Porodisa, kerajaan / Sul. Utara – Kep. Talaud, P. Karakelang

Kerajaan Porodisa terletak di pulau Karakelang, desa Bannada, Kep. Talaud, prov. Sulawesi Utara.

Klik foto untuk besar !

P. Sangihe (kiri) dan Kep. Talaud (kanan)

P. Sangihe (kiri) dan Kep. Talaud (kanan)

Lokasi pulau Talaud

Pulau Karakelang, pulau Salebabu dan pulau Kabaruan

 

 


* Foto foto kepulauan Talaud: link


Sejarah kerajaan Porodisa

Berada di paling ujung utara pulau Karakelang, Desa Bannada ditetapkan sebagai desa adat oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Kearifan lokal kerajaan Talaud atau Porodisa yang tetap terjaga hingga saat ini menjadi alasan kenapa pemerintah menyematkan gelar tersebut.

Benda-benda pusaka tak sembarang dikeluarkan oleh para petua adat. Namun kedatangan tim mendapat respon positif sehingga dapat menyaksikan langsung benda-benda tersebut. Setiba di desa, terlebih dahulu harus melapor di kantor desa. Raja Porodisa kini yakni Julianus Yoro atau disebut Ratuntampa pun kemudian menjelaskan langsung tentang benda-benda tersebut. Julianus merupakan turunan raja Porodisa ke-11.

Yulianus didampingi oleh William Sondengan yang merupakan Ratunbanua atau pembantu raja yang merupakan penguasa wilayah Desa Bannada. Serta Zakharia Potoboda yang merupakan kelapa suku Tal’au. Kerajaan Porodisa mencakup empat wilayah desa yakni Desa Malat, Bannada, Apan dan Lahu. Masing-masing desa itu dipimpin oleh Ratunbanua.

Sementara sukunya terbagi empat yakni suku Tal’au, Laetu, Yoro dan Woe yang masing-masing dipimpin oleh kepala suku. Namun dari empat desa wilayah kerajaan Porodisa tersebut, Bannada merupakan pusat dari kerajaan tersebut. Dimana desa ini merupakan desa tertua, awal mula kerajaan Porodisa tersebut.

Sumber: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/mengenal-bannada-desa-tertua-di.html


Sumber

Kerajaan Porodisa: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/mengenal-bannada-desa-tertua-di.html
– Cerita tentang kerajaan Porodisa: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/tempat-tempat-yang-dikeramatkan-di-desa.html
– Tentang desa Bannada / kerajaan Porodisa:
———————–
– Sejarah Talaud: http://historypeople94.blogspot.co.id/2014/05/suku-sangir-talaud-kepulauan-talaud.html
Sejarah Talaud: http://www.sasauw.com/1_2_Sejarah-Talaud.html
Sejarah Talaud: http://indonesiaminapolitan.blogspot.co.id/2013/02/sekilas-talaud.html
Sejarah Beo, pusat pemerintahan Talaud: https://talaudnews.wordpress.com/2015/06/12/sejarah-beo-lahir-dari-sebuah-nama-yaitu-sassanggelo-yang-artinya-minyak-pelicin-rambut/


Foto foto

Ratunbanua (kiri), Ratuntampa (tengah) dan Kepala Suku Yoro (kanan) dengan pakaian adat Kerajaan Porodisa

Ratunbanua (kiri), Ratuntampa (tengah) dan Kepala Suku Yoro (kanan) dengan pakaian adat Kerajaan Porodisa. Sumber: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/mengenal-bannada-desa-tertua-di.html

Benda pusaka peninggalan Kerajaan Porodisa terdahulu

Benda pusaka peninggalan Kerajaan Porodisa terdahulu. Sumber: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/mengenal-bannada-desa-tertua-di.html

Benda pusaka peninggalan Kerajaan Porodisa terdahulu,

Benda pusaka peninggalan Kerajaan Porodisa terdahulu. Sumber: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/mengenal-bannada-desa-tertua-di.html

Pekuburan raja-raja Porodisa berada di tengah perkampungan warga desa Bannada. Di pekuburan ini baru saja dibangun sebuah tugu dari Pemerintah Kepualaun Talaud, yang bertuliskan keturunan dari kerajaan Porodisa ini. Sumber: http://sepasangsepatuhidup.blogspot.co.id/2015/10/tempat-tempat-yang-dikeramatkan-di-desa.html


Peta kuno Talaud, Sangihe, Siau

klik peta untuk besar

Nusantara, tahun 1493, incl. Sulawesi utara

———-

Peta Sangihe-Talaud, tahun 1724

———-

Peta Sangihe-Talaud, tahun 1894


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: