KangaE, kerajaan / P. Flores – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan KangaE (sekarang kecamatan) terletak di pulau Flores. Kab. Sikka, prov. Nusa Tenggara Timur. Sudah ada abad ke-10.

The kingdom of KangaE was locatad on the island of Flores, District Sikka, prov. Nusa Tenggara Timur. 10th Century.
For english, click here

Lokasi pulau Flores

————————

Kerajaan-kerajaan di Flores abad ke-17/18, incl. KangaE


Foto kerajaan-kerajaan di P. Flores

* Foto raja-raja yang ada sekarang di Flores: link
* Foto raja-raja yang dulu ada di Flores: link

* Foto pulau Flores dulu: link
* Foto situs kuno di pulau Flores: link
* Foto wilayah Manggarai: link


Garis kerajaan-kerajaan di P. Flores: link


Video sejarah P. Flores dan NTT, 50.000 SM – sekarang: link


KERAJAAN KANGAE

Tentang raja

Raja (2009): Moang Josef Blasius Mekeng
Rajadinasti KangaE sekarang memiliki 2 cabang, yang kepala dianggap sebagai codynastychiefs.
Moang Josef Blasius Mekeng adalah salah satu dari mereka
.
– Sumber: kerajaan indonesia

Moang Josef Blasius Mekeng

Blasius - KangaE


Sejarah kerajaan KangaE

Sumber: https://taufandacunha.blogspot.com/2013/10/kerajaan-kangae-jatuh-ke-tangan-belanda.html

Kangae adalah sebuah kerajaan tradisional, yang didirikan oleh Moa Bemu Aja, seorang keturunan RaE Raja asal dari Banggala-Siam Umalaju (Bangladesh) seputar tahun 900, wilayahnya mencakup wilayah Hook Hewer Kringa, Werang, Doreng, Waigete, Wolokoli, Hewokloang, Ili, Wetakara, Nele, Koting dan Nita, atau disebut Nulan Ular Tana Loran. Kerajaan KangaE mencatat 38 Raja Adat dan seorang Raja Koloni Belanda yakni Ratu Nai Juje (1902-1925).

Pada tahun 1600-an Portugis mendirikan kerajaan Sikka di Natar Sikka dan kerajaan Nita di wilayah Hoak Hewe Nita. Dengan demikian sejak tahun 1600-an Nuhan Ular Tana Loran telah terbagi atas 3 wilayah kerajaan yakni kerajaan tradisional KangaE Aradae, dan 2 kerajaan koloni Portugis yakni kerajaan Sikka dan kerajaan Nita.

Pada tahun 1859 Portugis dan Belanda mengakhiri persengketaan mereka atas tanah jajahan di wilayah Hindia Timur, melalui kesepakatan Lisabon. Portugis menyerahkan Hindia Timur kepada Belanda kecuali Tomor-Timur. Dengan itu Belanda mulai berusaha masuk ke Hindia Timur termasuk Sunda Kecil ( Nusa Tenggara). Namun Belanda masih menghadapi perlawanan dari raja-raja setempat. Kerajaan Sikka dan Nita sebagai koloni Portugis, baru secara resmi diserahkan kepada Belanda pada 11 September 1885. Raja Andreas Jati da Silva dilantik menjadi Raja Sikka.
Dan raja Juang Ngaris da Silva dilantik menjadi Raja Nita. Wilayah kerajaan Sikka yang meliputi Natar Sikka kini bertambah luas dengan masuknya Hoak Hewer Kotin dan Nele ke kerajaan Sikka. Dengan ini ibu kota kerajaan Sikka dipindahkan dari Natar Sikka ke Nuba Nanga Alok Wolokoli, yang kemudian menjadi Kota Maumere.

Kerajaan KangaE dengan 8 wilayah Hoak Hewernya menolak kedatangan penjajah Belanda ke Nuhan Ular Tana Loran. Karena itu dengan bantuan Raja Andreas Jati da Silva, Belanda mengerahkan pasukan Marsese-nya untuk menyerang kerajaan KangaE dan daerah takluknya yaitu Kringa, Werang, Waigete, Doreng, Wolokoli, Hewokkloang, Ili, dan Wetakara.

Seputar tahun 1893 Pemerintah Koloni Belanda memerintahkan Raja Andreas Jati da Silva untuk menyerang wilayah Hoak Hewer Kringa.

Sejak 8 Desember 1902 kerajaan KangaE secara resmi takhluk kepada penjajah Belanda dengan ditandatangani kontrak Korte Verklaring oleh Ratu Nai Juje. Rupanya penandatanganan kontrak Korte Verklaring itu berkaitan dengan kesepakatan perbatasan wilayah Onderafdeling, yang berdampak terhadap batas-batas wilayah kerajaan.

Seputar tahun 1925 Raja Nai Juje dari kerajaan KangaE dan Raja Don Yuan da Silva dari kerajaan Nita, sudah memasuki usia yang lanjut. Belanda ingin melakukan penghematan biaya, maka diambillah langkah kebijakkan, untuk melebur 3 kerajaan Sikka, Nita, dan KangaE menjadi satu kerajaan saja. Ratu Nai Juje dipensiunkan setelah memerintah kerajaan KangaE selama 23 tahun (1902-1925). Raja Don Yuan da Silva dipensiunkan setelah memerintah kerajaan Nita selama 16 tahun (1909-1925). Kini hanya ada satu kerajaan di wilayah Onderafdeling Maumere, dengan Rajanya Don Yosephus Thomas Ximenes da Silva, yang dilantik pada 14 Nopember 1925.

Raja KangaE. Sumber: http://dedeaton.blogspot.co.id/2015/06/kerajaan-kangae-aradae-yang-masyhur_11.html


Makam Raja Nai

Raja Nai memerintah Kerajaan Kangae selama 21 tahun (9 Desember 1902-1923). Setelah itu tak ada lagi Raja yang menggantikan beliau. Kerajaan itu hilang begitu saja sebagaimana ia berawal.

Sumber: http://dedeaton.blogspot.co.id/2015/06/kerajaan-kangae-aradae-yang-masyhur_11.html


Peta kuno pulau Flores

Klik di sini untuk peta kuno pulau Flores, 1493, 1653, abad ke-17, 1725, 1756, 1700-an.

Flores, tahun 1653


Sumber KangaE

Sejarah kerajaan KangaE:  http://maumere-aventianchristiano.blogspot.co.id/2010/11/kerajaan-kangae.html
KangaE jatuh ke tangan belanda: http://sukaberubah.blogspot.co.id/2013/10/kerajaan-kangae-jatuh-ke-tangan-belanda.html
– Tentang kerajaan KangaE:  http://dedeaton.blogspot.co.id/2015/06/kerajaan-kangae-aradae-yang-masyhur_11.html
Tentang Raja: kerajaan indonesia

Sumber sejarah P. Flores

– Sejarah pulau Flores: http://pulau-flores.blogspot.co.id/2011/11/sejarah-pulau-flores.html
Sejarah pulau Flores: http://nusalale.com/detailpost/sejarah-pulau-flores
Sejarah dan kebudayaan Suku Flores: http://dunia-kesenian.blogspot.co.id/2016/01/sejarah-dan-kebudayaan-suku-flores-ntt.html
– Sejarah Flores memeluk Katolik: https://m.tempo.co/read/news/2015/11/21/204720937/wisata-pantai-sejarah-flores-memeluk-katolik
– Asal usul pulau Flores: http://desiran.blogspot.co.id/2014/01/asal-usul-pulau-flores.html
– Masyarakat Flores: http://florestrawang-letare.blogspot.co.id/


Regalia kerajaan KangaE. – Sumber: https://indahnyaflores.blogspot.co.id/2015/05/regalia-kerajaan-kangae.html

Regalia kerajaan KangaE

—————————
Kiri: Raja dari Riung; Kanan: raja dari Keo; kiri dari raja Keo: raja dari KangaE, left the raja of Riung. Sumber foto: donald tick, FB

—————————–
Sisa-sisa tangga istana kerajaan Kangae

Sisa-sisa tangga kerajaan Kangae

——————————–
Reruntuhan Bangunan Kerajaan Kangae di pesisir pantai Waipare, pasca di bom tentara sekutu. Sumber, dokumen pribadi. Sumber: http://dedeaton.blogspot.com/2015/06/kerajaan-kangae-aradae-yang-masyhur_11.html


1 Comment

One thought on “KangaE, kerajaan / P. Flores – prov. Nusa Tenggara Timur

  1. yohana

    Npa ko mukax sy tdk tau ap bnr ini keturunan langsung moyang raja nai??? Ko tdk pernh lht?????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: