Ndona, kerajaan / P. Flores – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Ndona terletak di pulau Flores, Kab. Ende, prov. Nusa Tenggara Timur.

Lokasi pulau Flores

Kerajaan-kerajaan di Flores abad ke-17/18, lokasi kerajaan Ndona


* Foto raja-raja yang ada sekarang di Flores: link
*
Foto pulau Flores dulu: link
* Foto situs kuno di pulau Flores: link
* Foto wilayah Manggarai: link
* Foto suku di Flores: link


Tentang Kerajaan Ndona

Kerajaan Ndona didirikan pemerintah hindia Belanda, di putuskan dalam dokumen Korte Verklaring, 10 Oktober 1917 No.21.
Raja: Mbaki Mban.

Tahun 1917: kerajaan Lio berjumlah 7 kerajaan di gabung menjadi 2 kerajaan yakni kerajaan Lise Kunu Lima dan kerajaan Ndona bagian barat.
Tahun 1924: kerajaan Ndona, Lise Kunu Lima, Boafeo, dan Mautenda disatukan dalam swaparja di bawah pimpinan Raja Lio Pius Wangge.

Sebelum tahun 1907, struktur masyarakat Lio terdiri dari tiga kelompok hirarkis yakni:
Pertama, Mosalaki (pemangku adat),
Kedua, kelompok Ajiana, Faiwalu, Anahalo (warga kebanyakan) dan
Ketiga, kelompok Ataho’o rowa (para hamba dan budak).

Pada tahun 1912 Belanda membagi wilayah Tanah Ata Aku (sebutan bagi kawasan yang kemudian dikenal dengan Lio) ke dalam 7 wilayah swapraja yakni Pu, Lise, Mbuli, Ndori, Wolojita, Nggela dan Ndona. Untuk menguasai wilayah persekutuhan Tana Ata Aku, sejak tahun 1912 Kepala Administrator Belanda atau Gezaghebber yang berkedudukan di Jopu mengangkat Reu Wahdi seorang dari Wakuleu menjadi penguasa/raja.

Pada tahun 1917 berkenan membagi wilayah Tanah Ata Aku menjadi dua kerajaan yakni kerajaan Ndona (di bagian Barat) yang berpusat di Wolowona dengan rajanya Baki Bani dan kerajaan Tanah Kunu Lima (di bagian Timur) yang berpusat di Wolowaru dengan rajanya Pius Rasi Wangge. Tanah Kunu Lima  terdiri dari Lise, Mbuli, Ndori, Nggela dan Wolojita. Reu Wadhi yang semula dipilih menjadi  penguasa/raja di Tana Kunu Lima digantikan oleh Pius Rasi Wangge. Pius Rasi Wangge resmi diangkat menjadi raja pada 21 Oktober 1917. Tapi kemudian pada tahun 1924 pada masa kepemimpinan Pius Rasi Wangge atas upaya Belanda pula kerajaan Ndona dan kerajaan Tanah Kunu Lima disatukan. Dua wilayah yang telah disatukan itu disebut kerajaan Lio.


Peta kuno pulau Flores

Klik di sini untuk peta kuno pulau Flores, 1493, 1653, abad ke-17, 1725, 1756, 1700-an.

Flores, tahun 1653


Sumber:
.
Kerajaan2 di Flores yang didirikan Hindia Belanda 1910-1918: http://mbulinggela.blogdetik.com/2012/02/12/kerajaan-kerajaan-di-flores-yang-didirikan-hindia-belanda/
– Sejarah pulau Flores: http://pulau-flores.blogspot.co.id/2011/11/sejarah-pulau-flores.html
Sejarah pulau Flores: http://nusalale.com/detailpost/sejarah-pulau-flores
Sejarah dan kebudayaan Suku Flores: http://dunia-kesenian.blogspot.co.id/2016/01/sejarah-dan-kebudayaan-suku-flores-ntt.html
– Sejarah Flores memeluk Katolik: https://m.tempo.co/read/news/2015/11/21/204720937/wisata-pantai-sejarah-flores-memeluk-katolik
– Asal usul pulau Flores: http://desiran.blogspot.co.id/2014/01/asal-usul-pulau-flores.html
– Masyarakat Flores: http://florestrawang-letare.blogspot.co.id/


Foto foto

Rumah- Istana Raja Ndona Bhaki Bani di Wolowona.
Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Rumah- Istana Raja Ndona Bhaki Bani di wolowona. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

———————————
Kampung Sokoria Ndona Tahun 1915. Foto Oleh Dhr. C.C.F.M. (Charles Constant François Marie) Le Roux

Kampung Sokoria Ndona Tahun 1915 Foto Oleh Dhr. C.C.F.M. (Charles Constant François Marie) Le Roux

———————————
Rumah Atap bertingkat lima di Nualolo Ndona Tahun 1915. Foto: Dhr. C.C.F.M. (Charles Constant François Marie) Le Roux

——————————
Jembatan Ndona di tahun 1915.

Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Jembatan Ndona di tahun 1915. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

—————————–
Rangka Rumah Adat di Nuanlolo Ndona 1915.

Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Rangka Rumah Adat di Nuanlolo Ndona 1915. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

——————————-
Patung (Ana Deo) di Rumah Adat Nuanelu Ndona.

Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Patung (Ana Deo) di Rumah Adat Nuanelu Ndona. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

——————————
Kampung Nuanelu Ndona dalam pengambilan gambar film ria rago dan tampak pemeran Haji Dasa mengenakan kopiah putih di Kepalanya.

Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Kampung Nuanelu Ndona dalam pengambilan gambar film ria rago dan tampak pemeran Haji Dasa mengenakan kopiah putih di Kepalanya Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

—————————–
Sebuah truck melewati jembatan Wolowona menuju Ndona

Sebuah truck melewati jembatan Wolowona menuju Ndona

———————————
Jembatan Bambu Yang menghubungkan Ndona dan Ende. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands

Jembatan Bambu Yang menghubungkan Ndona dan Ende. Sumber foto: Coll. Tropenmuseum, Netherlands


 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: