Kabalan, kerajaan / Prov. Jawa Timur – wilayah kota Malang

Kerajaan Kabalan terletak di Jawa, wilayah kota Malang, Kecamatan Kedungkandang. Kerajaan Kabalan ada kerajaan di bawah kerajaan Majapahit.

The kingdom of Kabalan was located on Jawa, region city of Malang, sub-district Kedungkandang. The kingdom of Kabalan was a kingdom under the kingdom of Majapahit.
For english, click here

Lokasi Malang


* Foto kerajaan Majapahit: link
* Foto situs kuno di Jawa: link

* Foto Jawa dulu: link


Sejarah kerajaan Kabalan

Tulisan di bawah diambil dari: https://patembayancitraleka.wordpress.com/2016/04/27/citradiri-kusumawarddhani/

Paparan memberi cukup gambaran bahwa sub-area timur Kota Malang yang berada di lereng dan lembah Gunung Malang (Buring) telah sejak abad X M berkembang menjadi areal perkotaan dengan sistem sosio-budaya yang teratur dan terbilang maju pada jamannya. Kondisinya itulah yang menjadi faktor internal untuk memilih Kabalon sebagai pusat pemerintahan (kadatwan) dari kerajaan vasal (nagari) Majapahit era pemerintahan Hayam Wuruk. Ada dua vasal Majapahit di kawasan timur Gunung Kawi (baca “Malangraya”), yaitu: (1) Nagari Kabalan, dan (2) Nagari Tumapel.

Demikianlah, pada medio abad XIV itu, Kabalon yang semula hanya merupakan desa pertanian dan sekaligus desa perajin berkembang signifikan menjadi pusat nagari, dengan sebutan “Nagari Kabalan”. Puncuk pimpinan di nagari ini, yang berpangkat “bhattara”, karenanya dinamai dengan “Bhattara i Kabalan” atau disebut lebih singkat dengan ” Bhre Kabalan (Bhre = bhra+i)”. Adapun pucuk pimpinan di Nagari Tumapel disebut “Bhattara i Tumapel” atau diakronimkam menjadi “Bhre Tumapel”.

Lokasi kerajaan Kabalan


Kerajaan-kerajaan di bawah Majapahit

Dalam pembentukannya, kerajaan Majapahit merupakan kelanjutan Singhasari, terdiri atas beberapa kawasan tertentu di bagian timur dan bagian tengah Jawa. Daerah ini diperintah oleh uparaja yang disebut Paduka Bhattara yang bergelar Bhre atau “Bhatara i”. Gelar ini adalah gelar tertinggi bangsawan kerajaan. Biasanya posisi ini hanyalah untuk kerabat dekat raja. Tugas mereka adalah untuk mengelola kerajaan mereka, memungut pajak, dan mengirimkan upeti ke pusat, dan mengelola pertahanan di perbatasan daerah yang mereka pimpin.
Selama masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350 s.d. 1389) ada 12 wilayah di Majapahit, yang dikelola oleh kerabat dekat raja. Hierarki dalam pengklasifikasian wilayah di kerajaan Majapahit dikenal sebagai berikut:

  • Bhumi: kerajaan, diperintah oleh Raja
  • Nagara: diperintah oleh rajya (gubernur), atau natha (tuan), atau bhre (pangeran atau  bangsawan)
  • Watek: dikelola oleh wiyasa,
  • Kuwu: dikelola oleh lurah,
  • Wanua: dikelola oleh thani,
  • Kabuyutan: dusun kecil atau tempat sakral.

Kerajaan-kerajaan di bawah Majapahit


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber

– Sejarah kerajaan Kabalan: https://patembayancitraleka.wordpress.com/2016/04/27/citradiri-kusumawarddhani/