Sejarah lengkap kerajaan Linge

Di ambil dari: https://www.facebook.com/groups/gallery.atjeh/permalink/1111962845670688/

Asal Mula Kerajaan Linge dan Gayo

Kerajaan Lingge didirikan oleh Adi genali yang datang dari negeri RUM pada tahun 1025 M di Buntul. Kerajaan ini berkuasa ditanoh gayo dan berkedudukan di gayo deret.tetapi sejarah suku bangsa gayo dan kerajaan nya sampai sekarang masih belum jelas dan harus dilakukan penelitian lagi secara sungguh sungguh

Snouck Horgronje pernah melakukan penelitian tentang gayo beberapa tahun sevelum Belanda menyerbu ke tanah Gayo pada tahun 1904.konon Snouck tidak pernah ke tanah gayo dia hanya mendapat kan sumber dari Aman ratus dan Djampok. Penelitian nya itu di tulis dalam buku Het Gayoland en zijne bewoners.

Namun dalam buku itu Snouck tidak menjelaskan asal usul suku gayo dan kerajaan linge. Dia lebih banyak mengulas tentang keturunan beberapa reje gayo spt kejuruan bukit. Gayo lut. Linge. Nosar dan Bebesan di daerah gayo lut dan keujrun patiambang di daerah gayo lues dan keujrun abok di lokop serbo jadi dan mengenai beberapa lagenda tentang nenek moyang Orang Gayo

Kisah dan asal usul kerajaan Linge dan Gayo terdapat dalam catatan perjalan marco polo ketika pada tahun 1292 dalam perjalan nya ke Cina. Marco polo singgah di kerajaan Perlak

Ketika Marco Polo berada di Perlak ia mendapati penduduk Perlak sudah beragama Islam. Penduduk yang tidak mau menerima islam mengungsi kepedalaman.mareka menemukan “kerajaan kecil dan laut kecil” di pedalaman.

Rakyat asli di pedalaman menyebut daerahnya dengan nama Lainggow dan menyebut raja nya dengan nama Ghayo o gayo yg arti nya raja Gunung Suci. Didaerah itu telah berdiri kerajaan kecil bernama kerajaan Lainggow yang masih berhubungan dengan kerajaan Perlak.

Besar kemungkinan yang di maksud dengan lainggow tersebut adalah kerajaan Linge. Sedang kan yg di maksud dengan laut kecil itu adalah laut tawar. Mengingat laut tawar lah satu satu nya “laut” yang ada di pedalaman Perlak.

Dari catatan marco polo ini kita ketahui bahwa di pedalaman Perlak sudah ada penduduk asli yg mendiami sekitar danau sebelum masuk Islam dan sebelum kedatangan political Refugee ke daerah Gayo.Akibat perperangan kerajaan Perlak dengan kerajaan Sriwijaya pada masa pemerintahan Sultan makdum alaidin malik ibrahim johan syah tahun 986-1023.

Jika catatan marco polo ini benar maka penduduk asli pedalaman ini disebut sebagai Suku Ghayo sesuai dengan sebutan raja nya Ghayo o Ghayo yg selanjut nya di sebut sebagai suku gayo dan kerajaan nya bernama linge.
Catatan Marco polo ini dikutip oleh Dada meuraxa dalam buku nya sejarah kebudayaan sumatra. Terbitan hamsar medan dihalaman 64

Ada pula pendapat yg mengatakan asal usul ureng gayo adalah pelarian dari Perlak yg menolak islam. Lari ke pedalaman karena Ka Yo. Artinya sdh takut atau penakut yg lama kelamaan menjadi Gayo.

Sejarawan Aceh HM Zainuddin menyebutkan perkataan Gayo awal mula nya berasal dari kata KA YO dalam bahasa aceh yg arti nya penakut. Namun pendapat itu di bantah dan disanggah oleh Tengku ilyas Leube tokoh gayo yang juga Raja linge ke 18.Beliau mengajak HM zainuddin beradu argumen diforum ilmiah. Tapi sayang sebelum rencana itu terlaksanakan HM zainuddin mninggal dunia sehingga gagal agenda tersebut.sumber dari hikayat raja raja Pasai menyebut kan orang orang yg tdk mau masuk islam kemudian lari hulu sungai peusangan krn itu mareka dinamai Gayo sampai sekarang

Adapun dicerita kan oleh orang yg empunya cerita. Ada satu negeri kaum dalam negeri itu tiada ia mahu masuk agama islam maka ia lari ke hulu sungai peusangan maka kerena itu lah dinamai orang dalam negeri itu GAYO sampai sekarang.

Pendapat lain tentang perkataan Gayo adalah kaitan dengan kisah yang menimpa merah mege anak bungsu dari muyang mersa cucu daripada pendiri kerajaan ISAQ maulana malik Isaq. Ketika enam saudara muyang mege bersepakat untuk membunuh nya dengan cara memasuk kan muyang mege kedalam telaga tua di loyang datu krn iri hati dan dengki. Mareka mengangap muyang mersa ayah muyang mege pilih kasih dalam menyanyangi anak anak nya. Kisah nya mirip kisah Nabi Yusuf yg di jatuh kan ke sumur oleh saudara saudara tiri beliau Yehuda

Muyang mersa bersama penduduk mencari anak nya berhari hari.atas bantuan anjing peliharaan muyang mersa bernama pase akhir nya muerah mege di temu kan dan meurah mege berhasil diselamat kan dalam keadaan masih hidup. Secara spontan mareka berteriak.”dirgayo…. Dirgayo.. Dirgayo yg arti nya Selamat.. Kemudian perkataan dirgayo itu lama kelamaan berubah menjadi GAYO.

Adapun kerajaan nya nenurut M yunus jamil kerajaan Linge didirikan tahun 1025 dengan raja nya bernama kik betul atau Kawe tupat yg memerintah bersamaan masa pemerintahan Sultan Makdum alaidin johan syah di kerajaan Perlak.

Salah satu raja cek di gayo tahun 1905

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Pada tahun 1511 diketahu seorang raja linge yaitu raja Linge je XXII mempunyai kedudukan penting di kerajaan Aceh darussalam dan Johor. Ketika portugis merebut malaka dan Sultan mahmudsyah mengungsi ke kampar dan keluarga nya mengungsi ke Aceh.seorang putra Malaka bernama Sultan mansyur syah dinikah kan dengan putri Aceh dan seorang putri Malaka dinikah kan dengan pembesar Kerajaan Aceh yaitu Raja Linge XIII

Raja linge XIII menjabat sebagai panglima besar angkatan perang Aceh berjuang bersama Sultan mengusir portugis di malaka dan pasai serta Aru. Krn kesibukan dan kedudukan yang strategis dikerrajaan Aceh maka raja Linge XIII menyerahkan kerajaan Linge di tanoh Gayo kepada anak tertua nya menjadi raja Linge XIV. Raja Linge XIII ini lah yg kemudian memiliki anak bernama bener meri dan seungeda yang melegenda itu peristiwa ini terjadi pada masa pemerintahan Sultan Aceh Alaidin Riayatsyah tahun 1539-1571.


Sumber

Sumber. HM Gayo. Perangdi gayo alas melawan kolonial
Dada meuraxa. Sejarah kebudayaan Sumatra
Dr Yusra Habib Abdul Ghani.gayo dan kerajaan Linge.