Lamaknen, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Lamaknen terletak di pulau Timor, Kab. Belu, prov. Nusa Tenggara Timor.

The kingdom of Lamaknen is located on the island of Timor, Kab. Belu, prov. Nusa Tenggara Timor.
For english, click here

Lokasi pulau Timor

————————-
Lokasi kerajaan Lamaknen (merah). Peta 1911 M

Lamaknen


Kerajaan Lamaknen

* Foto kerajaan Lamaknen: link


Foto kerajaan-kerajaan di Timor

* Foto raja-raja yang sekarang di Timor: link
* Foto raja-raja yang dulu di Timor: link
* Foto istana kerajaan di Timor: link


KERAJAAN LAMAKNEN

Raja sekarang

22 oktober 2022

Yoseph Petrus Laku Mali dikukuhkan sebagai Loro Lamaknen ke-12.

10 juni 2022
Loro (raja) dari kerajaan Lamaknen, Ignatius Josef Nasu Kali Mau, meninggal (usia 89).
Sebelum acara pemakaman loro Lamaknen Ignasius.J. Kali Mau. Akan dilakukan keberlanjutan tongkat estafet ke generasi tertua di dalam rumah adat suku Loegatal Lolo untuk menjadi Loro selanjutnya, yaitu loro Drs Yosep laku Mali akan menjadi loro Lamaknen baru.

Loro (raja) Lamaknen sekarang (okt. 2022)

The loro of Lamaknen

————————–
10 juni 2022: Loro (raja) Ignatius Josef Nasu Kali Mau meninggal


Sejarah kerajaan Lamaknen

* Foto kerajaan Lamaknen: link

Di bawah terjemahan Google

Wilayah Belu memiliki dua kerajaan induk, yakni kerajaan Fialaran dan kerajaan Lamaknen, yang masing-masing menjadi induk bagi sejumlah raja kecil lainnya. Raja Dirun termasuk dalam kerajaan Lamaknen.

Wilayah Lamaknen sudah lama menjadi sengketa antara kekuatan kolonial Portugal dan Belanda. Setelah Perjanjian Lisabon (1859), Lamaknen ditugaskan ke wilayah kolonial Belanda, sedangkan wilayah utara, timur dan selatan jatuh ke tangan Portugal. Jalannya perbatasan tetap kontroversial.

Pada tahun 1897 ada beberapa pertempuran untuk wilayah di Lamaknen antara timur laut kerajaan Lamaquitos (Lamakhitu) dan selatan Lakmaras, yang bersekutu dengan Bunak di barat daya. Konsekuensi dari berbagai pergeseran teritorial antara kerajaan lokal Bunak adalah bahwa demarkasi antara dua kekuatan kolonial Portugal dan Belanda tetap kontroversial untuk waktu yang lama dan menjadi subyek negosiasi yang panjang.

22 okt. 2022: Yoseph Petrus Laku Mali dikukuhkan sebagai Loro Lamaknen ke-12.

Sebuah kompromi dicapai dengan Konvensi Den Haag tanggal 1 Oktober 1904. Portugal akan menerima Maucatar sebagai ganti daerah kantong Portugis Noimuti di Timor Barat dan daerah perbatasan Tahakay, Tamira Ailala (Tamiru Ailala, sekarang di distrik administratif Malaka) dan Lamaknen. Portugal meratifikasi perjanjian itu sampai tahun 1909, tetapi kemudian terjadi perselisihan mengenai gambar perbatasan di perbatasan timur Oe-Kussi Ambeno. Pada tahun 1910, Belanda memanfaatkan situasi yang membingungkan setelah jatuhnya monarki Portugis untuk mengambil alih kembali suku Lakmaras dengan pasukan Eropa dan Jawa.

Portugis segera diganggu oleh pemberontakan Manufahi, yang membuat mereka siap untuk bernegosiasi. Setelah pertukaran surat yang lama antara kabinet negara bagian federal, kesepakatan dicapai dalam Konvensi 1913 untuk menyerahkan keputusan tentang sengketa kepada arbiter. Pada tanggal 25 Juni 1914, Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag mengeluarkan putusan arbitrase (Sentenca Arbitral). Pekerjaan survei tanah selesai pada April 1915. Pada 17 Agustus 1916, perjanjian itu ditandatangani di Den Haag, yang secara garis besar menetapkan perbatasan antara Timor Timur dan Barat yang masih ada sampai sekarang. Lamaknen dan Lakmaras tinggal bersama Belanda.

Pada tahun 1933, Lamaknen digambarkan sebagai penyatuan kerajaan Bunak Makir, Lamak Senulu (Lamaksenulu, Lamaksanoeloe), Kewar, Leowalu (Leowaloe), Loonuna (Loonoena, Lona), Nualain (Noealain, Noalain), Lakmaras dan Dirun (Diroen). Penguasa Dirun menyandang gelar Fettor, sedangkan yang lainnya disebut Rajas oleh Belanda. Tahakay juga menjadi bagian dari Lamaknen setelah diambil alih oleh Belanda pada tahun 1904.
– Sumber: Wiki

Uma Metan Loro Kewar (Rumah atau Istana Raja) Lamaknen


Daftar raja Lamaknen

1732: Dom Miguel da Silva,
1737: Dom Sebastião Carvalho,
1766: Gaspar Ximenes Manuel da Costa,
1769: Dom Pedro,
1818-1832: Dato Meno,
1867- ?: Bee Siri Loi,
1900-1904: Serang Lae,
1905-1916: Siri Loko,

Lamaknen masuk Belu Tasi Feto

?-1950: Loro Laku Malik,
1950-2002: Loro A.A. Bere Tallo,
2003- …: Loro Josef Kalimau,

– Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/

Raja Makir Leonardus Bele Leki, yang pernah memimpin Makir – Lamaknen

——————————

Kanan: loro dari Lamaknen



SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI TIMOR

Untuk sejarah kerajaan-kerajaan di Timor, klik di sini

Nusa Tenggara Timur (NTT), 1900 M


Peta-peta kuno Timor

Untuk peta kuno P. Timor, klik di sini

Kerajaan-kerajaan di Timor tahun 1900

Kerajaan-kerajaan di Timor barat, 1900 M


Sumber kerajaan Lamaknen

Sejarah kerajaan Lamaknen (bah. german): https://de.wikipedia.org/wiki/Lamaknen
– Daftar raja Lamaknen (bah. german):  https://en.wikipedia.org/wiki

Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Timor

– Sejarah Timor: https://pulautimor.wordpress.com/sejarah-ntt/
– Sejarah Timor: https://id.wikipedia.org/wiki/
– Sejarah Timor: https://p2k.unkris.ac.id/
– Sejarah Timor Tengah: https://www.kompasiana.com/

2 Comments

2 thoughts on “Lamaknen, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

  1. Liliyanti

    Bleh mnta sejarah dan seluk-beluk suku marae?

    • Kesultanan dan Kerajaan di Indonesia / Sultanates and Kingdoms in Indonesia

      Terima kasih atas mail anda. Sorry, kami belum punya info tentang suku marae.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: