Belantu, kerajaan / Prov. Kep. Bangka Belitung – P. Belitung

Kerajaan Belantu. Terletak di pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kerajaan Belantu ini berkedudukan di Luday (Membalong).

The kingdom of Belantu. Located on the island of Belitung.
For english, click here

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

————————
Kiri: pulau Bangka, kanan: pulau Belitung


Sejarah kerajaan Belantu

Kerajaan Belantu, Kerajaan yang ketiga, (dua lainnya adalah kerajaan Badau dan Balok) yang merupakan bagian wilayah Ngabehi Kerajaan Balok.

Saat pertama kali didirikan, pusat Kerajaan Belantu ini berada di tempatkan di Kaki gunung Luday dengan wilayahnya yang kemudian disebut dengan Belantu. Raja-raja yang memerintah selepas Datuk Ahmad ini antara lain KA. Tining, K.A Kedjur, K.A. Deraip, K.A Ali, K.A. Adam, KA. Azan dan yang terakhir K.A Umar.

Pada perkembangannya, Kerajaan Belantu ini kemudian menjadi wilayah Ngabehi dari Kerajaan Balok dimana keturunannya mendapat gelar Kyai Agus. Pada masa pemerintahan KA Deraip (1851-1870), pusat pemerintahan Kerajaan Belantu dipindahkan dari Kaki gunung Luday ke daerah Membalong, Kabupaten Belitung. Kekuasaan dari Kerajaan Belantu ini sempat dikuasai Palembang. Saat itu Palembang sendiri dipimpin oleh Cakradiningrat II.

Pada tahun 1821, pasukan Belanda datang dan ikut campur dalam pemerintahan Kerajaan Belantu dengan mengangkat Pangeran Syarif Muhammad sebagai Kepala Daerah Belitung. Setahun kemudian di tahun 1822, pemerintahan Belanda di bawah kepemimpinan Kapten JP De La Motte menempatkan beberapa pasukan dan tentara di Belitung.

Belanjut di tahun 1823, eksistensi Belanda di Belitung semakin kuat sehingga membuat kekuasaan Kerajaan Belantu terus mengecil. Pengkerdilan Kerajaan Belantu sendiri dilakukan oleh JP Blerschel (sebagai asisten Residen) yang dibantu oleh Kapiten Keuhn untuk menggantikan JP DeLa Motte.

Pada pemerintahan JP Blerschel ini Pangeran Syarif Muhammad digantikan oleh Pangeran Syarif Hasjim yang membuat kekuasaan Kerajaan Belantu semakin melemah hingga akhirnya tidak diakui lagi oleh penjajah Belanda. Dari sinilah maka secara bertahap pemerintahan Kerajaan Belantu pun dikendalikan dan diambil alih oleh tentara Belanda.

Sampel cap Ngabehi Belantu koleksi tokoh pemerhati sejarah dan budaya Belitong, Salim YAH. repro petabelitung.com


Daftar raja kerajaan Belantu

Datuk Ahmad yang bergelar Datuk Mempayah, berkuasa tahun 1705-1741,
KA. Tining,

K.A Kedjur,
K.A. Deraip (1851-1870),
K.A Ali,
K.A. Adam,
KA. Azan,
K.A Umar.


Sejarah Pulau Belitung

Belitung merupakan kepulauan yang mengalami beberapa pemerintahan raja-raja. Pada akhir abad ke-7, Belitung tercatat sebagai wilayah Kerajaan Sriwijaya, kemudian ketika Kerajaan Majapahit mulai berjaya pada tahun 1365, pulau ini menjadi salah satu benteng pertahanan laut kerajaan tersebut. Baru pada abad ke-15, Belitung mendapat hak-hak pemerintahannya. Tetapi itupun tidak lama, karena ketika Palembang diperintah oleh Cakradiningrat II, pulau ini segera menjadi taklukan Palembang.
Kerajaan2 di Belitung adalah:
* Kerajaan Badau,
* Kerajaan Balok,
* Kerajaan Belantu,
* Kerajaan Buding.

1821, Pulau Belitung masuk dalam wilayah kekuasaan Inggris. Residen Inggris di Bangka, mengangkat seorang raja siak untuk memerintah Belitung karena di pulau kecil ini sering terjadi perlawanan rakyat yang dipimpin oleh tetua adat. Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Komisaris Jenderal Kerajaan Inggris tanggal 17 April 1817, Inggris menyerahkan Belitung kepada Kerajaan Belanda. Selanjutnya atas nama Baginda Ratu Belanda, ditunjuk seorang Asisten Residen untuk menjalankan pemerintahan di Pulau Belitung.
Pada tahun 1823, seorang Kapten berkebangsaan Belgia bernama JP. De La Motte, yang menjabat sebagai Asisten Residen dan juga pimpinan tentara Kerajaan Belanda, berhasil menemukan timah di pulau tersebut.
Pada saat itu Belitung terbagi atas 6 daerah, yaitu :
* Tanjungpandan dan Gantung/Lenggang yang berada langsung dibawah pemerintahan Depati;
* Badau, Sijuk, Buding dan Belantu yang berada dibawah pemerintahan masing-masing Ngabehi.
Pada tahun 1890, pangkat Ngabehi dihapus dan digantikan dengan Kepala Distrik.

– Sumber Wiki: link


Sumber / Source

Tentang kerajaan Belantu:  http://belantu.blogspot.co.id/
– Tentang kerajaan Belantu:  http://bangka.tribunnews.com/2011/04/03/kerajaan-belantu-menguasai-membalong
———————-

4 Kerajaan di Belitung:  https://belitungpojok.wordpress.com/2011/11/18/masa-kerajaan/
– Sejarah Belitung / Badau di Wiki: link
– Sejarah pulau Bangka: https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Bangka
– Sejarah pulau Belitung: https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Belitung


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

<span>%d</span> bloggers like this: