi: Boelaars 1986, Depdikbud 1989, Depsos 1990

Mata pencaharian Suku Mandobo

Pertanian orang Mandobo masih berupa sistem tebang bakar dan berpindah dengan tanaman seperti ubi jalar, ubi kayu, talas dan sayur-sayuran. Untuk itu peralatan yang digunakan hanya tugal atau linggis kayu untuk membalik tanah. Orang Mandobo yang berdiam di kampung Tambak, Kecamatan Merauke, sudah belajar menanam padi di sawah dari penduduk transmigrasi yang bermukim di dekat mereka. Berburu masih dilakukan dengan menggunakan tombak, panah atau jerat serta dibantu oleh anjing-anjing. Hewan buruannya adalah rusa, babi hutan, kasuari, dan burung-burung seperti kakatua, nuri dan betet. Di lingkungan hidup yang bersungai-sungai itu mereka masih bisa menangkap ikan atau binatang liar lainnya untuk dimakan.

Kekerabatan dan kekeluargaan Suku Mandobo

Karena sebagian besar mereka masih hidup dalam kelompok-kelompok kecil, maka kepemimpinan kelompok seperti itulah yang mereka perlukan. Pemimpin kelompok biasanya seorang lelaki dewasa kuat dan berpengalaman dengan dukungan orang-orang tua bijak. Dalam lingkungan sistem pemerintahan desa dan kecamatan yang baru mereka kenal pemimpin kelompok ini diakui sebagai pemimpin informal.

Keluarga-keluarga inti Mandono hidup dalam lingkungan keluarga luas terbatas dimana pilihan kawin harus dilakukan di luarnya. Seorang isteri segera ikut keluarga luas terbatas dari pihak suaminya begitu terikat perkawinan. Oleh karena itu pinangan dari pihak lelaki diterima oleh pihak perempuan dengan sejumlah tuntutan mas kawin, seperti beberapa ekor babi, belasan buah kulit kerang serta seperangkat busur dan panahnya. Sebagian dari anggota suku bangsa Mandobo sudah memeluk agama Katolik tetapi masih banyak juga yang menganut kepercayaan lamanya.


Sumber

– Suku Mandobo: http://suku-dunia.blogspot.com/2014/12/sejarah-suku-mandobo.html
– Suku Mandobo: http://lusianariwu.blogspot.com/2015/08/suku-mandobo.html
– Suku Mandobo: https://www.gurupendidikan.co.id/suku-mandobo-sejarah-bahasa-mata-pencaharian-kekerabatan-kepercayaan/


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: