Utan Kadali, kerajaan / P. Sumbawa – Prov. Nusa Tenggara Barat

Kerajaan Utan Kadali terletak di pulau Sumbawa, prov. Nusa Tenggara Barat.

The kingdom of Utan Kadali is located on the island of Sumbawa, prov. Nusa Tenggara Barat.
For english, click here

Location island of Sumbawa

Pulau Sumbawa

Pulau Sumbawa


* Foto kerajaan-kerajaan Sumbawa: link
* Foto situs kuno di Sumbawa: link


Sejarah kerajaan Utan Kadali

Pada abad ke 14 dan 15, di Sumbawa terdapat sekitar 8 buah kerajaan besar dengan masing-masing memiliki kerajaan satelit, yaitu ;

1) Kerajaan Utan Kadali di Utan,
2) Kerajaan Seran di Seteluk, KSB,
3) Kerajaan Taliwang, di KSB,
4) Kerajaan Jereweh di KSB,
5) Kerajaan Ngali, di Lape,
6) Kerajaan Sampar Samulan di Moyo Hulu.
7) Kerajaan Gunung Galesa, di Olat Po Moyo Hilir,
8) Kerajaan Gunung Setia di Sumbawa.

Dari kedelapan kerajaan ini, 5 (lima) diantaranya merupakan kerajaan tertua yaitu Kerajaan Ngali, Utan Kadali, Sampar Samulan, Seran, dan Taliwang.

Kerajaan Utan Kadali merupakan kerajaan Hindu terbesar di Sumbawa. Wilayah Kerajaan Utan Kadali dari Rhee sampai dengan Alas Barat berbatasan dengan wilayah Kerajaan Seran.Kekuasaan kerajaan ini berakhir ketika terjadinya penaklukkan oleh Gowa pada tahun 1618 s/d 1623. Raja-raja yang diketahui pernah memerintah di kerajaan ini adalah Datu Na Macene, Dewa Lengit Ling Baremang, dan Dewa Lengit Ling Utan. Peninggalan kerajaan ini dapat ditemukan dalam bentuk batu gong dan beberapa cerita rakyat seperti Datu Basange Jaran, dll.

Peta lokasi kerajaan-kerajaan di pulau Sumbawa

Sejarah singkat pulau Sumbawa

Nagarakretagama abad ke-14 menyebutkan beberapa kerajaan yang berada di Sumbawa: Dompu, Bima, Sape dan Sang Hyang Api. Empat kerajaan kecil di Sumbawa barat merupakan ketergantungan Kekaisaran Majapahit di Jawa Timur. Karena sumber daya alam, Sumbawa sering  diserang oleh kekuatan luar – dari Jawa, Bali, Makassar, Belanda dan Jepang.
Belanda pertama kali tiba di Sumbawa pada tahun 1605, namun tidak secara efektif memerintah Sumbawa sampai awal abad ke-20.
Kerajaan Gelgel  di Bali memerintah Sumbawa barat untuk waktu yang singkat juga. Bagian timur pulau itu juga merupakan rumah bagi Kesultanan Bima, sebuah pemerintahan Islam yang memiliki hubungan dengan orang Bugis dan Makasar di Sulawesi Selatan, serta kepolisian Melayu-Islam lainnya di nusantara.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa orang-orang di pulau Sumbawa dikenal di Hindia Belanda karena madu, kuda, kayu sappan mereka untuk memproduksi pewarna merah, dan kayu cendana digunakan untuk dupa dan obat-obatan. Kawasan itu dianggap sangat produktif secara pertanian.
Pada abad ke-18, Belanda mengenalkan perkebunan kopi di lereng barat Gunung Tambora, sebuah gunung berapi di sisi utara Sumbawa, sehingga menciptakan varian kopi Tambora.
Letusan Kolosal Tambora pada tahun 1815 adalah salah satu yang paling kuat sepanjang masa, mendepak 150 kilometer kubik  abu dan puing ke atmosfer. Letusan tersebut menewaskan hingga 71.000 orang dan memicu periode pendinginan global yang dikenal sebagai “Tahun Tanpa Musim Panas” pada tahun 1816. Ini juga tampaknya menghancurkan budaya kecil afinitas Asia Tenggara, yang dikenal oleh para arkeolog sebagai “budaya Tambora”.
Akibat letusan Gunung Tambora 3 kerjaan di Sumbawa dihancur: kerajaan Sanggar, kerajaan Tambora dan kerajaan Pekat.


Peta kuno pulau Sumbawa (Cambaua)

Klik di sini untuk peta pulau Sumbawa tahun: 1598, 1606 Sumbawa / Nusantara, 1614, 1615, 1697 Sumbawa / Nusantara 1800-an, 1856, 1856, 1910.

Pulau Sumbawa 1615


Sumber Utan Kadali

– Kerajaan Utan Kadali: https://ihinsolihin.wordpress.com/2014/01/09/lima-kerajaan-tertua-dan-terbesar-di-sumbawa/comment-page-1/

Sumber sejarah pulau Sumbawa

– Sejarah pulau Sumbawa: https://ihinsolihin.wordpress.com/artikel/sejarah-raja-pemerintahan-di-sumbawa/
– Sejarah pulau Sumbawa: http://sejarahini.blogspot.co.id/2013/06/sejarah-singkat-pulau-sumbawa.html
– Sejarah pulau Sumbawa: http://www.galeribudaya.com/2017/10/sejarah-pulau-sumbawa.html
– Sejarah pulau Sumbawa: http://lsotour.blogspot.co.id/2012/01/sejarah-singkat-sumbawa.html


 

Advertisements

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: