Bangkalan, kerajaan / Madura

Kerajaan Bangkalan: 1531 – 1882. Kerajaan ini terletak di pulau Madura barat, Kab. Bangkalan.

The kingdom of Bangkalan: 1531 – 1882. The kingdom was located on west Madura island, district of Bangkalan.
For english, click here

Lokasi pulau Madura

—————————
Lokasi kabupaten Bangkalan

12345


* Foto kerajaan / kingdom Bangkalan: link
* Foto bekas keraton Bangkalan: link


Tentang raja sekarang (2018)

Sultan Munier Tjakraningrat.
His mother was the only full royal blooded child of Susuhunan Paku Buwono X of Surakarta.


Sejarah / History Bangkalan

Keberadaan wilayah Bangkalan tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang sejarah Kerajaan Madura Barat. Kerajaan Madura Barat muncul pertama kali pada tahun 1531 dengan pusat pemerintahan di Keraton Arosbaya, Bangkalan. Raja pertama adalah Panembahan Lemahdoewoer yang memerintah hingga tahun 1592.
Wilayah kerajaan ini mencakup daerah Bangkalan dan Sampang. Pada tahun 1624, pusat pemerintahan berpindah ke Keraton Madeggan Sampang dengan Raja Pangeran Tjakraningrat I (1624-1648) dan selanjutnya digantikan oleh Panembahan Tjakraningrat II (1648-1707).
Pada tahun 1885, Belanda melakukan intervensi terhadap kerajaan. Pemerintahan Kerajaan Madura Barat kemudian dihapuskan berdasarkan Besluit Goeverneur General Nederland Indie No. 2/c tanggal 22 Agustus 1885, semenjak itu Kerajaan Maduran Barat terbagi menjadi dua wilayah kabupaten, yaitu Bangkalan dan Sampang. Walaupun demikian, pada masa selanjutnya garis keturunan Tjakradiningrat masih tetap memimpin Bangkalan dengan menjadi Bupati.
.
Sumber dan sejarah lengkap :http://kekunaan.blogspot.co.id/2013/08/sejarah-kabupaten-bangkalan.html
.
R.A.A. Tjakraningrat dan Istri
 .R.A.A. Tjakraningrat dan Istri

Daftar Raja / list of kings

Panembahan  Bangkalan dari tahun 1531 – 1882:

* 1531 – 1592: Kiai Pratanu (Panembahan Lemah Duwur)
* 1592 – 1620 : Raden Koro (Pangeran Tengah)
* 1621 – 1624 : Pangeran Mas
* 1624 – 1648 : Pangeran Cakra Adiningrat I (Raden Praseno)
* 1648 – 1707 : Pangeran Cakra Adiningrat II (Raden Undakan)
* 1707 – 1718 : Pangeran Cakra Adiningrat III (Raden Tumenggung Suroadiningrat)
* 1718 – 1745 : Pangeran Cakra Adiningrat IV (Pangeran Sidingkap)

Panembahan:
* 1745-1770: CakraAdiningrat V
* 1770-1780: Cakra Adiningrat VI
* 1779-1808: Cakra Adiningrat VII
.
Sultan:
* 1808-1815: Cakra Adiningrat VII
* 1815-1847: Cakra Adiningrat VIII
.
Panembahan:
* 1847-1862: Cakra Adiningrat IX
* 1862-1882: Cakra Adiningrat X

Sumber / Source 1: http://www.hubert-herald.nl/IndoMadura.htm
– Sumber / Source 2: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_monarchs_of_Java#Rulers_of_Bangkalan.5B32.5D

Silsilah keluarga Tjakra Adiningrat


Keraton Bangkalan

Bekas Kraton Bangkalan, di Kampung Saksak Tengah, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Madura, diklaim sebagai milik pribadi warga bernama Hansyen Woing. Hansyen mengklaim sebagai pemilik sah bangunan kuno yang dulunya bekas Kraton Bangkalan itu berdasarkan bukti sertifikat yang ia kantongi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.
– Sumber: http://kabarmadura07.blogspot.nl/2012/03/bekas-kraton-bangkalan-jadi-milik.html

* Foto bekas keraton Bangkalan: link
* Video Istana bekas Bangkalan: link

Sisah Keraton Bangkalan.


Museum Cakraningrat

Koleksi Museum Cakradiningrat itu diperoleh dari hasil peninggalan sejarah di Bangkalan yang berhasil dikoleksi pemkab setempat, dan dari 2.900 koleksi benda bersejarah itu, beberapa di antaranya diperpirakan berumur lebih dari dua abad.


Sejarah kerajaan-kerajaan di Madura

Perjalanan Sejarah Madura dimulai dari perjalanan Arya Wiraraja sebagai Adipati pertama di Madura pada abad 13. Dalam kitab nagarakertagama terutama pada tembang 15, mengatakan bahwa Pulau Madura semula bersatu dengan tanah Jawa, ini menujukkan bahwa pada tahun 1365an orang Madura dan orang Jawa merupakan bagian dari komunitas budaya yang sama.

Sekitar tahun 900-1500, pulau ini berada di bawah pengaruh kekuasaan kerajaan Hindu Jawa timur seperti Kediri, Singhasari, dan Majapahit. Di antara tahun 1500 dan 1624, para penguasa Madura pada batas tertentu bergantung pada kerajaan-kerajaan Islam di pantai utara Jawa seperti Demak, Gresik, dan Surabaya. Pada tahun 1624, Madura ditaklukkan oleh Mataram. Sesudah itu, pada paruh pertama abad kedelapan belas Madura berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda (mulai 1882), mula-mula oleh VOC, kemudian oleh pemerintah Hindia Belanda. Pada saat pembagian provinsi pada tahun 1920-an, Madura menjadi bagian dari provinsi Jawa Timur.

Sejarah mencatat Aria Wiraraja adalah Adipati Pertama di Madura, diangkat oleh Raja Kertanegara dari Singosari, tanggal 31 Oktober 1269. Pemerintahannya berpusat di Batuputih Sumenep, merupakan keraton pertama di Madura. Pengangkatan Aria Wiraraja sebagai Adipati I Madura pada waktu itu, diduga berlangsung dengan upacara kebesaran kerajaan Singosari yang dibawa ke Madura. Di Batuputih yang kini menjadi sebuah Kecamatan kurang lebih 18 Km dari Kota Sumenep, terdapat peninggalan-peninggalan keraton Batuputih, antara lain berupa tarian rakyat, tari Gambuh dan tari Satria.


Sumber Bangkalan

– Sejarah kerajaan Bangkalan: http://griyakerisprasena.blogspot.co.id/2011/06/sejarah-kerajaan-bangkalan.html
Sejarah kerajaan Bangkalan: http://kekunaan.blogspot.co.id/2013/08/sejarah-kabupaten-bangkalan.html
– Asal usul kerajaan Bangkalan: http://www.pulaumadura.com/2014/12/asal-usul-kabupaten-bangkalan-madura.html
Situs bekas keraton Bangkalan: link
Daftar raja 1: http://www.hubert-herald.nl/IndoMadura.htm
Daftar raja 2: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_monarchs_of_Java#Rulers_of_Bangkalan.5B32.5D

Sumber sejarah pulau Madura

Sejarah pulau Madura: https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Madura#Sejarah
– Asal usul pulau Madura: https://madurajatim.wordpress.com/2011/06/14/asal-usul-pulau-madura/


Peta lokasi Madura tahun 1725
————————
Peta lokasi Madura tahun 1800
.

 

3 Comments

3 thoughts on “Bangkalan, kerajaan / Madura

  1. endrawan tj

    Muhammad Aziz Cakraningrat XIII (1948–1956) [son]
    koreksi..
    namanya Sis Tjakraningrat

    Terima kasih..

    • Sultans in Indonesia

      Terima kasih atas kommen anda.
      Kami sudah perbaiki di website !

      Dengan hormat,
      Paul

  2. Hidrochin Sabarudin

    in 1624 – 1648 : Raden Prasmo (Pangeran Cakraningrat I) correcly
    it must be the Name is RADEN PRASENO…thank’s…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s