Tolitoli, kerajaan / Prov. Sulawesi Tengah, Kab. Tolitoli

Kerajaan Tolitoli terletak di Sulawesi, Kab. Tolitoli, prov. Sulawesi Tengah.

The kingdom of Tolitoli is located in Kab. Tolitoli, central Sulawesi.

Klik foto untuk besar !

Provinsi Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah (hijau)


* Foto foto kerajaan Tolitoli: link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Tentang Raja / About the king

Present Raja (sejak tahun 2000): Raja Haji Mohammad Anwar Bantilan.

21 mei 2017: Raja Tolitoli,  H. Moh. Anwar Bantilan, wafat di RSU Mokopido Tolitoli pada Minggu karena sakit. Almarhum lahir di Tolitoli pada 21 Maret 1929.


Sejarah / History kerajaan Tolitoli

Mengenai asal-usul nama Tolitoli, menurut legenda, berasal dari kata Totolu yang artinya tiga. Maksudnya, suku bangsa Tolitoli berasal dari 3 manusia kayangan yang menjelma ke bumi ini masing-masing melalui: Olisan Bulan (bambu Emas), Bumbung Lanjat (puncak pohon Langsat), dan Ue saka (sejenis Rotan). Yang menjelma Olisan Bulan di Kenal sebagai Tau Dei Baolan atau Tamadika Baolan.

Sepanjang sejarah yang diketahui, Tolitoli mempunyai pemerintahan yang bersifat kerajaan. Puncak kejayaannya dicapai setelah masuknya agama islam, sekitar abad ke-17, yang dibawa mubalig dari kesultanan ternate.

Kemudian nama Totolu ( Tau Tolu ) berubah menjadi Tontoli sebagaimana yang tertulis dalam Lange-Contrack 5 juli 1858 yang ditandatangani antara Dirk Francois dari pihak belanda dengan Raja Bantilan Syafiuddin. Tahun 1918 berubah menjadi Tolitoli, seperti yang terlihat dalam penulisan Korte verklaring yang di tandatangi Raja Haji Mohammad Ali dengan pemerintah Hindia Belanda, yang ketika itu ibukota kerajaan berpusat di Nalu.

Sumber: http://fruixerup.blogspot.co.id/2012/10/makalah-asal-usul-tolitoli.html

Peta Sulawesi abad ke-19
klik peta untuk besar

——————
The name Tolitoli, according to legend, is derived from the word Totolu, which means three. That is, the Tolitoli people originated from 3 incarnations: Olisan Month (golden bamboo), Bumbung Lanjat (top of the tree Langsat), and Ue saka (a kind of rattan). Olisan Bulan incarnated in Tau Dei Baolan or Tamadika Baolan.

Tolitoli was, as far as we know,  a kingdom. It reached its peak after the arrival of Islam, around the 17th century, which brought preachers from Ternate sultanate.
Then the name of Totolu name (Tau Tolu) turned into Tontoli, as is written in theLangeContrack, 5 July 1858″ signed between Dirk Francois from the Dutch and King Bantilan Syafiuddin. In 1918 it turned into Tolitoli, as seen in the Korte verklaring” that was signed by Raja Haji Mohammad Ali and the Dutch government; at that time the centre was in Nalu.


Daftar Raja / list of kings

* 1737 – 1752:                     Daeng Bone (Apone)
* 1752 – 17….:                     Mulana Muhammad Nurdin
* c.1772:                              Tumente (Mente)
* c.1800 – c.1812:               Jamalul Alam Bantilan
* c.1812 – 1856:                  Yusuf Malatuang Syaful Mulk
* 1856 – 1858:                     Regency
* 5 Jul 1858 – 1867:             Bantilan Syaifuddin
* 1867 – May 1905:              Abdul Hamid Bantilan (d. 1905)
* 1905 – 1918:                     Ismail
* 1918 – 1919:                     Regency council
* – Ali
* – I Busuna
* – Muhammad Sirajuddin
* 9 Sep 1919 – 1926:           Jali Muhammad Salih
* 1926 – 1929:                     Muhammad Yahya Bantilan (1st time) (d. af.1960)
* 1926 – 1929:                     Muhammad bin Abdul Aziz -Regent (d. 1946)
* 1929 – 1942:                     Matata Daeng Masese -Regent (d. 1942)
* 1942 – 1944:
* 1944 – 1946:                     Muhammad Yahya Bantilan (2nd time) (s.a.)
* 1946 – 1957:                     Regent
* 12 Jan 1957 – 1960:         Muhammad Yahya Bantilan (3rd time) (s.a.)
* 1960 – 2000:                     Interregnum
* 2000:                                 Muhammad Anwar Bantilan (b. 1934)

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Toli-Toli


Istana kerajaan Tolitoli, Bale Dako

Pada tahun 1812 sultan Moh.Yusuf Syaipul Muidjuddin yang bergelar malatuang (yang dapat di sembah ) yang oleh Rakyat tolitoli di beri nama julukan TAU DEIBUNTUNA mendirikan sebuah istana dikampung nalu sebagai pusat kendali kerajaan pada masa itu di beri nama BALE DAKO (istana besar) atau BALE MASIGI (istana yang puncaknya seperti kubah mesjid).
– Sumber: Facebook


Makam Raja Syaifuddin Bantilan

Di Pulau Lutungan atau Tando Kanau terdapat Makam Raja Syaifuddin Bantilan, yang berkuasa dari tahun 1859 hingga 1867. Syaifuddin Bantilan adalah raja yang sakti. Ia merupakan keturunan dari Raja Mohammad Yusuf Syaiful Muluk Muidjuddin alias Malatuang yang menurunkan raja-raja yang memerintah di Kerajaan Tolitoli.

– Sumber: http://kekunaan.blogspot.co.id/2012/05/pulau-lutungan.html


Suku Tolitoli

Pada zaman dahulu kala, jauh sebelum pulau ini disebut Lutungan, masyarakat Tolitoli mengenal pulau tersebut dengan sebutan Tando Kanau (Tanjung Enau). Karena dulu semenanjung pulau ini dipenuhi oleh pohon enau. Pohon enau tersebut diyakini oleh sebagian masyarakat Tolitoli memiliki filosofi karena selain sebagai bahan untuk membuat gula merah, pohon enau juga dipercaya dapat menangkal petir.

Menurut hikayat, wilayah Tolitoli ini sudah ada sejak zaman purba atau semenjak Tuhan menciptakan keberadaan dunia ini. Hanya saja kala itu belum berpenghuni manusia. Manusia yang pertama mendiami Tolitoli adalah keturunan Tomanurung (keturunan Dewa).

Kata Tolitoli berasal dari kata Totolu (Tau Totolu atu Tiga Orang). Nenek moyang orang Tolitoli berasal dari tiga manusia kayangan yang menjelma ke bumi ini masing-masing melalaui Olisan Bulan, Bumbung Lanjat dan Ue Saka. Yang menjelma melalui Olisan Bulan (bambu emas) dikenal sebagai Tau Dei Baolan atau Tamadika Baolan, yang menjelma melalui Ue Saka (sejenis rotan) dikenal sebagai Tau Dei Galang atau Tamadika Dei Galang, sedangkan seorang putri yang menjelma melalui Bumbung Lanjat (puncak pohon langsat) dikenal sebagai Tau Dei Bumbung Lanjat atau Boki Bulan.

– Sumber: http://kekunaan.blogspot.co.id/2012/05/pulau-lutungan.html


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Daftar Raja Tolitoli: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Toli-Toli \
– Sejarah kerajaan Tolitoli: http://sultantoli.blogspot.co.id/
Sejarah kerajaan Tolitoli:  http://fruixerup.blogspot.co.id/2012/10/makalah-asal-usul-tolitoli.html
– Sejarah kerajaan Tolitoli di Wikiwand: http://www.wikiwand.com/id/Kerajaan_Toli-Toli
Sejarah kerajaan Tolitoli di Wiki: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Toli-Toli
Kerajaan Tolitoli setelah kedatangan belanda: http://febbykania.tumblr.com/post/33232052703/kerajaan-tolitoli-setelah-kedatangan-belanda

– Suku Tolitoli: http://kekunaan.blogspot.co.id/2012/05/pulau-lutungan.html


* Foto foto kerajaan Tolitoli: link

Magau Yali Muhammad Saleh Bantilan of Toli-Toli (1919-26)

Magau Yali Muhammad Saleh Bantilan of Toli-Toli (1919-26).

Advertisements
12 Comments

12 thoughts on “Tolitoli, kerajaan / Prov. Sulawesi Tengah, Kab. Tolitoli

  1. Pingback: KERAJAAN TOTOLU – TOLI-TOLI – ARKEOLOGI & RISET SEJARAH

    • Sultans in Indonesia

      Terima kasih atas kirim link. Kami akan pasang link ini di halaman Tolo Toli.
      Paul, penerbit website

  2. Nyong

    Haji Anwar Bantilan adalah raja Tolitoli, Sulawesi tengah Indonesia

  3. palu21102004

    apa boleh sya menceritkan sejarah pendirian ogoamas di donggala

    • Sultans in Indonesia

      Kalau ada cerita tentang pendirian ogoamas di donggala, mohon kirim. Mungkin menarik untuk website.

      Dengan hormat,
      Paul,
      penerbit website

  4. EMIL GANANG MAING

    I Am the grand-grand grandson of Datu. Gananng Datu Bantilan. So i want to know if the sultan / heirs of Toli-Toli Datu. H. Moh. Anwar Bantilan is the Brother’s of Datu. Ganang Bantilan of Boheh Maheya likud Tawi-Tawi Philippines.

    • Sultans in Indonesia

      Selamat sore,

      Kami tidak ada info tentang keturunan pewaris kerajaan Tolitoli. Sumber untuk kami mengenai kerajaan Tolitoli aja internet.
      Dengan hormat,
      Paul, penerbit website.

      • SEHA HJ TAHIL GANANG

        Assalamualaikum..maaf saya mahu tanya kalau HJ DATU MOHD ANWAR BANTILAN adik beradik dengan DATU GANANG BANTILAN dari tawi-tawi philipines dan di manakah asal HJ DATU MOHD ANWAR?
        terima kasih..

      • Sultans in Indonesia

        KYT,

        Terima kasih atas mail anda.
        Kami tidak (belum) dapat info tentang nama, yang disebut dalam mail anda.
        Dengan hormat,
        Paul, penerbit website

    • Yasir Arafat

      Do you know about these names, Datu Kaya, Datu Djainal Abidin as they are picked up from Tolitoli and inducted as a young King of Tawi Tawi in 1776. As my grandfather told me. Thank you

      • Sultans in Indonesia

        Dear Yasir,

        We are sorry, but we do not know the names you mentioned. Our main source for the website is internet, but after checking on internet we did not find these names.
        Kind regards,
        Paul, publisher website

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: