Banten Girang, kerajaan / Jawa – Prov. Banten

Kerajaan Banten (Wahanten) Girang terletak di Jawa, prov. Banten.
Wahanten Girang atau Banten Girang berdiri pada tahun 932 M dan berkuasa selama sekitar lima ratus tahun lamanya.

Lokasi prov. Banten


Garis kerajaan-kerajaan di Jawa: link


Foto sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link
* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link
* Foto situs kuno di Jawa: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Untuk video-video sejarah Jawa, klik di sini


Kerajaan Banten Girang

Sejarah kerajaan Banten Girang

Umum

Dalam kekuasaan Kerajaan Pajajaran (zaman Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi: 1482-1521), di Banten sudah terdapat 2 buah kerajaan, yaitu:
– Kerajaan Banten Girang dan
– Kerajaan Banten Pasisir.

Kerajaan Banten Girang diyakini sebagai pusat kerajaan Hindu-Budha yang ada di Banten sebelum kesultanan Banten berdiri.

Tahun 932 dan 1030 M Banten Girang merupakan bagian dari kerajaan Sunda, tahun 1526 Sultan Gunung Jati dan Putranya Sultan Hasanuddin yang berasal dari kerajaan Demak merebut kekuasaan Banten Girang dan Pelabuhan Banten dan menjadi kesultanan Banten.

Lokasi Wahanten (Banten) Girang, 1510

Kerajaan Wanten (Banten) Girang, 1510

Sejarah kerajaan Banten Girang

Wahanten Girang atau Banten Girang berdiri pada tahun 932 M dan berkuasa selama sekitar lima ratus tahun lamanya. Kerajaan yang dibentuk sebelum masa kesultanan Banten ini memiliki corak hindu dan memiliki andil besar dalam perkembangan masyarakat Banten, terutama dalam kaitannya atas teknologi.
Pada awalnya, Banten dikenal dengan nama Banten Girang dan merupakan bagian dari kerajaan Sunda Pajajaran.

Tahun 1526 kerajaan Demak, yang saat itu dipimpin oleh Sultan Trenggono (1518-1521), merebut pelabuhan Banten dan Banten Girang, dibantu Gunung Jati, Hasanuddin dan Ki Jongjo. Hasanuddin merupakan putra dari Sunan Gunung Jati.
Hasanuddin naik takhta, menggantikan raja yang dalam sumber Portugis dipanggil “Sanghyang” dan baru meninggal. Peristiwa ini merupakan pendirian kerajaan Banten. Hasanuddin memindahkan pusat kerajaan dari Banteng Girang ke pelabuhan Banten.

Namun sampai akhir abad ke-17 Banten Girang masih dipakai sebagai tempat istirahat raja.

Kuantitas temuan keramik perlahan semakin banyak dan mencapai puncaknya di abad ke-13 dan ke-14. Setidaknya ini menjelaskan tentang kemajuan ekonomi Banten Girang. Banyaknya keramik dari Cina juga memperlihatkan kedekatan khusus Banten Girang dengan Cina yang oleh para ahli diperkirakan tidak hanya berupa hubungan dagang tetapi juga sudah menjadi hubungan kekerabatan. Asal-usul keramik yang ditemukan di Banten Girang bahkan menunjukkan sumber pembuatan sejak jaman dinasti Tang, Song, dan Yuan.


Situs Banten Girang


Sumber: https://infobanten22.blogspot.com



Sumber kerajaan Banten Girang

Sejarah kerajaan Banten Girang: https://allaboutserangbanten.blogspot.com/
– Sejarah kerajaan Banten Girang: https://kabarbanten.pikiran
– Sejarah kerajaan Banten Girang: https://p2k.unkris.ac.id/
– Sejarah kerajaan Banten Girang: https://universitas-terbuka.nomor.net/

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: