Sidenreng, Kerajaan / Sul.Selatan – Kab. Sidenreng-Rappang

Kerajaan Sidenreng adalah kerajaan Suku Bugis; terletak di Sulawesi, Kab. Sidenreng-Rappang, prov. Sulawesi Selatan.
Sidenreng Rappang awalnya terdiri dari dua kerajaan, masing-masing Kerajaan Sidenreng dan Kerajaan Rappang.
Raja bergelar Adatuang.

The kingdom of Sidenreng was a kingdom of the Bugis People; located in Kab. Sidenreng-Rappang. South Sulawesi.
The title of the king was Adatuang.

Klik foto untuk besar !

Rappang - Sidenreng

Rappang – Sidenreng

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)


* Foto foto kerajaan Sidenreng: link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Hidup kembali kerajaan Sidenreng / Revival of the kingdom Sidenreng

22 des. 2012: Penobatan Yang Mulia Paduka (YMP) Haji Andi Patiroi Pawiccangi sebagai Addatuang Sidenreng ke-21.
Beliau adalah cucu langsung dari Addatuang Sidenreng terakhir, yakni Petta La Cibu.
————-
22 dec. 2012: Installation of Yang Mulia Paduka (YMP) Haji Andi Patiroi Pawiccangi as Addatuang Sidenreng XXI.
He is the grandchild of the last Addatuang, Petta La Cibu.

– Sumber / Source: link

Sidenreng


Sejarah / History kerajaan Sidenreng – Rappang

1) Ajattappareng atau yang pada masa lampau dikenal dengan  nama Tanah di Barat Danau adalah wilayah geographis dalam istilah politiknya berhubungan dengan bentuk persekutuan konfederasi lima kerajaan Bugis yang terletak pada barat dan utara danau Tempe dan Sidenreng di semenanjung barat daya Sulawesi Selatan. Kerajaan Ini antara lain Sidenreng, Sawitto, Suppa, Rappang dan Alitta. Kelima kerajaan Ajattappareng ini berjaya sekitar tahun 1700-an dengan hasil bumi yang melimpah sehingga pada akhirnya menjadi rebutan bagi kerajaan-kerajaan besar yakni kerajaan Luwu, kerajaan Bone dan kerajaan Gowa. Dalam persaingan ini kerajaan Gowa akhirnya berhasil mengintervensi sistem pemerintahan dan menjadikan persekutuan lima kerajaan Ajatappareng ini di bawah perlindungannya.

2) Menurut sejarah, Sidenreng Rappang awalnya terdiri dari dua kerajaan, masing-masing Kerajaan Sidenreng dan Kerajaan Rappang. Kedua kerajaan ini sangat akrab. Begitu akrabnya, sehingga sulit ditemukan batas pemisah. Bahkan dalam urusan pergantian kursi kerajaan, keduanya dapat saling mengisi. Seringkali pemangku adat Sidenreng justru mengisi kursi kerajaan dengan memilih dari komunitas orang Rappang. Begitu pula sebaliknya, bila kursi kerajan Rappang kosong, mereka dapat memilih dari kerajaan Sidenreng. Itu pula sebabnya, sulit untuk mencari garis pembeda dari dua kerajaan tersebut. Dialek bahasanya sama, bentuk fisiknya tidak beda, bahasa sehari-harinya juga mirip. Kalaupun ada perbedaan yang menonjol, hanya dari posisi geografisnya saja. Wilayah Rappang menempati posisi sebelah Utara, sedangkan kerajaan Sidenreng berada di bagian Selatan.

Kedua kerajaan tersebut masing-masing memiliki sistem pemerintahan sendiri. Di kerajaan Sidenreng kepala pemerintahannya bergelar Addatuang. Pada pemerintahan Addatuang, keputusan berasal dari tiga sumber yaitu, raja, pemangku adat dan rakyat. Sedangkan di Kerajaan Rappang rajanya bergelar Arung Rappang dan menyandarkan sendi pemerintahanya pada aspirasi rakyat. Demokrasi sudah terlaksana pada setiap pengambilan kebijakan. Demokrasi bagi kerajaan Rappang adalah sesuatu yang sangat penting, salah satu bentuk demokrasinya adalah penolakan diskriminasi gender.

Sumber: Wiki.
Sumber: Wiki.

Peta Sulawesi selatan (incl. Sidenreng) tahun 1909
klik peta untuk besar

——————-
Sidenreng Rappang originally consisted of two kingdoms, the kingdom of Rappang and the kingdom of Sidenreng. The two kingdoms were very familiar. So familiar, that it is hard to find demarcation. Even in matters of royal succession, both could succeed in the other kingdom. Often the king of Sidenreng choose someone of the kingdom of Rappang to succeed. Vice versa, if the seat of the kingdom of Rappang was empty, they choose someone from Sidenreng. That is why it is difficult to find the dividing line of the two kingdoms. Dialects are of the same language, everyday language is also similar. Rappang region was in the northern part, while the kingdom Sidenreng was located in the southern part.


Daftar Raja / list of kings

Ada beberapa versi silsilah raja Sidenreng

Untuk lihat silsilah raja Sidenreng, klik di sini


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

Sejarah kerajaan Sidenreng: http://jayalahsejarahku.blogspot.co.id/2011/10/ajattappareng-sejarah-lokal-sulawesi.html
Sejarah kerajaan Rappang Sidenreng di Wiki: link
– Sejarah kerajaan sidenreng Rappang: http://bugis.iwopop.com/Kerajaan-Sidenreng
– Sejarah kerajaan Sidenreng:
http://www.rappang.com/2009/12/kerajaan-sidenreng.html
– Suku Bugis di Wiki: link

Beberapa versi daftar raja:

– Daftar Raja 1: http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html
Daftar Raja 2: http://my-bukukuning.blogspot.co.id/2013/07/sejarah-dinasti-addatuang-sidenreng.html#.VBgys1fBbIU
Daftar Raja 3:  http://onenusantara.blogspot.co.id/2012/04/silsilah-kerajaan-sidenreng-menurut.html


* Foto foto kerajaan Sidenreng: link

Waktu pelantikan Addatuang Sidenreng di Sidenreng Sulsel. 2014

Waktu pelantikan Addatuang Sidenreng di Sidenreng Sulsel. Kedua dari kiri: Addatuang Sidenreng ke-21. Yang di tengah (baju hitam): Sultan Sumbawa. Sumber foto: Sultan Muhammad Kaharuddin IV, FB


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: