Nagur, kerajaan / Prov. Sumatera Utara – kab. Simalungun

Kerajaan Nagur: abad ke-5 sampai abad ke 12. Kerajaan Suku Simalungun, marga Damanik. Terletak di Sumatera, wilayah kabupaten Simalungun, prov. Sumatera Utara.

The Kingdom of Nagur: 5th century – 12th century. Kingdom of the Simalungun People, Clan Damanik. Located in the district of Simalungun.
For english, click here

Kab. Simalungun, prov. Sumatera Utara

———————–

Lokasi Nagur tahun 1150 (merah)


* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link

* Foto raja-raja di Simalungun dulu: link
* Foto raja-raja kerajaan kecil di Aceh dulu: link

* Foto suku Minangkabau: link
* Foto suku Batak: link
* Foto situs kuno di Sumatera: link


Sejarah kerajaan Nagur

Terdapat dua kerajaan kuno terbesar di Sumatra Utara, yaitu Aru dan Nagur.
Kerajaan Aru sangat popular dalam tulisan Karo dan khususnya Melayu. Artifak kerajaan ini masih berdiri kokoh berupa batu Nisan bernuansa Islam yang terhampar di Kota Rentang Hamparan Perak maupun Benteng Putri Hijau di Delitua Namurambe.
Kerajaan Nagur dikenal luas sebagai kerajaan Batak yakni Simalungun.

Pada tahun 600-1200 M, komunitas Batak di Simalungun memberontak dan memisahkan diri dari Dinasti Batak, Dinasti Sorimangaraja di pusat. Mereka mendirikan kerajaan Nagur. Mereka ini keturunan Batak yang bermukim di Tomok, Ambarita dan Simanindo di Pulau Samosir. Di kemudian hari kerajaan Nagur berada di tangan orang Batak Gayo yang mendirikan kerajaan Islam Aceh.

Kerajaan Nagur pernah dihancurkan oleh orang-orang Batak Karo yang mendirikan kerajaan Aru (Haru Wampu) pada tahun 1200-1508 M. Namun, kerajaan Nagur tetap eksis di hulu sungai Pasai antara tahun 1200-1285. Marah Silu, Raja huta Kerajaan Nagur saat itu masuk Islam dan mengganti namanya menjadi Sultan Malik Al Shaleh. Di atas puing-puing kerajaan Nagur tersebut, sang Raja, yang aseli Batak Gayo, berhasil melakukan ekspansi dan mendirikan kerajaan Samudera Pasai sekaligus menjadikannya sebagai Sultan pertama.

Sebayak Lingga kemudian merantau ke tanah Batak leluhurnya tepatnya di Karo dan membuka negeri di sana dia dikenal dengan kerajaan Lingga Sibayak. Meurah Johan mengembara ke Aceh Besar dan mendirikan kerajaannya yang bernama Lamkrak atau Lam Oeii atau yang dikenal dengan Lamoeri dan Lamuri atau Kesultanan Lamuri.

Makam Raja-Raja Nagur dan keturunannya yang diperlihatkan oleh Tuan Subirman Damanik. Sumber: https://www.kompasiana.com/masrul2014/nagur-kerajaan-tertua-di-pulau-sumatera_56aa8f25b49273ea0e92575b


Sejarah kerajaan-kerajaan Simalungun

Dalam sejarahnya ada 3 (tiga) fase kerajaan yang pernah berkuasa dan memerintah di Simalungun. Adapun pada fase pertama adalah fase kerajaan yang dua (harajaon na dua), yaitu:

* kerajaan Nagur (marga Damanik) dan
* Batanghio (marga Saragih).

Sedang fase kedua adalah kerajaan berempat (harajaon na opat), yaitu:
* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Silau (marga Purba Tambak), dan
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga).

Fase ketiga adalah kerajaan yang tujuh (harajaon na pitu), yaitu:
* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Silau (marga Purba Tambak),
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga),
* kerajaan Raya (marga Saragih Garingging),
* kerajaan Purba (marga Purba Pakpak) dan
* kerajaan Silimakuta (marga Purba Girsang) (Damanik, 2010:1-2).

Fase ketiga ini dimulai dari tindakan pemerintah Belanda menyusun pemerintahan di wilayah Simalungun dengan memperlakukan Belsuit Gubernur General Hindia Belanda Stbl. No 531 tahun 1906 dengan susunan pemerintah Swapraja, terdiri dari tujuh wilayah Kerajaan yang disebut dengan “Raja Napitu” (Raja yang Tujuh) (awisaragih.blogspot.com).

Situs Nagur berupa nisan, tampak pada foto Hendry Damanik dan Franswell Fabo Sumbayak sebagai tim penjelajah. Situs Nagur banyak yang hilang akibat penggusuran yang dilakukan oleh pihak perkebunan pada zaman Belanda. Sumber: https://www.kompasiana.com/masrul2014/nagur-kerajaan-tertua-di-pulau-sumatera_56aa8f25b49273ea0e92575b


Marga Damanik

Damanik adalah marga atau morga dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Damanik berarti Simada Manik (pemilik manik), yang mana dalam bahasa Simalungun Manik berarti Tonduy, Sumangat, Tunggung, Halanigan (bersemangat, berkharisma, agung/terhormat, paling cerdas). M. Muhar Omtatok menguraikan bahwa Damanik merupakan marga tertua dari suku Simalungun dan Batak. M Muhar Omtatok juga mengungkapkan bahwa Damanik telah ada sejak kepercayaan lokal ada di Sumatera.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Damanik
– Asal usul marga Damanik: http://wansenparluhutandamanik.blogspot.co.id/

Liang Bokkou, merupakan tempat tinggal dari penduduk Nagur sebelum mengenal pembuatan rumah, mereka belum mengenal sistem pertanian hanya memakan tumbuh-tumbuhan dan berburu binatang dan ikan di sekitar Unong Sidamanik jaraknya 20 meter dari lokasi goa. Sumber: https://www.kompasiana.com/masrul2014/nagur-kerajaan-tertua-di-pulau-sumatera_56aa8f25b49273ea0e92575b


Peta Kabupaten Simalungun (wilayah kerajaan2 Simalungun) sekarang


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Foto

Makam Raja-Raja Nagur dan keturunannya yang diperlihatkan oleh Tuan Subirman Damanik. Sumber: https://www.kompasiana.com/masrul2014/nagur-kerajaan-tertua-di-pulau-sumatera_56aa8f25b49273ea0e92575b


Sumber / Source Nagur:

– Sejarah kerajaan Simalungun:  http://uun-halimah.blogspot.co.id/2007/12/raja-dan-kerajaan-di-simalungun.html
Sejarah kerajaan Simalungun: http://awisaragih.blogspot.co.id/2011/03/kerajaan-simalungun-dan-siantar.html
– Sejarah kerajaan Simalungun: http://tondangmargana.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-singkat-kerajaan-kerajaan.html
———————–
– Sejarah Suku Simalungun di Wiki: Wiki
Marga marga Simalungun: link
Sejarah marga Purba di Wiki: Wiki
Sejarah marga Saragih di Wiki: link
Sejarah marga Sinaga di Wiki: link
Sejarah marga Damanik di Wiki: link
Asal usul bangsa Simalungun: link

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: