Bayan, Kedatuan / Lombok

Kedatuan Bayan terletak di Lombok utara.

The principality of Bayan was located on Lombok.

Klik foto untuk besar !

Pulau Lombok

Pulau Lombok

Lokasi Pulau Lombok

Lokasi Pulau Lombok


* Foto foto Lombok dulu, situs kuno, intervensi belanda (1894) dan suku Sasak: link


Sejarah / History Kedatuan kuno Bayan

Pada zaman dahulu sekitar 1150 M Bayan dipimpin oleh seorang Raja atau disebut Datu Bayan bergelar Susuhunan Ratu Mas Bayan Agung, silsilah menyebut bahwa Raja Bayan bersaudara dengan tidak kurang dari 18 orang dari hasil perkawinan Raja sebelumnya dengan beberapa istri dan selir, saudara-saudara Raja Bayan kemudian menyebar ke seluruh pulau Lombok dan hingga kini beranak pinak.
Sejarah mencatat dari hasil perkawinan Raja Bayan dengan istri pertamanya mempunyai dua orang putra bergelar Pangeran Mas mutering langit dan Pangeran Mas mutering gumi kedua pangeran inilah yang kemudian meneruskan memerintah dan berkuasa di kerajaan Bayan.
Sumber / Source: link
———————

In ancient times about 1150 AD Bayan was led by a king, called Datu Bayan, titled Susuhunan Ratu Mas Bayan Agung. The genealogy mentions that the king had no less than 18 brothers/sisters,  from the marriaage of the previous king, who had several wives and concubines.
History tells, that king Bayan had 2 sons with his first wife: Prince Mas and onother Prince Mas; both princes  ruled the kingdom of Bayan.
In the year 1352 AD, Gajah Mada came to Lombok to see the development of conquered lands. In Lombok at that time, were four major kingdoms, namely:
1. The Kingdom of Bayan in the west
2. Selaparang kingdom in the East
3. Langko kingdom in the middle
4. Pejanggik kingdom in the south.

Besides the four kingdoms, there were several small kingdoms, such as Parwa and chock Samarkaton and several small villages, such as Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, and Kentawang. These kingdoms and villages were under Majapahit power. With the collapse of Majapahit kingdom, these kingdoms and villages became independent.
After the establisment of the Government of Bayan after independence of Indonesia, there was no place for the kingdom and joined the Unitary Republic of Indonesia.


Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan

Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.

Di Lombok, dalam perkembangannya meninggalkan jejak berupa empat kerajaan utama saling bersaudara, yaitu Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat kerajaan-kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, Samarkaton dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini selanjutnya menjadi wilayah yang merdeka, setelah kerajaan Majapahit runtuh. Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok.


Masuknya Islam di Bayan
.
Islam masuk di Bayan Lombok tidak terlepas dari perkembangan Agama Islam di Tanah Jawa yang disebarkan oleh Wali Songo, Agama Islam masuk melaui pesisir utara Pulau Lombok pada masa Sunan Dalem ( 1505-1545 M ) menjadi Raja Gersik yaitu putera dari Sunan Giri Kedaton. Agama Islam di Bayan awalnya dibawa oleh pedagang pedagang dari Gersik Jawa Timur melalui
Pelabuhan Carik, dan dilanjutkan oleh generasi ke 4 Gersik yaitu cucu dari Sunan Dalem yaitu Sunan Prapen ( 1548-1602 M ),dan salah seorang Murid Syeikh Siti Jenar bernama Kebo Kanigoro yang dikenal dengan nama Sunan Pengging datang ke Lombok ketika terjadi gonjang ganjing tentang ajaran Syeikh Siti Jenar di Demak Bintoro.
.
– Sumber dan lengkap: http://hu-lun.blogspot.co.id/2016/08/kledatuan-sasak-lombok.html


Sekelumit sejarah Datu Bayan

Bayan merupakan nama sebuah desa dan kecamatan yang terkenal di seantero nusantara bahkan hingga ke mancanegara, Ini dikarenakan komunitas yang tinggal di Desa Bayan masih tetap memegang dan mempraktekkan kegiatan adat-istiadat dan nilai-nilai budaya, termasuk hukum adat yang mengatur dan mengikat secara keseluruhan komunitas adat Bayan, Hukum adat juga mengatur hubungan antar masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan alam lingkungannya, dan masyarakat dengan Tuhannya.


Peta kuno Lombok

klik peta untuk besar

Abad ke-15 (belum Lombok)

Lokasi Lombok, tahun 1660

Lombok (kanan) tahun 1725

Nusantara tahun 1683


Sumber / Source
.

– History of Lombok on Melayuonline: link
History of Lombok: Wiki


* Foto pulau (island) Lombok: link


Kompleks Mesjid Bayan Beleq

Kompleks Mesjid Bayan Beleq

Masjid Kuno Bayan Beleq

Masjid Kuno Bayan Beleq

Tradisi Wetu Telu Bayan

Tradisi Wetu Telu Bayan


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: