Balanipa, Kerajaan / Sul. Barat – Kab. Polewali Mandar

Kerajaan Balanipa adalah kerajaan Suku Mandar; terletak di Sulawesi, Kab. Polewali Mandar, kecamatan Balanipa, prov. Sulawesi Barat.
Gelar Raja sebagai Arayang: link

The Kingdom of Balanipa is a kingdom of the Mandar People; located in the district Polewali Mandar, west Sulawesi.
The title of the king is Arayang.

Klik foto untuk besar  !

polewali

Kab. Polewali Mandar

provinsi Sulawesi Barat

provinsi Sulawesi Barat

Lokasi Balanipa

Lokasi Balanipa


* Foto  kerajaan / kingdom Balanipa: link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Present Raja

1. Nov. 2005: Arayang Balanipa dikukuhkan: Andi Fadli Patayangi, Raja ke-55, sejak 2005. link

2. 2013: Arajang Balanipa ke 55: Y M H Bau Arifin Malik, Raja Balanipa ke-55, link

Info tidak jelas, siapa Arayang ke-55 Balanipa.
There is no information, who is the 55th Arayang of Balanipa.


Sejarah / History kerajaan Suku Mandar

Suku Mandar terdiri atas 17 kerajaan: 7 kerajaan hulu yang disebut “Pitu Ulunna Salu”, 7 kerajaan muara yang disebut “Pitu ba’bana binanga” dan 3 kerjaan yang bergelar “Kakarunna Tiparittiqna Uhai”.
Tujuh kerajaan yang tergabung dalam wilayah Persekutuan Pitu Baqbana Binanga adalah:

Tujuh kerajaan yang tergabung dalam wilayah Persekutuan Pitu Ulunna Salu adalah :

1 Kerajaan Rante Bulahang
2 Kerajaan Aralle
3 Kerajaan Tabulahan
4 Kerajaan Mambi
5 Kerajaan Matangnga
6 Kerajaan Tabang
7 Kerajaan Bambang

Tujuh kerajaan yang tergabung dalam wilayah Persekutuan Pitu Baqbana Binanga adalah :

1 Kerajaan Balanipa
2 Kerajaan Sendana
3 Kerajaan Banggae
4 Kerajaan Pamboang
5 Kerajaan Tapalang
6 Kerajaan Mamuju
7 Kerajaan Benuang.

Kerajaan yang bergelar Kakaruanna Tiparittiqna Uhai atau wilayah Lembang Mappi adalah sebagai berikut :

1. Kerajaan Allu
2. Kerajaan Tuqbi
3. Kerajaan Taramanuq

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Mandar

Peta lokasi Balangnipa tahun 1909

klik peta untuk besar


The Suku Mandar (Mandar people) consisted of 17 kingdoms: 7 kingdoms, called “Pitu Ulunna Salu”, 7 kingdoms, called “Pitu ba’bana binanga” and 3 kingdoms, called “Kakarunna Tiparittiqna Uhai”.
The 7 kingdoms of the “Pitu Baqbana Binanga” were:

1 Kingdom of  Balanipa
2 Kingdom of Sendana
3 Kingdom of Banggae
4 Kingdom of Pamboang
5 Kingdom of Tapalang
6 Kingdom of Mamuju
7 Kingdom of Benuang.


Sejarah kerajaan Balanipa

Kerajaan Balanipa, adalah salah satu kerajaan di wilayah Mandar yang berada di posisi Ama atau bapak dalam konfederasi persaudaraan Pitu Baqbana Binanga  (Tujuh kerajaan yang ada di muara sungai) ia ditemani oleh kerajaan Sendana sebagai Ibu. Balanipa sendiri dimulai pada era pemerintahan Imanyambungi yang lebih populer dikenal dengan gelaran “Todilaling”. Todilaling adalah raja pertama yang memegang tahta atas wilayah Balanipa dengan menggabungkan empat negeri besar “Appeq Banua Kaiyyang” (Napo, Mosso, Samasundu, dan Todang-Todang)  Kebesaran kerajaan Balanipa dalam perserikatan PBB dan PUS  (Pitu Ulunna Salu) begitu dikenal pada masanya.

Sumber: http://ocheext.blogspot.co.id/2012/12/todilaling-sejarah-kerajaan-balanipa.html

Tulisan di bawah oleh: Akhmad Azhari

Bukan tanpa alasan Kerajaan Mandar Balanipa dengan senang hati membantu Kerajaan Bugis Gowa. Hal ini dikarenakan Raja (Mara’dia) pertama Balanipa adalah seseorang yang memiliki darah keturunan Gowa, dialah Mara’dia Todilaling. Setelah wafat, sang putera mahkota Mara’dia Tomepayung (Raja Balanipa II) yang mulai memprakarsai perluasan wilayah kekuasaan. Salah satunya melalui penaklukkan Kerajaan Passokorang (sekarang Kabupaten Mamuju) di bagian Utara. Dilanjutkan mediasi kepada kerajaan-kerajaan kecil di daerah pegunungan dan pesisir oleh raja-raja Balanipa berikutnya untuk bersatu dibawah bendera “Mandar” dengan Kerajaan Balanipa sebagai Kerajaan induk, mengingat kekuatan militernya yang paling kuat disertai sistem pemerintahannya yang sudah mapan. Alasan paling kuat penyatuan kerajaan ini dalam satu perserikatan adalah pada saat Kerajaan Bone (yang masih dipimpin Arung Palakka) mencoba menyerang Kerajaan Balanipa. Meskipun akhirnya gagal karena kesuksesan Mara’dia Balanipa menggaet aliansi dari seluruh wilayah Mandar (Sulawesi Barat).


Tata pemerintahan Amaradiang Balanipa – klik


Daftar Raja /  List of kings

Versi 1

Sumber: http://luyokita.blogspot.co.id/2013/11/daftar-urutan-pemegang-jabatan-raja.html?m=0

Andi Fadly Patayangi akhirnya dilantik sebagai Raja Balanipa. – See more at: http://news.liputan6.com/read/112934/raja-balanipa-dikukuhkan#sthash.oFd4qcSI.dpuf
Andi Fadly Patayangi akhirnya dilantik sebagai Raja Balanipa. – See more at: http://news.liputan6.com/read/112934/raja-balanipa-dikukuhkan#sthash.oFd4qcSI.dpuf
Andi Fadly Patayangi akhirnya dilantik sebagai Raja Balanipa. – See more at: http://news.liputan6.com/read/112934/raja-balanipa-dikukuhkan#sthash.oFd4qcSI.dpuBalanipa is a principality on the west coast of Sulawesi of the Suku Mandar.See for more history Wiki: link—————————————————————————————————————————Daftar Raja
DAFTAR URUTAN PEMEGANG JABATAN RAJA BALANIPA (Source: link)
  1. Todilaling (Imayambunggi, putera Puang di Gandang, cucu dari Todiurra-urra, keduanya raja sebelum Todilaling.
  2. Tomepayung, putera Raja Pertama
  3. Todijalloq, putra Raja Pertama
  4. Daetta, putra Raja ke 3
  5. Todigayang, putra Raja ke 4
    .
  6. Todiboseang, putra Raja ke 4
  7. Tomatindo di Burio, putra Raja ke 4
  8. Tomatindo di Sattoko, putra Raja ke 4
  9. Tolambus(SU), putra Raja ke 7
  10. Tomatindo di Buttu, putra Raja ke 6
    .
  11. Tomatindo di Langgana, putra Raja ke 8
  12. Pammarica, cucu Raja ke 4
  13. Tomatindo di Langgana, Raja 11 (kedua kali)
  14. Tomate Malolo, putra Raja ke 11.
  15. Tomatindo di Limboro, cucu Raja keenam
    .
  16. Tokasi-asi, cucu Raja ke 6
  17. Tomatindo di Langgana, Raja ke 11 dan ke 13 (ketiga kali)
  18. Tomatindo di Barugana, putra Raja ke 11, 13 dan 17
  19. Tomatindo di Tammangalle, putra Raja ke 15
  20. Tomatindo di Pattinna, cucu Raja ke 8 dan ke 9 (merangkap Raja Majene)
    .
  21. Tomatindo di Barugana, Raja ke 18 (kedua kali)
  22. Tomatindo di Pattina, Raka ke 20 (kedua kali)
  23. Daeng Manguju, cucu Raja ke 12
  24. Tomatindo di Pattinna, Raja ke 20 dan 22 (ketiga kali)
  25. Tomatindo di Salassana, putra Raja ke 18 (merangkap Raja Majene)
    .
  26. Tomappelei Musunna, putra Raka ke 18 (merangkapa Raja Majene)
  27. Tomessung dikotana, putra Raja ke 18
  28. Daeng Massikki, putra Raja ke 18
  29. Daeng Paewai, putra Raja ke 19
  30. Tomatindo di Binanga Karaeng, putra Raja ke 18
    .
  31. Tomatindo di Lansirang, cucu Raja ke 15
  32. Tomessu di Taloloq, putra Raja ke 19
  33. Tomattoleq Ganranna, putra Raja ke 26 (merangkap Raja Majene)
  34. Tomappelei Pattuyunna,, putra Raka ke 26 (merangkap Raja Majene)
  35. Pakkacoco, putra Raja ke 31
    .
  36. Pakkalobang Tomate Macciqda, putra Raja ke 33
  37. Tomongeq Alelanna, putra Raka ke 34 (juga Raja di Majene)
  38. Panggandang, cucu Raja ke 26 (putra Pakkatitting Raja Sendana merangakap Pamboang)
  39. Tomatindo di Marica, putra Raja ke 35
  40. Tomessu di Mosso, cucu Raja ke 26
    .
  41. Tomatindo di Marica, Raja ke 39 (kedua kali)
  42. Panggandang, Raja ke 38 (kedua kali)
  43. Tomatindo di Lekopaqdis, putra Raja ke 36
  44. Passaleppa (Ammana I Bali), putra Raja ke 32
  45. Tomelloli (Mandawari), putra Raja ke 44
    .
  46. Tokape, putra Raja ke 43
  47. Tomelloli (Mandawari),  Raja ke 43 (kedua kali)
  48. Tonaung Anjoro (Sanggaria), cucu Raja ke 37 (juga raja Majene)
  49. Tomelloli (Mandawari),  Raja ke 45 dan 47 (ketiga kali)
  50. Tomatindo di Judda, cucu Raja ke 36
  51. H. Andi Baso, cucu Raja ke 46
  52. H. Andi Depu, putra Raja ke 50
  53. Puang Mandaq (H. A. Syahribulan), cucu Raja ke 46

Versi 2

– Sumber: Nur Kasim, FB

…….. – 1850: Kabong Tomatindo di Lekopadia
1850 – 1862: Passaleppa Ammana I Bali
1862 – 1870: —
1870 – 1871: Tomelloli Manawari (Pertama)
1871 – 1872: Kape Tokape
1872 – 1873: Maradia Kape
1873 – 1880: Tomelloli Manawari (Kedua)
1880 – 1885: Sanggariya Tonaung Anjoro (Arayang ke-39)
1885 – 1906: Tomelloli Manawari (Ketiga) (Arayang ke-40)
1908 – 1927: Laju Kakanna I Doro Tomatindo di Judda (Arayang ke-41)
1927 – 1947: Andi Baso Pabiseang (Arayang ke-42, Regent 1929)
1950 – 1957: Hj. Andi Depu (pr) (Arayang ke-43, Regent), putri Arayang ke-41 Laju Kakanna I Doro,
 ——————–

Info tambahan / Additional information

* 1947-57 Maradia NN
After the abdication of her husband, Haji Andi Depu.Baso, she ruled in her own right until 1950 and the following seven years in a temopary basis. She was succeeded by grandson of brother of father of her husband, Puang Manda’ alias Haji Andi Syahribulan.(1959-1963) as the last ruler of the Mandar area north of the main Buginese area. It was a sort of confederation of seven principalities with the Maradia of Balangnipa as chief. In 1873 the Dutch made all the seven states real seperate principality. The previous title of this chiefruler was Maraja Magau.This was always the ruler of Balan(g)nipa. The general title for Raja in Mandar was Maradia.(b. 1907-).

Sumber: link


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Balanipa:  http://ocheext.blogspot.co.id/2012/12/todilaling-sejarah-kerajaan-balanipa.html
Awal mula berdirinya Kerajaan Balanipa: https://www.facebook.com/Filsafat.Mandar/posts/600404823358514
– Daftar raja Balanipa, versi 1: http://luyokita.blogspot.co.id/2013/11/daftar-urutan-pemegang-jabatan-raja.html?m=0
– Daftar raja Balanipa, versi 2: Nur Kasim, FB
– Info tambahan daftar raja Balanipa / Additional information: link
Tentang Raja I Balanipa, I Manyambungi: http://kampung-mandar.web.id/sejarah/todilaling.html
– Raja Balanipa dikukuhkan (nov. 2005): http://news.liputan6.com/read/112934/raja-balanipa-dikukuhkan
– Tata pemerintahan kerajaan Balanipa: http://budaya-indonesia.org/Tata-Pemerintahan-Amaradiang-Balanipa/
– Tentang gelar raja:
link


– Kerajaan Suku Mandar: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Mandar
– Asal usul dan peradaban Suku Mandar: http://dunia-kesenian.blogspot.co.id/2014/12/sejarah-asal-usul-dan-peradaban-suku-mandar.html


* Foto  kerajaan / kingdom Balanipa: link

Y M H Bau Arifin Malik dilantik sebagai Raja Balanipa ke-55 mei 2013.


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: