Suku Tobelo – P. Halmahera utara, prov. Maluku Utara

Suku Tobelo berdiam di daerah semenanjung bagian utara Pulau Halmahera dan di sebagian daratan Pulau Morotai. Mereka hidup nomaden di empat daratan Wasile Timur, Halmahera Timur, Maluku Utara. Tepatnya, di Desa Dodaga, Dusun Tukur-tukur, Dusun Titipa, dan Tutuling. Daerah asal mereka termasuk dalam wilayah Kecamatan Galela di Kabupaten Maluku Utara, Provinsi Maluku.
Pada masa sekarang orang Tobelo menganut agama Kristen Protestan.
Jumlah populasinya sekitar 20.000 jiwa.

Juga ada suku Togutil atau Suku Tobelo Dalam: klik di sini

Lokasi pulau Morotai, Halmahera


Mata Pencaharian Suku Tobelo

Info di bawah diambil dari: http://suku-dunia.blogspot.com/2015/03/sejarah-suku-tobelo.html

Pada dasarnya mata pencaharian utama orang Tobelo adalah bertani di ladang, dengan tanaman pokok padi dan jagung, diikuti dengan tanaman lain seperti sayur, kacang-kacangan, pisang, tebu. Selain itu mereka menangkap ikan di laut atau berburu binatang liar seperti rusa, babi hutan dengan menggunakan tombak dan jerat serta dibantu oleh anjing. Mereka juga meramu hasil hutan seperti rotan dan damar, selain berkebun cengkeh, pala, dan kelapa.

Masyarakat Suku Tobelo

Orang Tobelo menghitung hubungan keturunan berdasarkan garis ayah (patrilineal), dengan pola menetap setelah kawin yang patrilokal, tapi pada masa sekarang cenderung untuk lebih neolokal. Namun dalam kehidupan sehari-hari mereka selalu menjaga hubungan bilateral dalam kekerabatannya, sehingga ahli asing ada yang beranggapan bahwa sistem kekerabatan orang Tobelo adalah bilateral.

Pada zaman dulu masyarakat Tobelo dipimpin oleh seorang Kimelaha dan terbagi ke dalam empat kelompok sosial berdasarkan batasan teritorial dan genealogis. Pada masa sekarang orang Tobelo menganut agama Kristen Protestan. Kepercayaan lama mereka berorientasi kepada pemujaan roh (goma) nenek moyang dan tokoh dewa-dewa. Pada zaman dulu upacara kematian (hukura) mendapat perhatian yang lebih besar dari pada upacara-upacara keagamaan lainnya. Keyakinan seperti ini menempatkan gomahate (syaman) pada kedudukan yang penting, karena dialah yang menghubungkan manusia dengan makhlus halus.


Sumber

– Suku Tobelo: https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Tobelo
– Suku Tobelo: http://suku-dunia.blogspot.com/2015/03/sejarah-suku-tobelo.html