Buloh Seuma, kerajaan / Sumatera – Prov. Aceh, kab. Aceh Selatan

Kerajaan Buloh Seuma terletak di Sumatera, prov. Aceh, kab. Aceh Selatan, kec. Trumon. Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-18.
Setelah berakhirnya Perang Aceh (1914), negeri-negeri para Uleebalang ini memperoleh status swapraja (zelfbestuur landschappen).

Kab. Aceh Selatan, prov. Aceh


Garis kerajaan-kerajaan di Sumatera: link


Foto kesultanan Aceh

* Foto kesultanan Aceh Darussalem: link
* Foto raja-raja kerajaan kecil di Aceh: link
*
Foto Aceh dulu: link
*
Foto perang Aceh-belanda (1873-1903): link


Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link

* Foto Istana kerajaan di Sumatera: link


KERAJAAN BULOH SEUMA

Tentang raja sekarang

Tidak ada info tentang raja sekarang.


Sejarah keulebalang Buloh Seuma, abad ke-18

Tulisan sejarah Buloh Seuma dari Adi Fa, Facebook

Buloh Seuma sebuah kemukiman yang berada di pedalaman kecamatan Trumon, Aceh Selatan. Daerah paling ujong Trumon yang berbatas dengan kawasan hutan lindung Gunung Lauser dan Rawa Singkil di pesisir samudra india. Penduduk Buloh Seuma berasal dari Aceh Rayeuk. Mareka membuka Seuneubok dan pemukiman pada tahun 1786. Rombongan yang berasal dari Aceh Rayeuk tersebut di pimpin oleh Tgk Muhammad Yasin bersama 12 orang yang datang pada tahun 1786. Itu sekarang menjadi tiga desa yaitu Desa Raket, desa Teungoh dan desa Kuta Padang.

Pada masa kerajaan Trumon di pimpin oleh Teuku Raja Bujang; Buloh Seuma masuk kedalam wilayah federasi kerajaan Trumon. Raja Bujang mengangkat saudaranya Teuku Muhammad Thahir anak dari Tgk leube dafa/tgk jakfar sebagai Ule balang pertama Buloh Seuma. Sementara saudaranya yang lain Teuku nyak Haji diangkat sebagai ule balang limbang. Teuku raja Muhammad Arif sebagai Ule balang Kaye Meunang Singkil dan Teuku Raja Sulaiman sebagai ule balang Paya Bumbang. Keulebalangan Buloh Seuma yang terakhir di jabat oleh Teuku raja Nagor.
– Sumber: http://bulohseumabaru.blogspot.co.id/2015/12/tentang.html

Uleebalang Buloh Seuma T Nagor bersama istrinya Cut Nyak Bandino,
ulebaalangan Buloh Seuma yang terakhir


KERAJAAN-KERAJAAN KECIL DI BAWAH KESULTANAN ACEH

– Untuk lengkap: klik di sini

Kesultanan Aceh Darussalam dipimpin oleh sultan bergelar Sultan Imam Adil.
Bentuk pemerintahan kesultanan Aceh adalah federasi. Disebut federasi karena kesultanan Aceh menganut prinsip desentralisasi dengan memberikan otonomi yang tinggi bagi daerah bawahannya yaitu nanggroe dan mukim, apalagi untuk daerah taklukan.

Kesultanan Aceh, 1873 M

11 Aceh, 1873


Sumber struktur pemerintahan kerajaan-kerajaan di bawah kesultanan Aceh

– Struktur pemerintahan kesultanan Aceh: http://helmiyymailcom.blogspot.co.id
Struktur pemerintahan kesultanan Aceh: http://syahrureza.blogspot.com/
Kesultanan Aceh, Ulèëbalang dan pembagian wilayah: https://id.wikipedia.org/
Struktur pemerintahan kesultanan Aceh: https://www.facebook.com/
Uleebalang, raja kecil dalam kesultanan Aceh: https://id.wikipedia.org/
Sistem pemerintahan kesultanan Aceh lokal: https://id.wikipedia.org/wiki/

Kesultanan Aceh: klik di sini


Peta Aceh dulu

Peta Aceh tahun 1646. Achem, from ‘Livro do Estado da India Oriental’, an account of Portuguese settlements in the East Indies, by Pedro Barreto de Resende

—————————–

Peta Aceh 1873.

————————–

Kota Banda Aceh tahun 1665 oleh Johannes Vingboons 
Kota Banda Aceh Pada Tahun 1665 oleh Johannes Vingboons

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: