Suku Toraja – prov. Sulawesi Selatan

Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 1 juta jiwa, dengan sekitar 500.000 di antaranya masih tinggal di Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa. Mayoritas suku Toraja memeluk agama Kristen, sementara sebagian menganut Islam dan kepercayaan animisme yang dikenal sebagai Aluk To Dolo.

Lokasi wilayah Toraja


* Foto foto Suku Toraja: link
*
Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Tentang Suku Toraja

Mata Pencaharian Suku Toraja

Mata pencaharian masyarakat ini pada dasarnya adalah bercocok tanam padi di sawah dan sedikit di ladang. Selain padi mereka juga menanam jagung, sayur-sayuran, singkong, ubi jalar, kopi, cengkeh, kelapa dan markisa. Pada masa lalu daerah Toraja terkenal sebagai penghasil kopi yang bagus. Peternakan khususnya kerbau dan babi yang diperlukan untuk melengkapi upacara-upacara keagamaan mereka. Untuk makanan sehari-hari mereka memelihara ikan di kolam, beternak ayam dan itik.

Masyarakat Suku Toraja

Sistem hubungan kekerabatan orang Toraja didominasi oleh kelompok kekerabatan yang disebut marapuan atau parapuan yang berorientasi kepada satu kakek moyang pendiri tongkonan, yaitu rumah komunal sekaligus menjadi pusat kekerabatan dan kehidupan sosial serta keagamaan para anggotanya. Kelompok marapuan terdiri atas kerabat dari 3-5 generasi. Karena orang Toraja menganut pola kekerabatan yang bilateral sifatnya, maka seseorang bisa menjadi anggota dari beberapa buah tongkonan. Pada zaman dulu seseorang mencari jodoh cenderung ke dalam kelompok marapuan atau tongkonan (endogami). Adat menetap sesudah menikah pada biasanya virilokal, dan sekarang cenderung untuk neolokal.

Masyarakat Toraja sebenarnya terbagi ke dalam tiga daerah adat, yaitu Kama’dikan, Pakamberan dan Kapuangan. Daerah adat Kapuangan memiliki sistem pelapisan sosial yang cukup tajam karena pengaruh kerajaan Bugis dan Makassar dulu. Golongan bangsawan Kapuangan disebut ma’dika, golongan rakyat kebanyakan disebut tomakaka, lalu golongan hamba sahaya yang disebut kaunan. Tentu saja golongan terakhir ini sekarang sudah tidak ada lagi.

Agama dan kepercayaan Suku Toraja

Sebelum memeluk agama Islam atau Kristen, orang Toraja menganut sistem kepercayaan yang disebut Aluk To Dolo, yaitu kepercayaan lama yang terpusat kepada tiga aspek. Pertama pemujaan kepada Tokoh Pencipta yang disebut Puang Matua, kedua pemujaan kepada deata-deata (dewa-dewa pemelihara), dan ketiga pemujaan roh-roh kakek moyang yang disebut Tomebali Puang yang dianggap memberi berkah dan pelindung kepada keturunannya. Sistem kepercayaan lama itu terutama terwujud dalam konsep mereka tentang kematian dan upacara-upacara sekitar kematian itu.


Sumber

– Suku Toraja: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Toraja
– Suku Toraja: http://suku-dunia.blogspot.com/2015/03/sejarah-suku-toraja.html
– Kebudayaan Suku Toraja: http://suku-dunia.blogspot.com/2015/09/kebudayaan-suku-toraja-dan-keunikannya.html
– Suku Toraja: http://dunia-kesenian.blogspot.com/2015/01/sejarah-dan-kebudayaan-suku-toraja.html
– 5 tradisi unik Suku Toraja: https://www.idntimes.com/travel/destination/randa-austin/5-tradisi-unik-suku-toraja-c1c2/full