Alu, kerajaan / Prov. Sulawesi Barat – kab. Polewali Mandar

Kerajaan Alu, …..-1957, adalah kerajaan Suku Mandar di Sulawesi, terletak di kab. Polewali Mandar, prov. Sulawesi Barat.
Raja bergelar Arayang.

The Kingdom of Alu (…..-1957) was a kingdom of the Mandar People, located in the district Polewali Mandar, west Sulawesi.
The title of the king is Arayang.

For english, click here

Kabupaten Polewali Mandar

Kabupaten Polewali Mandar

provinsi Sulawesi Barat

provinsi Sulawesi Barat


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Sejarah kerajaan …..- 1957

Alu adalah sebuah Arayang (kerajaan) yang tidak masuk dalam konfederasi Pitu ulunna salu, pitu ba’bana binanga. Alu adalah salah satu kerajaan netral yang disebut Tiparttiqna wai dan dahulunya memiliki wilayah yang berbatasan dengan Batu-batu (majene), Sendana dan Campalagian, bahkan lebih lanjut dikatakan sebagai kerajaan yang dituakan dari anggota konfederasi Pitu Ulunna Salu dan Pitu Babbana Binanga. Itulah salah satu sebab kenapa di kerajaan Alu tidak dikenal gelar “DAENG” untuk menyebut bangsawan dari luar wilayah Alu. Sehingga gelar raja di Alu dikenal dengan Arayang Alu dan bukan Maraqdia Alu, dan tidaklah afdhal sebuah penobatan maraqdia Balanipa tanpa kehadiran Arayang Alu.

ALU adalah sebuah Kerajaan yang daerahnya berada didesa Allu yang meliputi Peto’osang dan sekitarnya. Di daerah Alu salah satu Maraqdia yang paling dikenal adalah Arajang ALU Calo Ammana I Wewang Maraqdia Malolo Balanipa di era pemerintahan Arajang Balanipa To Kape,  Kacoq Puang Ammana I Pattolawali Arajang ALU setelah Calo Ammana I Wewang keturunan dari Maraqdia Pamboang yang pernah memerintah disekitar tahun 1887 sampai sekitar tahun 1920. Setelahnya dia digantikan oleh Arajang Annangguru Maraqdia ALU yang terakhir keturunan dari Maraqdia Lombo’ yang memerintah sampai sekitar tahun 1957. Beliau adalah raja terakhir dari kerajaan ALU yang juga disebut sebagai Pattolawali.
Kisah pengangkatan Annangguru anak dari Maraqdia Lombo menjadi Arajang ALU dikisahkan pada saat kerajaan mencari seorang raja baru maka disebarkan lah sayembara untuk mencari kesatria- kesatria didaerah Balanipa dan sekitarnya untuk ditarungkan dan pemenangnya akan menjadi raja dikerajaan ALU. Syarat mengikuti sayembara adalah peserta harus keturunan dari Maraqdia atau Hadat, disitulah terjadi pertarungan yang dimenangkan oleh Annangguru. Maka diangkatlah Annangguru keturunan dari Maraqdia Lombo menjadi Arajang ALU yang ternyata gelar raja itu disandang oleh beliau hingga akhir hayatnya.
Arajang Annangguru ALU memiliki 7 orang istri yang diakui oleh adat; tidak disebutkan nama dan siapa semua para istri beliau.
Anak yang pernah disebutkan akan mengganti posisi beliau adalah Achmad Kanna Turusi yang ternyata tidak menginginkan posisi ayahandanya yang pada akhirnya beliau merantau ke Mamuju Kerajaan Manakarra dan menikahi anak dari Maraqdia Pue Ramalang atau dikenal sebagai Puena Banjir keturunan Maraqdia Napo daerah Panampalli Napo.

– Sumber: http://junaidiaandha.blogspot.nl/2012/02/nama-besar-dari-maraqdia-alu.html


Sejarah kerajaan Alu sebagai wilayah di luar daerah inti kerajaan Balanipa

Wilayah di luar daerah inti kerajaan Balanipa terdiri atas:
1) Tallu Bocco: tiga negeri atau kerajaan otonom
2) Tallumbanua: tiga derah otonom
3) Paliliq Arua: serta delapan daerah taklukan.

Tallu Banua Bocco (tiga negeri atau kerajaan otonom) terdiri atas:
Alu,
– Taramanuq dan
– Tuqbi.

Diperintah oleh Maraqdia Allu beserta Hadatnya, Paqbicara Kaiyang dan Paqbicara Baru, wilayahnya terdiri dari:

Tagolo,
Pussu(Maraqdia dengan dengan Pappuangan),
Kalumammang (Pappuangan),
Pao (Maraqdia dengan Pappuangan),
Sosso,
Puppuring (Pappuangan),
Petoqosang,
Sajoang,
Baqba Mombi,
Malimbung,
Tuqbu.

Sumber: http://galerikopicoqboq.blogspot.com/2016/12/struktur-pemerintahan-kerajaan-balanipa.html


Sejarah kerajaan Suku Mandar

Suku Mandar terdiri atas 17 kerajaan: 7 kerajaan hulu yang disebut “Pitu Ulunna Salu”, 7 kerajaan muara yang disebut “Pitu ba’bana binanga” dan 3 kerjaan yang bergelar “Kakarunna Tiparittiqna Uhai”.
Tujuh kerajaan yang tergabung dalam wilayah Persekutuan Pitu Baqbana Binanga adalah:

Tujuh kerajaan yang tergabung dalam wilayah Persekutuan Pitu Ulunna Salu adalah :

1 Kerajaan Rante Bulahang
2 Kerajaan Aralle
3 Kerajaan Tabulahan
4 Kerajaan Mambi
5 Kerajaan Matangnga
6 Kerajaan Tabang
7 Kerajaan Bambang

Tujuh kerajaan yang tergabung dalam wilayah Persekutuan Pitu Baqbana Binanga adalah :

1 Kerajaan Balanipa
2 Kerajaan Sendana
3 Kerajaan Banggai
4 Kerajaan Pamboang
5 Kerajaan Tapalang
6 Kerajaan Mamuju
7 Kerajaan Benuang.

Kerajaan yang bergelar Kakaruanna Tiparittiqna Uhai atau wilayah Lembang Mappi adalah sebagai berikut :

1. Kerajaan Allu
2. Kerajaan Tuqbi
3. Kerajaan Taramanuq

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Mandar


Perjanjian Bocco Tallu  di Sibunoang

Persekutuan Bocco Tallu bertahan sampai pada abad XV Masehi dan baru dimulai memudar seiring dengan terbentuknya persekutuan Pitu Baqbana Binanga.

Perjanjian Bocco Tallu  di Sibunoang adalah perjanjiang antara negeri (kerajaan) Sendana Puatta Disaqawadang , dengan kerajaan Alu Ipuang Digalugalung, serta Puangnga Ilepong (dari kerajaan Taramanuq).

– Sumber: http://suryatopnews.com/membaca-peradaban-bocco-tallu/


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

Sejarah kerajaan Alu:  http://www.kompadansamandar.or.id/artikel/331-alu-mutiara-terpendam-sulbar.html
– Sejarah kerajaan Alu:  http://junaidiaandha.blogspot.co.id/2012/02/nama-besar-dari-maraqdia-alu.html
Sejarah kerajaan Alu:  http://arekindo.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-alu.html
– Tentang raja Alu, Ammana I Wewang: http://juraganpasarjitu.blogspot.co.id/2014/07/ammana-i-wewang-diangkat-menjadi-raja.html
———————–

– Suku Mandar di Wiki: Wiki
Sejarah Pitu Ulunna Salu:  http://mamasa-online.blogspot.co.id/2009/11/pitu-ulunna-salu-kuasa-dalam-balutan.html
Pitu Ulunna Salu dan Pitu Baqbana Binanga:  http://kampung-mandar.web.id/sejarah/pus-pbb.html
Kerajaan lokal di Mandar:  http://mandarinfo.blogspot.co.id/search/label/Kerajaan%20-%20Kerajaan%20Lokal%20di%20Mandar
Kerajaan Pitu Ulunna Salu:  http://mandarinfo.blogspot.co.id/search/label/Kerajaan%20Pitu%20Ulunna%20Salu


Foto foto

Ammana I Wewang diangkat menjadi Raja di Kerajaan Alu menggantikan ayahnya terlebih dahulu diangkat menjadi Maraqdia Malolo di Kerajaan Balanipa. Beliau menjadi Raja di Alu pada tahun 1886, yaitu 2 tahun kemudian sesudah memangku jabatan panglima (Maraqdia Malolo). Sumber: http://juraganpasarjitu.blogspot.co.id/2014/07/ammana-i-wewang-diangkat-menjadi-raja.html

Ammana I Wewang diangkat menjadi Raja di Kerajaan Alu menggantikan ayahnya terlebih dahulu diangkat menjadi Maraqdia Malolo di Kerajaan Balanipa. Beliau menjadi Raja di Alu pada tahun 1886, yaitu 2 tahun kemudian sesudah memangku jabatan panglima (Maraqdia Malolo). Sumber: http://juraganpasarjitu.blogspot.co.id/2014/07/ammana-i-wewang-diangkat-menjadi-raja.html

Makam Ammana Pattolawali di desa Alu Kec. Alu Kab. Polewali Mandar. Sumber: http://arekindo.blogspot.co.id/2014/04/kerajaan-alu.html

Photo bersama pejabat sementara Pa’bicara Kaiyyang Arayang Alu.


2 Comments

2 thoughts on “Alu, kerajaan / Prov. Sulawesi Barat – kab. Polewali Mandar

  1. Syamsuddin Riasang

    IPattolawali adalah saudara Ammana IWewang panglima perang Kerajaan Alu. Keturunan lombo mjd raja Alu adalah Hoax

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s