Biboki, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Biboki. Terletak di pulau Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara, prov. Nusa Tenggara Timur. Sebelum ketibaan bangsa Portugis di abad ke-15 dan Belanda di abad ke-17 di Pulau Timor, sudah terdapat satu kerajaan tradisional di pusaran Pulau Timor berbernama Biboki.

The kingdom of Biboki was located on the island of  Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara, prov. Nusa Tenggara Timur.
For english, click here

Lokasi pulau Timor

————————————
Kerajaan-kerajaan di Timor barat, 1911

Kerajaan di Timor barat, 1911


Foto kerajaan-kerajaan di Timor

* Foto raja-raja yang sekarang di Timor: link
* Foto raja-raja yang dulu di Timor: link
* Foto istana kerajaan di Timor: link


KERAJAAN BIBOKI

Tentang raja kerajaan Biboki (2019)

10 oktober 2019
Kaisar Biboki Yohanes Tnesi Iba Usboko meninggal pada Kamis, sekitar pukul 22.50 Wita, setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu. Almarhum meninggal diusianya ke 91.

Raja kerajaan Biboki, Kaisar Nesi Iba Usboko, wafat 10 oktober 2019


Sejarah kerajaan Biboki

Sebelum ketibaan bangsa Portugis di abad ke-15 dan Belanda di abad ke-17 di Pulau Timor, sudah terdapat satu kerajaan tradisional di pusaran Pulau Timor berbernama Biboki.

Kerajaan Biboki dipimpin oleh seorang raja (Usif Kokoh) dengan sebutan kaiser dari klan Usboko. Kerajaan Biboki berpusat di Tamkesi. Kaiser diyakini sebagai anak Neno Anan Funan Anan, yakni anak dewa matahari dan anak dewi bulan. Hal ini bermakna Kaiser Biboki  memiliki kuasa untuk mengatur segala sesuatu yang baik dan luhur. Kaiser dibantu oleh raja-raja kecil yang memimpin amaf, yakni Paisanaunu dan Belsikone. Amaf merupakan suku besar yang berperan sebagi lembaga legislatif secara adat yang menghimpun aspirasi masyarakat Tamkesi dan mempermudah koordinasi.

Kaisar Nesi Iba Usboko, 2018

Kaisar Nesi Iba Usboko, Biboki, Timor

Masyarakat Tamkesi yang merupakan Klan Usboko dari Suku Dawan atau dalam istilah setempat disebut Atoin Meto. Etnis Atoin Meto ini tinggal menyebar di wilayah Pulau Timor bagian Barat. Pada awalnya masyarakat ini adalah nomaden, berpindah-pindah dari sekitar pantai Oepuah dan akhirnya menetap di daerah Gunung Kembar Tapenpah dan Oepuah.
Oepuah merupakan simbol kesuburan dan kesejahteraan, sedangkan Tapenpah merupakan simbol kekuasaan dan kekuatan. Di kampung ini, timbangan keramat besi tnais menemukan titik imbangnya dan dianggap pusat bumi oleh masyarakat setempat. Karena itulah, lokasi ini dinamakan Tamkesi. Dalam bahasa Dawan, Tamkesi berarti sudah terikat kuat pada porosnya dan kokoh tidak tergoyahkan. Oleh karena itu, Tamkesi dijadikan pusat kerajaan Biboki.

Besi Tnais adalah benda keramat kerajaan Biboki berbentuk timbangan. Lokasi Tamkesi dipercaya menjadi pusat bumi sehingga dijadikan pusat kerajaan Biboki yang dipimpin oleh seorang raja yang disebut Usif Kokoh/Kaiser. Selain itu, lokasi Tamkesi dianggap sempurna karena lengkap dengan unsur alam seperti batu, air, kayu, tanah karena dianggap memiliki kesakralan.
Sejarah lengkap: http://repository.unwira.ac.id/2146/4/BAB%20III.pdf

Mohamad Hatta berkunjung ke Kupang untuk meminta dukungan bagi kemerdekaan Indonesia dari raja-raja Timor dan kepulauannya, tampak dalam foto: Raja Mollo – Raja Amanuban – Raja Miomaffo – Raja Biboki – Raja Amanatun – Raja Sabu dan – Raja Rote.


Kefetoran Swapraja Biboki

– Sumber: http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Pemerintahan&op=lembaga_legislatif&id=5

Berdasarkan pada BS/Gubernemen nomor 9 – 10, tahun 1915, Onderafdeeling Noord Miden Timor meliputi gabungan tiga wilayah kerajaan/swapraja yaitu swapraja Miomaffo, Insana dan Biboki.
Pusat penyelenggaraan pemerintahan Onderafdeeling Noord Miden Timor berkedudukan di Noeltoko yakni antara tahun 1915 – 1921, kemudian pada tahun 1921 Controleur Pedemors (Pemimpin Oderafdeling) memindahkan pusat penyelenggaraan pemerintahan dari Noeltoko ke Kefamenanu.

Berdasarkan struktur pemerintahan kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda tersebut maka Onderafdeeling Noord Miden Timor membawa 3 kepala swapraja, 18 kefetoran dan 176 temungkung, yaitu:
* Swapraja Biboki (Kepala Swapraja: L. T. Manlea) memiliki 5 kefetoran masing-masing kefetoran Ustetu, Oetasi, Bukifan, Taitoh dan Harneno.
* Swapraja Miomaffo (Kepala Swapraja: G. A. Kono) memiliki 8 kefetoran masing-masing kefetoran Tunbaba, Manamas, Bikomi, Noemuti, Nilulat, Noeltoko, Naktimun dan Aplal.
* Swapraja Insana (Kepala Swapraja: L. A. N. Taolin) memiliki 5 kefetoran masing-masing kefetoran Oelolok, Ainan, Maubesi, Subun dan Fafinesu.

Meeting with the kesel of Beboki. Timor. 2014

 


Istana kerajaan Biboki, Sonaf Tamkesi

Sonaf Tamkesi adalah Istana Kaisar kerajaan Biboki sejak 1865, sebuah perkampungan megalitik yang dianggap sakral dan keramat bagi masyarakat Biboki dan sekitarnya. Dibangun diatas bebatuan cadas dan dikelilingi benteng batu serta dua buah bukit batu kembar yang sangat terjal (Bukit Oepuah dan Bukit Tapenpah) yang merupakan simbol laki-laki dan perempuan).

Tamkesi berada di antara 2 gunung batu. Ada Gunung Oepuah dan Tapenpah. Keduanya menjadi simbol kekuatan kosmis. Dimanifestasikan dalam berbagai pola hubungan barat-timur.
Pada sisi timur, Gunung Tapenpah mewakili unsur lelaki. Pemegang kekuasaan eksekutif kerajaan. Selain harus mempertahankan wilayahnya, mereka juga bertugas mengorganisir para neno.
Pada sisi barat, menjadi representasi unsur wanita. Di sana ada mata air Oe Puah. Korelasi barat-timur tersebut lalu membentuk pah nitu (tanah air) sebagai tempat asal. Menariknya, di sini ada sonaf induk berupa Neno Biboki (Surga Biboki). Bangunan paling sakral dan jadi sumber kekuatan penguasa.

Kompleks Istana Tamkesi di bangun dari bawah bukit secara berunduk terdiri dari tujuh tingkatan dan ditata berdasarkan klasifikasi tertentu. Diatas bukit Oepuah terdapat Ustetu. Mesbah batu pengadilan dan eksekusi berbentuk mirip jantung sebagai sebagai tempat persembahan bagi Tuhan.
– Untuk lengkap: http://kerajaanbiboki.blogspot.com/


Daftar raja

…. – ….: Usi Taum Kenad [penguasa pertama]
…. – ….: Nesi Bokko I
…. – ….: Tabesi Bokko

c.1840 – c.1860: Nesi Tahoni
c.1860 – 1900: Nesi Bokko II
1900 – 1904: Tabesi Usi Ana Pah
1905 – 1915: Nesi Tahut Paha Kornel
1915 – 1940: Kau Mauk
1942 – 1962: Leonardus Taek Kau

– Sumber:  https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_rulers_of_Timor#Kings_of_Biboki.5B22.5D

Raja Johanis Tnesi Us Boko


SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI TIMOR

Untuk sejarah kerajaan-kerajaan di Timor, klik di sini

Nusa Tenggara Timur, 1900 M


Sumber kerajaan Biboki

– Sejarah lengkap kerajaan Biboki: http://repository.unwira.ac.id/
Sejarah kerajaan Biboki: http://www.ttukab.go.id/
Desa Tamkesi dan kerajaan Biboki: http://repository.unwira.ac.id/
Tentang kerajaan Biboki: https://gardaindonesia.id/
– Istana Tamkesi: http://kerajaanbiboki.blogspot.com/

Daftar Raja: https://en.wikipedia.org/

Sejarah kerajaan-kerajaan di pulau Timor

– Sejarah Timor: https://pulautimor.wordpress.com/sejarah-ntt/
– Sejarah Timor: https://id.wikipedia.org/wiki/
– Sejarah Timor: https://p2k.unkris.ac.id/
– Sejarah Timor Tengah: https://www.kompasiana.com/


Kerajaan-kerajaan di Timor barat, 1900 M

Kerajaan-kerajaan di Timor barat, 1900 M

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: