Suku Bali Aga – P. Bali

Suku Bali Aga adalah salah satu subsuku bangsa Bali yang menganggap mereka sebagai penduduk bali yang asli. Bali Aga disebut dengan Bali pegunungan yang mana sejumlah suku Bali Aga terdapat di Desa Trunyan dan di desa Tenganan.
Istilah Bali Aga dianggap memberi arti orang gunung yang bodoh karena mereka berada didaerah pegunungan yang masih kawasan pedalaman dan belum terjamah oleh teknologi.

Lokasi Trunyan (merah) dan Tenganan (biru)


Asal usul

Penduduk asli Bali, dikatakan telah datang ke Pulau Bali, sebelum gelombang migrasi Hindu-Jawa, dari desa Bedulu. Menurut legenda, hiduplah raja terakhir Pejeng (kerajaan Bali tua), yaitu Sri Aji Asura Bumi Banten, yang memiliki kekuatan supranatural. Dia bisa memotong kepalanya tanpa merasa sakit dan meletakkannya kembali. Suatu hari, kepala sang raja tanpa sengaja jatuh ke sungai dan hanyut. Salah seorang pelayannya, panik, memutuskan untuk segera memenggal babi dan mengganti kepala raja dengan kepala binatang itu.
Karena malu, raja bersembunyi di sebuah menara tinggi, melarang siapa pun untuk melihat dia. Namun, ada seorang anak kecil yang menemukan rahasia tersebut dan sejak itu, raja ini dikenal sebagai Dalem Bedulu, atau Dia-yang-berubah-kepala. Alasan yang lebih ilmiah adalah teori bahwa itu berasal dari nama Badahulu atau “desa hulu”. Setelah kerajaan Pejeng, Kekaisaran Majapahit naik ke tampuk kekuasaan.

Tenganan


Sumber

– Tentang Bali Aga: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Bali_Aga
– Tentang Bali Aga: https://www.nusabali.com/berita/32299/bali-aga-penduduk-asli-pulau-bali
– Tentang Bali Aga: http://www.wacana.co/2014/12/masyarakat-bali-aga/

Tenganan

—————————-

Trunyan

————————–

Trunyan

 


 

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: