Lamaknen, kerajaan / P. Timor – Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Lamaknen terletak di pulau Timor, Kab. Belu, prov. Nusa Tenggara Timor.

Klik foto untuk besar!

Kabupaten Belu

Kabupaten Belu

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur


* Foto kerajaan Lamaknen: link

* Foto kerajaan-kerajaan Timor: link
* Foto situs kuno / megalitik di Timor: link


Sejarah kerajaan Lamaknen

Wilayah ini telah lama diperdebatkan antara kekuatan kolonial Portugal dan Belanda. Setelah Perjanjian Lisbon (1859) Lamaknen ditugaskan ke wilayah kolonial Belanda, sementara daerah yang utara, timur dan selatan Portugal. Namun, demarkasi perbatasan tetap kontroversial.

1933 Lamaknen dijelaskan sebagai kesatuan Bunak kerajaan Makhir, Lamak Senulu (Lamaksenulu, Lamaksanoeloe) Kewar, Leowalu (Leowaloe) Loonuna (Loonoena, Lona) Nualain (Noealain, Noalain) Lakmaras dan Dirun (Diroen).  

Loroh Lamaknen diberikan secara tradisional oleh Raja Kewar dan Lakmaras dimana Lakmaras ditempatkan memerintah penguasa tidak aktif yang melambangkan persatuan dan keluar Kewar sebenarnya memerintah penguasa. Setelah Perang Dunia Kedua, Belanda mengakui kerajaan resmi.

– Sumber: Wiki

Peta kerajaan-kerajaan di Timor tahun 1900


Daftar raja Lamaknen

  • Dom Miguel da Silva (fl. 1732)
  • Dom Sebastião Carvalho (fl. 1737)
  • Gaspar Ximenes Manuel da Costa (fl. 1766)
  • Dom Pedro (fl. c. 1769)
  • Dato Meno (fl. 1818-1832)
  • Bee Siri Loi (1867-?)
  • Serang Lae (1900-1904)
  • Siri Loko (1905-1916)
  • Lamaknen merged into Belu Tasi Feto
  • Loro Laku Malik (?-1950)
  • Loro A.A. Bere Tallo (1950-2002)
  • Loro Josef Kalimau (2003-)

– Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_rulers_of_Timor#Kings_of_Lamaknen_.28Maere.29.5B57.5D


Sejarah Timor

Menurut mitos rakyat setempat, pulau Timor dulunya adalah seekor buaya raksasa. Mitos ini sangat kuat hidup di bagian timur. Orang Timor Leste sendiri menamakan daerahnya secara tak resmi dengan “The Sleeping Crocodille” sang buaya tidur.

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno Timor

Untuk peta kuno Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1733, 1700-an, 1762, 1900: klik di sini

Timor tahun 1521


Sumber

Sejarah Lamaknen (bah. german): https://de.wikipedia.org/wiki/Lamaknen
– Daftar raja Lamaknen (bah. german):  https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_rulers_of_Timor#Kings_of_Lamaknen_.28Maere.29.5B57.5D


Tick Loro Ignatius Josef Kalimau of Lamaknen, Timor, with his queen

Loro Ignatius Josef Kalimau of Lamaknen, Timor, with his queen. Source: kerajaan indonesia


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: