Biboki, kerajaan / P. Timor – prov. Nusa Tenggara Timur

Kerajaan Biboki. Terletak di pulau Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara, prov. Nusa Tenggara Timur.

The kingdom of Biboki was located on the island of  Timor, Kabupaten Timor Tengah Utara, prov. Nusa Tenggara Timur.
For english, click here

Kabupaten Timor Tengah Utara

Lokasi pulau Timor


* Foto  kerajaan-kerajaan Timor: link
* Foto situs kuno / megalitik di Timor: link


Tentang raja kerajaan Biboki (2019)

Kaisar Nesi Iba Usboko


Sejarah kerajaan Biboki

Pengetahuan masyarakat kecil tersedia pada fungsi ini Raja besar terakhir tradisional TimorW. Untuk sementara waktu, pikiran Belanda Rajas ini tidak benar-benar orang dari dinasti Kaisar tersedia untuk memerintah di daerah terpencil ini.
Asisten penguasa (Keser), Kornel, kemudian tidak cocok untuk memerintah. Tapi isolasi keluarga Keser dilakukan untuk melestarikan raja simbolis dan ritual. Meskipun dari 1915 subraja dari Manlea memerintah, yang Keser tetap kekuatan moral.
Jadi dinasti bisa melestarikan pengaruh mereka, lebih dari di Insana, mana ada yang sama situasi.
Distrik kepala (Bupati) dari daerah setempat tidak bisa mengabaikan rasa hormat besar orang memiliki untuk raja ini dan juga harus menghormati mereka kepadanya.

NB: Besi Tnais adalah benda keramat kerajaan Biboki berbentuk timbangan. Lokasi Tamkesi dipercaya menjadi pusat bumi sehingga dijadikan pusat kerajaan Biboki yang dipimpin oleh seorang raja yang disebut Usif Kokoh/Kaiser. Selain itu, lokasi Tamkesi dianggap sempurna karena lengkap dengan unsur alam seperti batu, air, kayu, tanah karena dianggap memiliki kesakralan.

Kerajaan-kerajaan Timor tahun 1900


Istana kerajaan Biboki, Sonaf Tamkesi

Adalah Istana Kaisar Kerajaan Biboki sejak 1865, sebuah perkampungan megalitik yang dianggap sacral dan keramat bagi masyarakat Biboki dan sekitarnya. Dibangun diatas bebatuan cadas dan dikelilingi benteng batu serta dua buah bukit batu kembar yang sangat terjal (Bukit Oepuah dan Bukit Tapenpah) yang merupakan simbol laki-laki dan perempuan).

Kompleks Istana Tamkesi di bangun dari bawah bukit secara berunduk terdiri dari tujuh tingkatan dan ditata berdasarkan klasifikasi tertentu. Diatas bukit Oepuah terdapat Ustetu. Mesbah batu pengadilan dan eksekusi berbentuk mirip jantung sebagai sebagai tempat persembahan bagi Tuhan. Hewan yang dipersembahkan adalah kambing jantan berbulu putih dan ayam jantan berbulu putih. Berjarak ± 50 km dari Kefamenanu, dapat dijangkau dengan kendaraan umum, motor ojek atau rental mobil.

– Sumber:  http://wisata.nttprov.go.id/index.php/2014-01-20-04-43-22/kota-kupang/timor-tengah-utara/138-sonaf-tamkesi-istana-kaisar-biboki
Sumber: http://kerajaanbiboki.blogspot.co.id/


Daftar Raja / List of kings

…. – ….: Usi Taum Kenad [1st ruler]
…. – ….: Nesi Bokko I
…. – ….: Tabesi Bokko

c.1840 – c.1860: Nesi Tahoni
c.1860 – 1900: Nesi Bokko II
1900 – 1904: Tabesi Usi Ana Pah
1905 – 1915: Nesi Tahut Paha Kornel
1915 – 1940: Kau Mauk
1942 – 1962: Leonardus Taek Kau

– Sumber:  https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_rulers_of_Timor#Kings_of_Biboki.5B22.5D

Raja Johanis Tnesi Us Boko


Sejarah pulau Timor

Pulau Timor dihuni sebagai bagian dari migrasi manusia yang telah membentuk Australasia secara lebih umum. Pada tahun 2011, bukti ditemukan pada manusia di Timor Timur pada 42.000 tahun yang lalu, di lokasi gua Jerimalai.
Sekitar 3000 SM, migrasi kedua membawa orang Melanesia. Orang-orang Veddo-Australoid sebelumnya mengundurkan diri saat ini ke pedalaman pegunungan. Akhirnya, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan Indocina utara.

Catatan sejarah paling awal tentang pulau Timor adalah Nagarakretagama abad ke-14, Canto 14, yang mengidentifikasi Timur sebagai pulau di dalam wilayah Majapahit. Timor dimasukkan ke dalam jaringan perdagangan Jawa, Cina, dan India kuno pada abad ke-14 sebagai pengekspor cendana aromatik, budak, madu dan lilin, dan diselesaikan oleh Portugis, pada akhir abad ke-16, dan Belanda, yang berbasis di Kupang, pada pertengahan abad ke-17.

Mohamad Hatta berkunjung ke Kupang untuk meminta dukungan bagi kemerdekaan Indonesia dari raja-raja Timor dan kepulauannya, tampak dalam foto: Raja Mollo – Raja Amanuban – Raja Miomaffo – Raja Biboki – Raja Amanatun – Raja Sabu dan – Raja Rote.

Pulau Timor dijajah oleh Portugis pada abad ke-16; mengklaim pada tahun 1520. Para pelaut Portugis mungkin pertama kali tiba di Timor Timur sekitar tahun 1514. Penjelajah Eropa menemui beberapa kerajaan kecil di awal abad ke-16. Yang paling penting adalah Wehale di Timor Tengah.  Pada waktu itu, lereng-lereng bukit diliputi hutan kayu cendana. Perdagangan kayu cendana sangat menguntungkan, dan pohon-pohon ini saja sudah cukup menjadi alasan bagi orang Portugis untuk mendirikan pos perdagangan. Gereja Katolik juga berminat pada daerah itu dan ingin mengirim para misionaris untuk menobatkan penduduk pribumi. Kedua faktor ini menggerakkan orang Portugis untuk mulai menjadikan pulau ini jajahan mereka pada tahun 1556.
VOC Belanda tiba pada tahun 1640, mendesak Portugis ke Timor Lorosa’e dan bentuk koloni Belanda-Timor.
Pertengkaran antara Belanda dan Portugal akhirnya menghasilkan sebuah perjanjian tahun 1859 dimana Portugal menyerahkan bagian barat pulau tersebut ke Belanda.


Peta-peta kuno P. Timor

Klik di sini untuk peta kuno P. Timor tahun 1521, 1550, 1600, 1650, 1700-an, 1733, 1762, 1900, 1902.

Timor tahun 1521


Sumber / Source

– Tentang Sonaf Biboki: http://wisata.nttprov.go.id/index.php/2014-01-20-04-43-22/kota-kupang/timor-tengah-utara/138-sonaf-tamkesi-istana-kaisar-biboki
Daftar Raja: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_rulers_of_Timor#Kings_of_Biboki.5B22.5D


Foto kerajaan Biboki

Kaisar Nesi Iba Usboko, 2018

—————————–

Meeting with the kesel of Beboki. Timor. 2014

Meeting with the kesel of Beboki. Timor. 2014——————————-
Besi Tnais adalah benda keramat kerajaan Biboki berbentuk timbangan. Lokasi Tamkesi dipercaya menjadi pusat bumi sehingga dijadikan pusat kerajaan Biboki yang dipimpin oleh seorang raja yang disebut Usif Kokoh/Kaiser. Selain itu, lokasi Tamkesi dianggap sempurna karena lengkap dengan unsur alam seperti batu, air, kayu, tanah karena dianggap memiliki kesakralan.

Besi Tnais adalah benda keramat kerajaan Biboki berbentuk timbangan. Lokasi Tamkesi dipercaya menjadi pusat bumi sehingga dijadikan pusat kerajaan Biboki yang dipimpin oleh seorang raja yang disebut Usif Kokoh/Kaiser. Selain itu, lokasi Tamkesi dianggap sempurna karena lengkap dengan unsur alam seperti batu, air, kayu, tanah karena dianggap memiliki kesakralan.


 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: