Batu Licin, Kerajaan / Kal. Selatan – Kab. Tanah Bumbu

Kerajaan Batu Licin: 1780 – 1900, terletak di Kalimantan, Kab. Tanah Bumbu, prov. Kalimantan Selatan.

Kingdom of Batu Licin: 1780 – 1900, located on Kalimantan, in the district of Tanah Bumbu.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Tanah Bumbu

Kabupaten Tanah Bumbu

Provinsi Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan


* Foto foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


Sejarah / History kerajaan Batu Licin

Kerajaan Batoe Litjin  (Batu Licin) adalah kerajaan pecahan dari Kerajaan Tanah Bumbu.
Penguasa pertama kerajaan Batulicin adalah Ratu Intan I anak kandung Ratu Mas. Ratu Mas bin Pangeran Mangu adalah penguasa terakhir kerajaan Tanah Bumbu sebelum dipecah menjadi beberapa wilayah kerajaan-kerajaan kecil. Kerajaan Tanah Bumbu didirikan oleh Pangeran Dipati Tuha (Raden Basus) putera Sultan Saidullah, raja Banjar.
Pada Tahun 1870 wilayah kerajaan Tanah Bumbu dibagikan kepada anak kandung dan anak-anak tiri Ratu Mas yaitu Pangeran Prabu dan Ratu Intan I. Pangeran Prabu memperoleh wilayah utara yang berpusat di negeri/Kerajaan Bangkalaan, sedangkan wilayah selatan (Cantung dan Batulicin) diberikan kepada Ratu Intan I. Pada 4 Mei 1826, Sultan Adam (raja Banjar) menyerahkan wilayah Batulicin kepada Hindia Belanda.

– Sumber / Source: Wiki

Kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar.

Dalam Kesultanan Bandarmasih sebenarnya juga terdapat kerajaan-kerajaan kecil yang tersebar diwilyahah kekusaan Kesultanan Bandar, seperti diwilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut. Namun kedudukan Kerajaan-kerjaan tersebut secara politik berdaulat dalam wilayah kekusaan Kesultanan Bandar. Hanya karena pelayan pemerintahan tidak terjangkau oleh pelayanan Kesultanan maka ada beberapa kerjaan-kerajaan kecil tersebut diberikan wewenang untuk mengatur pemerintahan sendiri dalam kelompok komunitasnya, kemudian juga ada yang dengan sengaja berdiri karena adanya latar belakang perebutan kekusaan dari Kesultanan Banjar sendiri.
Adapun kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Bandarmasih yang ada di Wilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut adalah:

1. Kerajaan Pagatan,
2. Kerajaan Kusan,
3. Kerajaan Cengal Manunggal dan Bangkalaan,
4. Kerajaan Cantung dan Sampanahan,
5. Kerajaan Sebamban,
6. Kerajaan Batu Licin,
7. Kerajaan Pasir,
8. Kerajaan Kotabaru.
Adapun kerajaan-kerajan tersebut diatas yang pernah berdiri diwilayah Tanah Bumbu dan Pulau Laut mempunyai pertalian yang erat dalam menjalin hubungan. Dalam kesempatan ini yang dapat diuraikan hanya Kerajaan Pagatan, Kerajaan Kusan dan Pulau Laut karena mempunyai latar belakang dan saling keterkaitan dalam sejarahnya. Sementara yang lainnya belum dapat diuraikan dengan baik mengingat minimnya informasi dan data yang diperlukan dalam penulisan.

– Sumber: http://faisalbatennie.blogspot.com/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html
———————-
The Kingdom of Batoe Licin was a part of the kingdom Tanah Bumbu.
The first ruler of the kingdom Batulicin was Ratu Intan I, child of Ratu Mas. Ratu Mas bin Pangeran Mangu, was the last ruler of the kingdom of Tanah Bumbu, before this kingdom broke up into several small kingdoms in the region. Tanah Bumbu kingdom was founded by Prince Dipati Tuha (Raden Basus), son of Sultan Saidullah, the king of Banjar.
In 1870 the empire Tanah Bumbu was divided among the children and stepchildren of Ratu Mas, namely Pangeran Prabu dan Ratu Intan I. Pangeran Prabu gained the northern region of the country with centre was centered / Bangkalaan kingdom, while the southern region (Cantung and Batulicin) was given to the Ratu Intan I. On May 4, 1826, Adam Sultan (king of Banjar) handed Batu Licin region over to the Dutch Government.

Small kingdoms under the Sultanate of Banjar.

Under the Sultanate of Banjar there were several small kingdoms in the region of Tanah Bumbu and Pulau Laut. They were semi-independent. Because government services were not covered by the Sultanate, these kingdoms kingdoms were given authority to rule within their region.
Small kingdoms under the rule of the Sultanate Bandar in Tanah Bumbu and Pulau Laut are:

1. The kingdom of Pagatan,
2. The Kingdom of Kusan,
3. The Kingdoms of Cengal Manunggal and Bangkalaan,
4. The Kingdoms of Cantung and Sampanahan,
5. The Kingdom of Sebamban,
6. The kingdom of Batu Licin
7. The Kingdom of Pasir,
8. The Kingdom of Kotabaru.


Daftar Raja / List of Kings

* 1780-1800: Ratu Intan I anak dari Ratu Mas bin Pangeran Mangu bin Pangeran Dipati Tuha, menjadi Ratu Cantung dan Batulicin. Ratu Intan I menikah dengan Sultan Anom IV Aji Dipati dari Kesultanan Pasir, tetapi tidak memiliki keturunan.
* 1820-1825: Raja Gusti Besar binti Pangeran Prabu, sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung, Batulicin. Raja Gusti Besar berkedudukan di Cengal. Cantung dan Batulicin merupakan warisan dari bibinya yaitu Ratu Intan I yang tidak memiliki keturunan. Gusti Besar menikahi Aji Raden. Sultan Sulaiman dari Pasir menyerbu dan mengambil Cengal, Manunggul, Bangkalaan, dan Cantung, tetapi kemudian dapat direbut kembali.
* Pangeran Muhammad (keturunan Pangeran Dipati Tuha bin Sultan Saidullah), berkedudukan di Sela Selilau.
* 1832: Pangeran Haji Musa bin Pangeran Muhammad, sebagai Raja Batulicin dan Bangkalaan (1832). Ia mangkat tahun 1840. Pangeran Haji Musa menikahi puteri Sultan Sulaiman yaitu Ratu Salamah yang digelari Ratu Haji Musa.
* Pangeran Panji bin Pangeran Musa
* Aji Landasan binti Raja Aji Jawi (isteri Pangeran Panji, tidak memiliki keturunan)
* Daing Magading (suami Aji Landasan, tidak memiliki keturunan, saudara Arung Botto)
* Pangeran Muhammad Nafis bin Pangeran Haji Musa.
* 1845-1860: Pangeran Abdul Kadir bin Pangeran Aji Musa, dikenal sebagai Raja Kusan, Batulicin, Pulau Laut
* 1860-1864: Pangeran Syarif Hasyim al-Qudsi, berkedudukan di Batulicin.
* 1866: Pangeran Syarif Hamid, memerintah mulai tanggal 13 Juni 1866.
* 1883-1885: Pangeran Syarif Thoha, sebagai Raja Batulicin, kemudian juga menjadi Raja Pagatan dan Kusan. Ia menikah dengan Mutajeng puteri La Paliweng Arung Abdul Rahim, Raja Pagatan dan Kusan sebelumnya.
* Pangeran Syarif Ahmad.

– Sumber / Source: Wiki


Peta Kalimantan (Borneo) kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Batu Licin: Wiki
Sejarah kerajaan Batu Licin:  http://www.bimbie.com/sejarah-kerajaan-batu-licin.htm
– Sejarah kerajaan Batu Licin: http://www.wikiwand.com/id/Kerajaan_Batulicin
– Sejarah kerajaan Batu Licin: https://arifuddinali.blogspot.nl/2012/06/kerajaan-batulicin.html#.WJrnn3_RvIU
Daftar raja / list of kings: Wiki

– Kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar:  http://faisalbatennie.blogspot.co.id/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html
———————————

– Kerajaan Tanah Bumbu: link
Kerajaan Cantung: link
Kerajaan Kusan: link
Kerajaan Pagatan: link
Kerajaan Bangkalaan: link
Kerajaan Sampanahan: link
– Kerajaan Sebamban: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/kalimantan-4/sebamban-kepangeranan/


Andi Ibrahim al Aydrus, putera mahkota Batulicin yang terakhir dan pangeran terakhir. Memerintah wilayah, setelah pemerintahan raja Batulicin sudah dihapus. 1905.


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: