Suku Kedang – P. Lembata, NTT

Suku bangsa Kedang sebagian besar bermukim dalam wilayah Kecamatan Omesuri dan Kecamatan Bayusuri. Kecamatan, kab. Flores Timur, ini adalah dua dari enam kecamatan yang ada dalam Pulau Lembata atau Lomblem.
Pada tahun 1986 jumlah penduduk Kecamatan Omesuri dan Kecamatan Buyasuri berjumlah masing-masing 13.979 jiwa dan 15.786 jiwa.

Lokasi Kecamatan Bayusuri, P. Lembata, NTT

Kedua daerah tersebut berada di daratan Pulau Lomblem atau Lembata yang sebagian besar berupa padang rumput berbukit-bukit. Jumlah populasi suku bangsa berbahasa Kedang ini diperkirakan sekitar 12.000 jiwa.
Mata pencaharian orang Kedang tergantung pada pertanian tanah kering dengan tanaman utama jagung dan palawija lainnya. Peralatan yang digunakan masih sederhana, seperti tofa (tugal) dan parang. Musim tanam hanya sekali dalam setahun, dan waktu antar musim itu umumnya diisi dengan kegiatan menangkap ikan.

Mata pencaharian lainnya adalah menyadap nira lontar untuk dibuat gula atau membuat barang-barang anyaman dari daun lontar dan menenun kain dengan teknik ikat seperti umumnya keterampilan suku-suku bangsa di Flores.

 


Sumber

– Suku Kedang: http://suku-dunia.blogspot.com/2014/09/sejarah-suku-kedang-di-nusa-tenggara.html
– Suku Kedang: https://uun-halimah.blogspot.com/2007/11/suku-bangsa-kedang-ntt_30.html
– Suku Kedang: https://kebudayaansulawesi.wordpress.com/2017/06/01/kebudayaan-masarakat-kedang-omesuri-lembata-ntt/