Besoa, kerajaan / Prov. Sulawesi Tengah – kab. Poso

Kerajaan Besoa, terletak di provinsi Sulawesi Tengah, Kab. Poso.

The kingdom of Besoa, is located on Sulawesi, provinsi Sulawesi Tengah, Kab. Poso.
For english, click here

Lokasi kabupaten Poso


* Foto kerajaan Besoa: di bawah

* Foto foto kerajaan2 di wilayah Poso: link
* Foto foto raja2 di Sulawesi dulu: link
* Foto foto situs kuno di Sulawesi: link


Tentang kerajaan Besoa

Kerajaan Besoa adalah kerajaan di bawah kerajaan Poso.
Sebagai paengganti raja, diangkatlah Siominanga sebagai pengganti ayahnya. Ia dikenal dengan sebutan Mokole Siominanga, yang artinya raja Siominanga. Iapun tidak lagi menemui kesulitan untuk memerintah karena ia selalu bersama ayahnya sejak kecilnya. Ia juga disenangi oleh rakyatnya. Kerajaan Balinggi mencapai puncak kejayaan saat di bawah pemerintahannya. Beberapa raja yang iri hati seperti raja Bada, Lore, Napu, dan Besoa yang terletak di sebelah selatan kerajaan Balinggi. Tiga kali mereka menyerang kerajaan Balinggi. Serangan pertama dilancarkan oleh kerajaan Bada, namun berhasil dipatahkan oleh kerajaan Balinggi. Karena sakit hati, kerajaan Bada bergabung dengan kerajaan Napu untuk menyerang kerajaan Balinggi kembali, namun serangan tersebut masih berhasil dilumpuhkan oleh kerajaan Balinggi. Serangan selanjutnya kerajaan Bada, kerajaan Napu, dan kerajaan Besoa kembali bergabung untuk menyerang kerajaan Balinggi dan tetap berhasil mereka halau. Walaupun korban manusia berjatuhan hingga darah mengalir sungai yang membanjiri kampung-kampung.

Besoa, tahun 1918


Suku Besoa

Untuk Suku Besoa, klik di sini


Peta kerajaan-kerajaan di Sulawesi Tengah, tahun 1909

noord sul 1909


Kerajaan kerajaan di wilayah Poso

Pada mulanya penduduk yang mendiami daerah Poso berada di bawah kekuasaan Pemerintah Raja-Raja yang terdiri dari:
* kerajaan Poso,
* kerajaan Napu,
* kerajaan Mori,
* kerajaan Tojo,
* kerajaan Una Una dan
* kerajaan Bungku
Kerajaan kerajaan ini satu sama lain tidak ada hubungannya.

Keenam wilayah kerajaan tersebut di atas pengaruh tiga kerajaan, yakni:
* Kerajaan Luwu,
* Kerajaan Sigi,
* Kesultanan Ternate.

Sejak tahun 1880 Pemerintah Hindia Belanda di Sulawesi Bagian Utara mulai menguasai Sulawesi Tengah dan secara berangsur-angsur berusaha untuk melepaskan pengaruh Raja Luwu dan Raja Sigi di daerah Poso.
Dari tahun 1880-an pemerintah Hindia Belanda mulai mengatur pemerintahan di Poso. Belanda berusaha meminimalkan pengaruh kerajaan-kerajaan lokal yang ada waktu itu yaitu kerajaan Poso, Napu, Mori, Tojo, Una Una, dan kerajaan Bungku.
Pada 1919 seluruh wilayah Sulawesi Tengah yang waktu itu masih tergabung dalam Keresidenan Manado dibagi menjadi dua wilayah Barat dan Timur yang disebut Afdeeling, yaitu: Afdeeling Donggala dengan ibu kotanya Donggala dan Afdeeling Poso dengan ibu kotanya kota Poso.

Di wilayah Poso ada beberapa kerajaan kerajaan kecil, yaitu:
* kerajaan Napu,
* kerajaan Bada,
* kerajaan Besoa,
* kerajaan Bancea,
* kerajaan Bakekau,
* kerajaan Leboni,
* kerajaan Watutau,
* kerajaan Ondae,
* kerajaan Pebato,
* kerajaan Lage,
* kerajaan Lore,
* kerajaan Pamona,
* kerajaan Lamusa.


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber

– Tentang kerajaan Besoa: https://axelanggarajamal.wordpress.com/2011/04/01/contoh-sinopsis-cerita-rakyat/#more-20
– Sejarah Kab. Poso: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Poso


Kiri: Raja kerajaan Besoa, Sulawesi Tengah. Raja Oemana Koeroe dari Bariri di Besoa. Sumber foto: Pramaartha Pode, FB

 —————————————-

Opening of agricultural school in Mapane 1930-ies. Kiri: raja of Besoa, then the paramount raja of Posso, Sumber foto: donald tick, FB tick

—————————————-

Raja Oemana Kuru bersama Keluarga. Sumber foto: pramaartha pode, fb
—————————————-

Warga di perbatasan Napu dan Besoa.———————————–

Radja/Makole Oemana Langa of Besoa/Poso area. Sumber: Collection former Hendrik Kraemer Missionary Institute — Donald Tick, Facebook