Kubu, kerajaan / Prov. Kalimantan Barat

Kerajaan Kubu: 1772 – 1958. Terletak di Kalimantan, Kab. Kubu Raya, prov. Kalimantan Barat.
Kerajaan ini adalah padalah sebuah kerajaan yang diperintah oleh seorang Yang Dipertuan Besar yang pernah berdiri dalam wilayah yang sekarang terletak di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Sejarah Kerajaan Kubu memiliki kaitan yang erat dengan sejarah Kesultanan Pontianak.
Gelar raja Kubu: Yang Dipertuan Besar.

Kingdom of Kubu: 1772 – 1958. Located on Kalimantan, in the district of Kubu Raya.
Title of the king: Yang Dipertuan Besar.
For english, click here

Lokasi Kab. Kubu Raya


* Foto kerajaan Kubu: link


Garis kerajaan-kerajaan di Kalimantan: link


Foto kerajaan-kerajaan di Kalimantan

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Kalimantan: link
* Foto raja2 di Kalimantan dulu: link
* Foto istana kerajaan di Kalimantan: link

* Foto Kalimantan dulu: link
* Foto perang belanda di Kalimantan, abad ke-19: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Kalimantan

– Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan, 45.000 SM – 2017: link
Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan Barat, 45.000 SM – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan Tengah / Selatan, 1M – 2020: link
– Video sejarah kerajaan2 di Kalimantan Timur / Utara, 1M – 2020: link
– Video sejarah kesultanan Banjar: link


KERAJAAN  KUBU

1 Kebangkitan Kerajaan, 2015
2 Augustus 2017: Penobatan 2 raja kerajaan Kubu
3 Sejarah 
4 Keraton Kertamulya

5 Daftar Raja
6 Istana
7 Peta Kalimantan (Borneo) kuno
8 Sumber / Source


1) Kebangkitan Kesultanan tahun 2015

11 jan. 2015
Syarif Rafik bin Yusuf Alaydrus dinobatkan sebagai Raja Kubu dengan gelar Pangeran Mangkunegara Kerajaan Kubu; setelah 56 tahun Kerajaan Kubu mengalami kefakuman pemimpin.
Gelar raja Kubu: Yang Dipertuan Besar.
Sumber: antaranews


2) Augustus 2017: Penobatan 2 raja kerajaan Kubu

Dua Kubu keluarga saling klaim dengan mengangkat masing-masing raja kerajaan Kubu mereka yang dianggap sah dan pantas.

1) 26 augustus 2017: Penobatan Syarif Syahril bin Syarif Usman bin Syarif Abbas sebagai raja Kubu.

2) 27 augustus 2017: Penobatan Sy. Zulfi bin Ismail Alaydrus sebagai Raja Kubu.

Pengukuhan Raja Kubu yang digelar 26 Agustus dan 27 Agustus 2017 lalu diwarnai dualisme kepemimpinan kerajaan: borneonetv.com/2017/08/29/
– Dua kubu keluarga saling klaim dengan mengangkat masing-masing raja mereka: pontianak.tribunnews.com/2017/08/27/
– Dua raja diobatkan: berkattv.com/2017/08/25/
– Bupati hadiri kedua pengukuhan raja: kuburayaonline.com/


3) Sejarah kerajaan Kubu, 1772 – 1958

Sejarah Kerajaan Kubu memiliki kaitan yang erat dengan sejarah Kesultanan Pontianak. Sejarah pantas berhutang budi kepada sekelompok kecil petualang dan saudagar Arab yang singgah di sana atas kemunculan serta tegaknya kedua kerajaan tersebut pada awalnya. Yaitu ketika 45 penjelajah Arab yang berasal dari daerah Hadramaut di Selatan Jazirah Arab, yang pada mulanya bertujuan untuk mencari keuntungan dengan berdagang di lautan Timur-jauh (Asia) berlabuh di sana. Leluhur dan Tuan Besar (Raja) Kerajaan Kubu pertama, yaitu Syarif Idrus Al-Idrus menantu dari Tuan Besar (Panembahan) Mampawa (Mempawah). Ia, Syarif Idrus juga merupakan ipar dari sultan pertama Kesultanan Pontianak (Al-Qadri). Pada awalnya Syarif Idrus membangun perkampungan di dekat muara Sungai Terentang, barat-daya Pulau Kalimantan.

Sebagaimana keluarga sepupunya (Al-Qadri), Keluarga Syarif Idrus Al-Idrus (the Idrusi) tumbuh menjadi keluarga yang kaya raya melalui perdagangan yang maju. Mereka membangun hubungan yang terjaga baik dengan Kerajaan Inggris Raya pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Sir Thomas Stanford Raffles (yang membangun Singapura), saat Raffles ditugaskan di Hindia Belanda. Hubungan ini berlanjut hingga setelah kembalinya Belanda ke Indonesia (Hindia Belanda) dan dirintisnya pembangunan pulau Singapura.

Bagaimanapun juga, hubungan ini tidak disukai oleh Kerajaan Belanda, yang secara formal mereka mengendalikan Pulau Kalimantan berdasarkan kontrak perjanjian bangsa-bangsa yang ditetapkan pada tahun 1823. Beberapa keluarga Al-Idrus sempat juga mengalami perubahan kesejahteraan hidup menjadi sengsara pada masa itu. Mereka ada yang meninggalkan Kalimantan demi menjauhi sikap buruk Belanda ke daerah Serawak, yang mana waktu itu menjadi daerah territorial Kerajaan Inggris Raya, demi harapan yang lebih baik akan keberhasilan dalam perdagangan. Sedangkan keluarga Al-Idrus yang memilih bertahan di Kubu, bagaimanapun juga tidak mendapatkan kehidupan serta perlakuan yang lebih baik dari pemerintah Belanda.

Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië, voor het jaar 1849, wilayah ini termasuk dalam wester-afdeeling van Borneo berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8.

Pemerintah Belanda menurunkan Syarif Abbas Al-Idrus dari jabatan Tuan Besar Kerajaan Kubu atas dukungan sepupunya, Syarif Zainal Al-Idrus ketika terjadi perebutan jabatan raja pada tahun 1911. Akhirnya ia justru terbukti menemui kesulitan dalam pemerintahan serta diturun-tahtakan dengan tanpa memiliki pewaris/pengganti yang jelas, delapan tahun kemudian. Tidak adanya pewaris tahta, baru ditetapkan dan disahkan setelah beberapa tahun kemudian. Sehingga pejabat kerajaan yang ada selama kurun waktu itu hanyalah “Pelaksana sementara” (temporary ruler).

Setelah beberapa lama, akhirnya Syarif Shalih mendapatkan kehormatan agung dari pemberi wewenang untuk menjabat sebagai raja, tetapi kemudian tertahan saat kedatangan tentara Jepang di Mandor, pada tahun 1943.

Dewan Kerajaan dan Keluarga Bangsawan tak semudah itu menyetujui pergantian Kerajaan kepada Syarif Shalih. Hingga akhirnya justru Jepang menempatkan putra bungsu raja terdahulu yaitu Syarif Hasan, sebagai pemimpin Dewan Kerajaan akan tetapi belum sempat terjadi karena Jepang terlebih dahulu kalah pada PD II dan meninggalkan Indonesia. Ia justru baru menerima pengesahan sebagai Pemimpin Kerajaan (Tuan Besar) Kubu pada tahun 1949, setelah Pemerintah Indonesia terbentuk. Kerajaan Kubu itu sendiri akhirnya berakhir dan menghilang ketika dihapus oleh Pemerintahan Republik Indonesia pada tahun 1958.

– Sejarah lengkap: https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kubu


4) Keraton Kertamulya

Dalam konteks sejarah, Kraton Kertamulya pernah difungsikan sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Kubu, yaitu pada masa pemerintahan Raja Ke­Tujuh yaitu H. Syarif Muhammad  Zainal (Sy.Zen) bin Tuan Kubu Syarif Ismail yang menaiki tahta Kerajaan Kubu, dengan kontrak tanggal 26 September 1911. H. Syarif Muhammad Zainal (Sy.Zen) memerintah kerajaan Kubu sejak tahun 1911 – 1919 di kratonnya yang terletak di Pematang AI-Hadad, atau yang kemudian dikenal dengan nama “Kertamulya”. Kraton tersebut terletak di perkampungan kecil dibagian wilayah Tanjung Bunga (sekarang disebut dengan Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya.)
Kraton Kertamulya tetap dijadikan pusat pemerintahan pada saat Belanda menunjuk Syarif Saleh sebagai Pejabat (Onderofdeling) yang ditunjuk menjalankan roda pemerintahan di bawah kekuasaan Kolonial Belanda pada tahun 1919-1944.
Pada masa ini Kraton Kertamulya ditempati oleh Syarif Abdullah bin Syarif Idrus yang menjabat sebagai jurus tulis Syarif Saleh. Syarif Abdullah menempati Kraton Kertamulya hingga tahun 1959.
Sayangnya karena tergerus olah waktu, kondisi Kraton Kertamulya tak dapat kita lihat lagi keberadaannya seutuhnya, seluruh bangunan utamanya telah rubuh dan hancur, yang tersisa hanyalah sisa-sisa tiang kraton.

– Sumber: http://celoteh-warga.blogspot.co.id/2011/11/lembaga-pelestarian-keraton-kertamulya.html


5) Daftar Raja

* 1772 – 1795: Sayyid Idrus bin Sayyid ‘Abdu’l Rahman al-Idrus, Tuan Besar Kubu
* 1795 – 1829: Syarif Muhammad ibni al-Marhum Syarif Idrus al-Idrus, Yang di-Pertuan Besar Kubu.
* 1829 – 1841: Syarif ‘Abdul Rahman ibni al-Marhum Syarif Muhammad al-Idrus, Yang di-Pertuan Besar Kubu.
* 1841 – 1864: Syarif Ismail ibni al-Marhum Syarif ‘Abdu’l Rahman al-Idrus, Yang di-Pertuan Besar Kubu.
* 1864 – 1871: Syarif Hasan ibni al-Marhum Syarif ‘Abdu’l Rahman al-Idrus, Yang di-Pertuan Besar Kubu.
* 1900 – 1911: Syarif ‘Abbas ibni al-Marhum Syarif Hasan ‘Ali al-Idrus, Yang di-Pertuan Besar Kubu.
* 1911 – 1921: Syarif Muhammad Zainal Idrus ibni al-Marhum Syarif Ismail al-Idrus, Tuan Besar Kubu.
* 1921 – 1943: Syarif Salih ibni al-Marhum Idrus al-Idrus, Tuan Besar Kubu.
* 1943 – 1958: Syarif Hasan ibni al-Marhum Syarif Muhammad Zainal Idrus al-Idrus, Tuan Besar Kubu.

* 11 jan. 2015: Syarif Rafik bin Yusuf Alaydrus dilantik sebagai Raja Kubu.

– Sumber / Source:  https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kubu


6) Istana

Istana / rumah peninggalan kerajaan Kubu


7) Peta Kalimantan (Borneo) kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


8) Sumber

– Sejarah kerajaan Kubu: http://karimunting.blogspot.com/p/kerajaan-kubu.html
Sejarah kerajaan Kubu di Wiki: link
Sejarah kerajaan Kubu di Royalark: link

– Pelantikan Raja Kubu (2015): beritanda.com
– Pelantikan Raja Kubu (2015):
antaranews

– Keraton Kertamulya: http://celoteh-warga.blogspot.co.id/2011/11/lembaga-pelestarian-keraton-kertamulya.html

– Daftar Raja Kubu:  https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Kubu
Kerajaan Kubu peringati haul ke-224 Raja Kubu: http://www.antarakalbar.com/berita/307303/kerajaan-kubu-peringati-haul-ke-224-raja-kubu
Kubu kembali milik raja: http://www.beritanda.com/index.php/gaya-hidup/budaya/4123-setelah-56-tahun-vakum-kerajaan-kubu-kembali-miliki-raja


Peta kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat dulu

 Kerajaan-kerajaan di Kalimantan Barat, tahun 1800

————————
Kerajaan-kerajaan di Kalimantan barat abad ke-19 dan awal abad ke-20


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: