Somlain, ratskap / Kep. Kei – Prov. Maluku

Ratskap Mantilur Somlain berada di desa Somlain, Pulau Kei Kecil, Kep. Kei, prov. Maluku.
Di Kepulauan Kei terdapat negeri-negeri kecil, yang disebut Ratskap, dan dikepalai Rat.
Ratschap Somlain (Mantilur Somlain), terdiri dari 5 (lima) desa, yaitu Desa Somlain, Desa Ohoira, Desa Ohoiren, Desa Tanimbarkei, Desa Ur Pulau.

Lokasi Kepulauan Kei

—————-
Lokasi desa Somlain di pulau Kei Kecil


Foto raja-raja negeri di Maluku yang ada sekarang

Untuk foto raja-raja, klik di sini


Foto budaya suku Kei: link


Video budaya suku Kei

* Tarian Saryat suku Kei: link
* Tarian adat suku Kei: link
* Tarian tradisional kep. Kei: link
* Pengukuhan raja Dullah (2020): link
* Pengukuhan raja Raut Kilsoin (2020): link
* Pengukuhan raja Kat El Ohoinangan (2020): link


Foto Maluku

* Foto Maluku masa dulu: link
* Foto Baileo di Maluku: link
* Foto tarian Cakalele: link
* Foto situs kuno di Maluku: link


NEGERI (RATSKAP) MANTILUR SOMLAIN

Tentang Ratskap Mantilur Somlain, desa Somlain

Ratschap Somlain (Mantilur Somlain), terdiri dari 5 (lima) desa, yaitu Desa Somlain, Desa Ohoira, Desa Ohoiren, Desa Tanimbarkei, Desa Ur Pulau.

Somlain termasuk dalam rumpun Ur Siu. Somlain pertama kali diperkenalkan sebagai rumpun Ur Siu oleh Raja Dulah. Sebelum istilah rat pertama kali diperkenalkan di kepulauan Kei, terdapat beberapa istilah yang umum dipakai untuk menyebut pimpinan masyarakat tertinggi seperti Dir U Ham Wang dan Hilaai. Somlain mengenal beberapa hilaai Rahan Tali sebelum diperkenalkan sebai rumpun Ur Siu oleh raja Dullah. Hilaai di Somlain bernama Un El, putrinya bernama Dit Toknel yang kawin di Tnevar Evav. Un El kemudian kemudian digantikan oleh Aibalsat. Pergantian Un El ini dirasa tidak begitu baik karena Aibalsat tidak memiliki kecakapan sebagai Hilaai/ rat. Menjawab kebutuhan akan seorang hilaai yang cakap, maka diadakan musyawara di Matwear dan Tnevar Evav.

Hasil musyawarah ini kemudian menetapkan Tali Larwai Ngamel sebagai calon rat berdasarkan penunjukan dari putri Un El yakni Dit Toknel. Pada masa pemerintahan Tali Larwai Ngamel inilah Somlain kemudian diangkat sebagai bagian dari rumpun Ur Siu oleh Rat Dullah, dengan gelar Rat Mantilur Kisu Vait yang dimateraikan dengan A Nelak dan Di Tanam satu pohon Ai Nar.

Rin dalam pengertian Indonesia dimengerti sebagai wadah perkumpulan masyarakat se-klan. Suku bangsa Kei memahami Rin sebagai wadah pemersatu marga (klan) yang sejenis. Hampir keseluruhan marga kei memiliki rin-nya masing-masing. Dalam aplikasinya rin sebagai wadah pemersatu dikategorikan dengan nama ataupun istilah tertentu dengan maksud untuk membedakan rin tertentu dengan rin yang lain. Intinya dengan mengenal rin maka orang akan langsung mengetahui klan atau marga yang bernaung dibawah rin yang tersebut. Rin-Rahan Teli sendiri merupakan rin milik marga Elsoin dan Lobja. Perlu diketahui bahwa Marga Lobja di Ohoider sebelumnya merupakan satu kesatuan dengan marga Elsoin di Somlain. Terlepas dari alasan mengapa mereka kemudian pindah dan menetap di Ohoider, mereka sebelumnya berasal dari Somlain.


TENTANG NEGERI DAN PEMERINTAHAN NEGERI DI KEP. KEI

Untuk pemerintahan negeri di kepulauan Kei, klik di sini


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku tahun 1640


Maluku, tahun 1700 M

Maluku, tahun 1700 M


Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: