Tompotika, kerajaan / Prov. Sulawesi Tengah – kab. Banggai

Kerajaan Tompotika terletak di kab. Banggai, prov. Sulawesi Tengah.
Kerajaan Tompotika berdiri pada tahun 1570 dan berakhir pada tahun 1920.
Sebelum Kerajaan Banggai berdiri, sudah ada kerajaan-kerajaan yang menempati wilayah Kerajaan Banggai yaitu Kerajaan Tompotika dan Kerajaan Motindok.


Sejarah kerajaan Tompotika

Sebelum Kerajaan Banggai berdiri, sudah ada kerajaan-kerajaan yang menempati wilayah Kerajaan Banggai yaitu Kerajaan Tompotika dan Kerajaan Motindok.

Tompotika merupakan suatu kerajaan yang tertua dari kerajaan Banggai. Karena kerajaan Tompotika berdiri pada tahun 1570 pada saat itu rajanya bernama Laanang dan berakhir pada tahun 1920 di mana raja yang memimpin kerajaan Tompotika bernama Ince Umar. Keruntuhan kerajaan Tompotika berlangsung oleh karena kerajaan Tompotika di kuasai oleh kerajaan Banggai atas kekalahan raja yang memerintah pada saat itu.

Kerajaan Tompotika awalnya belum dikuasai sultan Ternate dan berbentuk otonom.
Sultan Ternate Babb Ullah (1570-1585) dan Adi Cokro kemudian menguasai kerajaan Tompotika.
Maka terbentuklah Kerajaan BanggaiI tahun 1575.

————————–

Pada tahun sekitar 1417 persekutuan Loinang Timur sudah terbentuk dan membentuk sebuah kerajaan dengan nama Tompotika, raja pertama bernama La Logani, kedua adiknya perempuan ratu Mapaang, wilayah kerajaan ini meliputi pegunungan yang meraka namakan Tompotika ” (Tumpu potinggi mianu kita = Tuhan meninggikan derajat manusia). Keturunan raja La Logani disebut Miannu Balayan, yang tersebar dari Pegunungan Tompotika, gunung pinuntunuan, gunung kau totolu, atau oleh penulis barat di kenal dengan suku La Inang Barat. Sedangkan anak-anak La Logani, Mangamben, Lakauta, menulusuri Pegunungan Tompotika mengembangkan kerajaan Tompotika dan sampailah di desa Bulakan dan Lingketeng, serta Tambunan, Boloa, Pakohan, Kintom, Mendono, Tangkain, Lontio. Anaknya Sula, Maiyaya dan Moitom mengembangkan wilayah kekuasaan ke Balantak, Lamala, Masama dan Bualemo, sedangkan adiknya Mapaang yang menikah di Lolantang mendapat anak Mangamben, menjadi pemimpim di Keleke, Mangkin Piala, Luwok, dengan gelar mianu tutui (yang benar, yang nyata).

– Daftar dan sejarah kerajaan2 kecil daerah Banggai: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/banggai-kerajaan2-kecil-daerah-banggai/


Sumber

https://indonesiasejarahbangsa.wordpress.com/2020/01/26/kerajaan-kerajaan-sebelum-kerajaan-banggai/
https://docplayer.info/56947204-Bab-iii-kerajaan-banggai-sebelum-kedatangan-kolonial-belanda.html


Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: