Tan Unggal, Sambas kuno, kerajaan / Prov. Kalimantan Barat

Kerajaan Tan Unggal, Sambas kuno terletak di provinsi Kalimantan Barat utara, wilayah Sambas.
Kerajaan ini berdiri sekitar abad ke-15.
Sejak abad ke-7 di bagian utara Kalimantan Barat terdapat kerajaan yang bercorak Hindu-Budha, kerajaan-kerajaan ini disebut “Kerajaan Sambas kuno”.

The kingdom of Tan Unggal was located on provinsi Kalimantan Barat, district of Sambas.
This kingdom existed about the 15th century.
For english, click here

Kabupaten Sambas


Garis kerajaan-kerajaan di Kalimantan: link


Foto kerajaan-kerajaan di Kalimantan

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Kalimantan: link
* Foto raja2 di Kalimantan dulu: link
* Foto istana kerajaan di Kalimantan: link

* Foto Kalimantan dulu: link
* Foto perang belanda di Kalimantan, abad ke-19: link


KERAJAAN TAN UNGGAL

Sejarah kerajaan Tan Unggal, abad ke-15

Sejak abad ke-7 di bagian utara Kalimantan Barat terdapat kerajaan yang bercorak Hindu-Budha, yaitu:
kerajaan Wijayapura yang dilanjutkan
– kerajaan Nek Riuh, (abad ke13 – abad ke14),
– kerajaan Tan Unggal, (abad ke-15), dan
kerajaan Panembahan Sambas, abad 15 – 1671
– Setelah 1671 adalah kesultanan Sambas, sampai sekarang.

Keempat kerajaan tersebut murni bercorak Hindu-Budha, tapi masuknya agama Islam di Kalimantan Barat, Panembahan Sambas merupakan kerajaan terakhir di utara Kalimantan Barat.
Setelah keruntuhan Panembahan Sambas di Kota Lama, berdirilah sebuah kerajaan baru yaitu kesultanan Sambas dengan Raden Sulaiman menjadi Sultan Sambas pertama bergelar Sultan Muhammad Shafiuddin I yaitu pada tahun 1671.

Kesultanan Melayu Sambas adalah kesultanan yang terletak di wilayah pesisir utara Provinsi Kalimantan Barat atau wilayah barat laut Pulau Kalimantan dengan pusat pemerintahannya adalah di Kota Sambas sekarang. Kesultanan Sambas adalah penerus pemerintahan dari kerajaan-kerajaan Sambas sebelumnya.
Kerajaan yang bernama “Sambas” di wilayah ini paling tidak telah berdiri dan berkembang sebelum abad ke-14 M sebagaimana yang tercantum dalam Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca. Pada masa itu rajanya bergelar “Nek”, salah satunya bernama Nek Riuh. Setelah masa Nek Riuh, pada sekitar abad ke-15 M muncul pemerintahan raja yang bernama Tan Unggal yang terkenal sangat kejam.
Karena kekejamannya ini Raja Tan Unggal kemudian dikudeta oleh rakyat dan setelah itu selama puluhan tahun rakyat di wilayah Sungai Sambas ini tidak mau mengangkat raja lagi. Pada masa kekosongan pemerintahan di wilayah Sungai Sambas inilah kemudian pada awal abad ke-16 M (1530) datang serombongan besar orang-orang dari Pulau Jawa (sekitar lebih dari 500 orang) yaitu dari kalangan Bangsawan Kerajaan Majapahit yang masih beragama Hindu, yaitu keturunan dari Raja Majapahit sebelumnya yang bernama Wikramawardhana.


Peta Kalimantan kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


Sumber kerajaan Tan Unggal

– Kerajaan Tan Unggal: http://lunggisambas.blogspot.co.id/
– Kerajaan Tan Unggal: https://id.wikipedia.org/wiki/
– Kerajaan Tan Unggal: https://situsbudaya.id/


Kerajaan Sambas, 1330 M

Kerajaan Sambas, 1330 M


Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: