Pelalawan, Kesultanan / Sumatera – Riau, Kab. Pelalawan

كسولتانن ڤلالاون

Kesultanan Pelalawan: 1725-1946. Terletak di Sumatera, Kab. Pelalawan sekarang, prov. Riau.

The Sultanate of Pelalawan: 1725-1946. Located in the district Pelalawan, province of Riau.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Pelalawan

Kabupaten Pelalawan

Provinsi Riau (hijau)

Provinsi Riau (hijau)


* Foto kesultanan / sultanate Pelalawan: link
* Foto Istana “Sayap” kesultanan Pelalawan: link

* Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera: link
* Foto situs kuno di Sumatera: link


1 Hidup kembali kesultanan / Revival of the Sultanate
2 Tentang Raja / About the King
3 Sejarah / History Pelalawan
4 Daftar Raja / List of Kings
5 Istana / Palace
6 Sumber / Source


1) Hidup kembali Kesultanan / Revival of the Sultanate Pelalawan

Demi menjaga kemakmuran rakyat Pelalawan, pada tahun 1946 Sultan Syarif Harun mendarma baktikan Pelalawan kepada Pemerintah Indonesia Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, Sultan Syarif Harun bersama Orang-orang Besar bersepakat menyatakan diri dan seluruh Rakyat Pelalawan ikut ke dalam Pemerintahan Republik Indonesia, dan siap sedia membantu perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada tanggal 7 Agustus 2008, Lembaga Kerapatan Adat Melayu Kabupaten Pelalawan mengangkat Tengku Kamaruddin Haroen bin Sultan Syarif Harun sebagai Sultan Pelalawan ke-10, dengan Gelar Sultan Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Pelalawan


2) Tentang Raja / About the King

Sultan (2014): Assaidissyarif Kamarudin Haroen, Tengku Besar Pelalawan, Raja Pelalawan ke-10.

Diobatkan tanggal 7 Agustus 2008.
The king was installed 7 aug. 2008.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Syarif_Kamaruddin


3) Sejarah / History kesultanan Pelalawan

Garis sejarah kerajaan / kesutanan Pelalawan

Kerajaan Pekantua 1380-1505

Pada awalnya, Kerajaan Pelalawan bernama Kerajaan Pekantua, karena dibangun di daerah bernama Pematang Tuo. Sekarang masuk Desa Tolam, Kec. Pelalawan, Kab. Pelalawan. Setelah berhasil membangun kerajaan, raja pertama Pekantua, Maharaja Indera (1380-1420), membangun Candi Hyang di Bukit Tuo (sekarang wilayah Pematang Buluh atau Pematang Lubuk Emas) sebagai wujud rasa syukur.

Kerajaan Pekantua Kampar 1505-1675

Setelah mengalahkan Pekantua, Sultan Mansyur Syah kemudian mengangkat Munawar Syah sebagai Raja Pekantua, yang berkuasa pada tahun 1505-1511. Pada upacara penabalan raja, nama Kerajaan Pekantua diubah menjadi Kerajaan Pekantua Kampar.

Kerajaan Tanjung Negeri 1675-1725

Pada masa pemerintahan Maharaja Lela Utama (1675-1686), ibu kota kerajaan dipindahkan ke Sungai Nilo. Kerajaan ini dinamakan Kerajaan Tanjung Negeri. Setelah mangkat, Maharaja Lela Utama digantikan oleh putranya, Maharaja Wangsa Jaya (1686-1691).

Kesultanan Pelalawan 1725 AD 1946 

Setelah mangkat, Maharaja Muda Lela (1691-1720) digantikan putranya, Maharaja Dinda II (1720-1750). Pada masa ini diperoleh kesepakatan untuk memindahkan pusat kerajaan ke tempat yang oleh Maharaja Lela Utama pernah dilalaukan (ditandai, dicadangkan) sebagai pusat kerajaan, yaitu di Sungai Rasau, salah satu anak Sungai Kampar,  jauh di hilir Sungai Nilo.

Sekitar tahun 1725, dilakukan upacara pemindahan pusat kerajaan dari Tanjung Negeri ke Sungai Rasau. Dalam upacara adat kerajaan itulah, Maharaja Dinda II mengumumkan bahwa dengan kepindahan itu, kerajaan berganti nama menjadi Kerajaan “Pelalawan”, yang berarti tempat lalauan atau tempat yang sudah ditandai/dicadangkan. Sejak itu, nama Kerajaan Pekantua Kampar tidak dipakai lagi, dan digantikan dengan nama “Pelalawan”.

Sumber: link

——————-
The Sultanate of Pelalawan (1725 AD – 1946 AD), which is now located in Pelalawan, is one of several kingdoms, that once existed in the Bumi Melayu. The title for the King of Pelalawan is Tengku Besar.
This kingdom was formed of a Negeri, formerly known as Tanjung Negeri, under the leadership of Maharaja Dinda II as king (1720 – 1750 AD), and stood under the authority of the Sultan of Johor as Yang Di-Pertuan High.
Around 1725 AD, Maharaja Dinda II moved the centre of the kingdom Tanjung Negeri from the Nilo River to Hulu Sungai Rasau. Maharaja Dinda II changed the name of the kingdom into the kingdom of Pelalawan.

– Source: http://melayuonline.com/eng/history/dig/356/pelalawan-kingdom


Peta kerajaan-kerajaan di Riau abad ke-19, incl. Pelalawan

– Source: http://melayuonline.com/eng/history/dig/356/pelalawan-kingdom


4) Daftar Raja / List of Kings

a) Kerajaan Pekantua (1380-1505)

* 1380-1420: Maharaja Indera
* 1420-1445: Maharaja Pura
* 1445-1460: Maharaja Laka
* 1460-1480: Maharaja Sysya
* 1480-1505: Maharaja Jaya

b) Kerajaan Pekantua Kampar (1505-1675)

* 1505-1511: Munawar Syah
* 1511-1515: Raja Abdullah
* 1526-1528: Sultan Mahmud Syah I
* 1528-1530: Raja Ali/Sultan Alauddin Riayat Syah II
* 1530-1551: Tun Perkasa/ Raja Muda Tun Perkasa
* 1551-1575: Tun Hitam
* 1575-1590: Tun Megat
* 1590-1630: Raja Abdurrahman/Maharaja Dinda
* 1630-1650: Maharaja Lela I/Maharaja Lela Utama
* 1650-1675: Maharaja Lela Bangsawan

c) Kerajaan Tanjung Negeri (1675-1725)

* 1675-1686: Maharaja Lela Utama
* 1686-1691: Maharaja Wangsa Jaya
* 1691-1720: Maharaja Muda Lela
* 1720-1725: Maharaja Dinda II

d) Kerajaan Pelalawan (1725-1946)

* 1725-1750: Maharaja Dinda II/Maharaja Dinda Perkasa/Maharaja Lela Dipati 1775-1798: Maharaja Lela II
* 1798-1822: Sayid Abdurrahman/Syarif Abdurrahman Fakhruddin
* 1822-1828: Syarif Hasyim
* 1828-1844: Syarif Ismail
* 1844-1866: Syarif Hamid
* 1866-1872: Syarif Jafar
* 1872-1886: Syarif Abubakar
* 1886-1892: Tengku Sontol Said Ali
* 1892-1930: Syarif Hasyim II
* 1930-1940: Tengku Sayid Osman/Pemangku Sultan
* 1940-1946: Syarif Harun/Tengku Sayid Harun

Diobatkan tanggal 7 Agustus 2008: Assaidissyarif Kamarudin Haroen Tengku Besar Pelalawan, Raja Pelalawan ke-10.

– Sumber / Source:  http://wartasejarah.blogspot.co.id/2013/12/sejarah-kerajaan-pelalawan.html
———————

Silsilah keturunan Kerajaan Pelalawan dan kerajaan Siak

 Silsilah hubungan Nasab Sultan Pelalawan dan Sultan Siak


5) Istana / Palace

Nama Istana: Istana Sayap      

Istana Sayap Pelalawan adalah Istana Kerajaan Pelalawan yang dibangun oleh Sultan Pelalawan ke 29, yakni Tengku Sontol Said Ali (1886-1892 M). Sebelum bangunan itu selesai beliau mangkat dan diberi gelar Marhum Mangkat di balai. Selanjutnya pembangunan Istana diteruskan sampai selesai oleh pengganti beliau yakni Sultan Syarif Hasyim II (1892- 1930 M).

– Sejarah Istana: link
Sejarah Istana: link   

– About the Palace: link

* Foto Istana “Sayap” kesultanan Pelalawan: link


6) Peta-peta kuno Sumatera

Untuk peta kuno Sumatera (1565, 1588, 1598, 1601, 1616, 1620, 1707, 1725, 1760), klik di sini

Sumatera, tahun 1707


7) Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Pelalawan di Wiki: link
Sejarah kesultanan Pelalawan di Melayuonline: link
– Sejarah kesultanan Pelalawan: https://www.facebook.com/notes/muhammad-aminuddin-abdul-pakar/kerajaan-pelalawan/645077888862795/
– Sejarah kesultanan Pelalawan:
http://radarpekanbaru.com/news/detail/3279/sejarah-kerajaan-pelalawan-berawal-dari-kerajaan-pekantua-yang-didirikan-oleh-maharaja-indra.html
Daftar raja:   http://wartasejarah.blogspot.co.id/2013/12/sejarah-kerajaan-pelalawan.html
Sejarah Istana: link
Sejarah Istana: link
Foto prosesi adat Balimau Sultan Kerajaan Pelalawan 2013: link
– Sultan baru sejak 2008: https://id.wikipedia.org/wiki/Syarif_Kamaruddin
————————

– Sejarah Pekantua, Pekantua Kampar, Tanjng Negeri: http://herwandisahputra.blogspot.co.id/2014/10/asal-usul-pelalawan.html
Sejarah Pekantua, Pekantua Kampar, Tanjng Negeri: http://melayuonline.com/ind/history/dig/356/kerajaan-pelalawan
Sejarah Pekantua, Pekantua Kampar, Tanjng Negeri,: http://smkmuh2-lomba1.blogspot.co.id/2015/04/kerajaan-yang-ada-di-riau.html

English

– History on Melayuonline: link
About the Palace: link
List of kings: link


* Foto kesultanan / sultanate Pelalawan: link
* Foto Istana “Sayap” kesultanan Pelalawan: link

z1


 

 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: