Bendahara, kerajaan / Sumatera – Prov. Aceh, kab. Aceh Tamiang

Kerajaan Bendahara terletak di Sumatera, Kab. Aceh Tamiang, prov. Aceh.

The Kingdom of Bendahara was located on Sumatera, District Aceh Tamiang, province of Aceh.
For english, click here

Kabupaten Aceh Tamiang, prov. Aceh


* Foto Aceh: Kesultanan Aceh Darussalem: link
* Foto Aceh: raja kerajaan-kerajaan kecil di Aceh: link
*
Foto Aceh: Aceh dulu: link
*
Foto Aceh: perang Aceh-belanda (1873-1903): link


Sejarah / History kerajaan di Bumi Tamiang

Adapun Kerajaan yang pernah ada di Bumi Tamiang:

* Kesultanan (Banua) Tamiang,
* kerajaan Benua Tunu,
* kerajaan Bendahara,
* kerajaan Seruway,
* kerajaan Karang Tamiang.

Daerah yg meliputi kekuasaan Kerajaan Bendahara antara lain: Seruway, Sungai Iyu dan Telaga Meku.

Tercatat sejak tahun 1906 Bendahara Hilir utara oleh Pemerintahan Belanda Pernah digabungkan dengan kerajaan Karang, pada tahun 1943 oleh Pemerintahan Jepang di pisahkan kembali.

Sumber: link


Sejarah kerajaan Bendahara

Setelah Raja Sri Mangkuta (Sultan Banua Tamiang) wafat, di masa pemerintahan Raja Penita (1699–1700) turunan dari Raja Gempa Alamsyah yang memerintah Benua Tunu dan Raja Tan Kuala (1662–1699) turunan dari Raja Fromsyah memerintah Negeri Karang, untuk menghindari terjadinya Silang pendapat dan mencegah agar tidak terjadi perang saudara karena memperebutkan kekuasaan kerajaan Tamiang, maka kedua raja bersaudara itupun bersepakat (Benua Tunu dan Negeri Karang) bersama–sama, memohon kepada Sultan Taj Alam Syaifuddin Mukayatsyah (1641–1676). Dan pada masa pemerintahan Ratu Kemalat Syah (1688–1699) Kerajaan Benua Tunu dan Negeri Karang di Syahkan Menjadi suatu Kerajaan yang berdaulat penuh dan mendapat Cap Sikureung.

Seiring perjalanan waktu dari dua kerajaan kecil dahulu, terlahir pula kerajaan-kerajaan baru yaitu Negeri Bendahara di bawah pemerintahan Potjcut Achmad gelar Raja Bendahara I (1883–1871) yang juga mendapatkan Cap Sikureung dari sultan Aceh.


Daftar Raja / List of kings

* 1789-1837: Panglima Deli
* 1837-1871: Achmad Deli
* 1871-1901: Raja Matali Deli
* 1904-1906: Raja Ibrahin Deli
* 1943-1946: Raja Achmad Basyah

Tercatat sejak tahun 1906 Bendahara Hilir utara oleh Pemerintahan Belanda Pernah di gabungkan dengan kerajaan Karang, pada tahun 1943 oleh Pemerintahan Jepang di pisahkan kembali.

– Sumber:  http://kerajaan-karangtamiang.blogspot.co.id/

Almarhum sultan Ahmad Muazzam Shah ibni Raja Bendahara seri wak raja tun ali

Almarhum sultan Ahmad Muazzam Shah ibni Raja Bendahara seri wak raja tun ali


Peta Aceh dulu

Peta Aceh tahun 1646. Achem, from ‘Livro do Estado da India Oriental’, an account of Portuguese settlements in the East Indies, by Pedro Barreto de Resende

————————————-

Peta Aceh 1873.


Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


Sumber / Source

Daftar raja Bendahara:  http://kerajaan-karangtamiang.blogspot.co.id/
– Tentang kerajaan Bendahara:  http://kerajaan-karangtamiang.blogspot.co.id/
Sejarah kerajaan-kerajaan di Tamiang:  http://visitacehdarussalam.blogspot.co.id/2012/11/kerajaan-kerajaan-di-tamiang.html
– Sejarah kerajaan Tamiang: http://acehdalamsejarah.blogspot.co.id/2009/10/sejarah-kerajaan-tamiang.html

Suku Tamiang: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/989/suku-tamiang-aceh
– Suku Tamiang: http://suku-dunia.blogspot.co.id/2015/02/sejarah-suku-tamiang.html


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: