Marusu (Maros), kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan, Kab. Maros

Kerajaan Marusu adalah kerajaan di prov. Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros, di utara Makasar.
Wilayah kerajaan yang dikenal itu merupakan cikal bakal dari Kerajaan Marusu yang kemudian bernama Kabupaten Maros sampai saat ini.

The kingdom of Marusu is a kingdom in the Maros region.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Maros

Kabupaten Maros

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)


* Foto kerajaan / kingdom Marusu: link
* Foto Balla Lompoa (istana) Marusu: link
* Video Kunjungan raja Lampung di kerajaan Marusu (2014)link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Tentang Raja

Raja sekarang (2016): Raja Adat Marusu ke-24: Andi Waris Karaeng Sioja.


Sejarah / History umumnya

Pada akhirnya sekitar abad XVII di Wilayah Maros dan sekitarnya telah berdiri sekitar 8 buah kerajaan yang berotonom. Antara kerajaan-kerajaan itu adalah:

* kerajaan Simbang,
* kerajaan Bontoa,
* kerajaan Lau,
* kerajaan Turikale,
* kerajaan Tanralli,
* kerajaan Marusu.

Kerajaan Marusu merupakan Kerajaan tertua di Wilayah Maros, hanya dalam konteks ini Marusu tidak lagi dianggap sebagai Kerajaan yang dibentuk oleh Karaeng LoE ri Pakere sebab telah mengalami pergeseran wilayah yang teramat jauh demikian pula bentuk dan status pemerintahannya sangat berbeda dengan zaman Karaeng LoE ri Pakere dan pewarisnya yang berbentuk Kerajaan/Monarki absolut, tetapi Marusu disini adalah wilayah yang terbentuk sebagai Kerajaan Lokal, daerah protektorat Kerajaan Bone, pasca Perang Bone I kemudian selanjutnya menjadi Distrik Adat Gemenschap.

– Sumber: link
———————
At the end of the 17th century in Maros and the surrounding area there had been established around 8 autonomous kingdoms. These were the kingdoms of:
* Kingdom of Simbang,
* Kingdom of Bontoa,
* Kingdom of Lau,
* Kingdom of Turikale,
* Kingdom of Tanralli,
* Kingdom of Marusu.

Marusu kingdom is the oldest kingdom in Maros region, only in this context Marusu is no longer regarded as a kingdom founded by the Karaeng LoE ri Pakere, because the region has changed very much as well as status of the government is very different from the days of LOE ri Karaeng Pakere and heirs, that shaped the Kingdom as absolute monarchy. Marusu here is a region, that is formed as a local kingdom, protectorate Kingdom of Bone, and after the Bone War I then became a “District Adat Gemenschap”.


Sejarah kerajaan Marusu

Berdiri pada sekitar abad ke 15 oleh seorang raja yang diyakini sebagai seorang Tumanurung bergelar ” Karaeng Loe Ri Pakere “.
Berdasarkan lontara Patturioloanna tu marusuka, beliau ini tidak mempunyai keturunan dan nama isterinya juga tidak diketahui, namun dalam lontara tersebut menyebutkan, bahwa beliau mempunyai seorang putri angkat yang juga merupakan seorang Tumanurung bergelar Tumanurunga ri pasandang. yang lalu dikawinkan dengan seoarang tumanurung dari daerah luwu bergelar” Tumanurung Ri Asa’ang dan melahirkan seorang putra yg bernama I Sangaji Ga’dong yang setelah dewasa naik tahta menjadi karaeng Marusu II menggantikan karaeng loe ri pakere.

Kerajaan Marusu hidup berdampingan dengan damai dengan kerajaan tetangga seperti Gowa, Bone, Luwu dan lain sebagainya. Keadaan berubah ketika masuknya intervensi kolonial kompeni belanda. Seiring kekalahan kerajaan Gowa/Tallo dibawah pemerintahan I mallombassi dg mattawang karaeng bonto mangngape’ Sultan Hasanuddin oleh kompeni belanda dibawah pimpinan Admiral Speelman.

Atas kekalahannya tersebut maka Raja Gowa, Sultan Hasanuddin terpaksa menandatangani suatu perjanjian perdamaian pada tgl 18 november 1667 yg dinamakan ”Cappaya Ri Bungaya” atau ”Perjanjian Bungaya“.

Pada tahun 1700, tepatnya pada masa pemerintahan Kare Yunusu Sultan Muhammad Yunus Karaeng Marusu VII kerajaan Marusu tidak lagi menjadi suatu kerajaan independen telah menjadi daerah jajahan kompeni Belanda dalam bentuk ” regentschap” dimana raja Marusu hanyalah merupakan raja tanpa mahkota( onttrondevorsteen).

– Sumber: http://bloggueloe.blogspot.co.id/2016/09/riwayat-kerajaan-marusu-dan-kabupaten.html

Peta Sulawesi selatan tahun 1909
klik peta untuk besar


Daftar Raja / list of kings

Pasca era KaraEng LoE ri Pakere, Marusu diperintah secara berurutan oleh:

1. La Mamma Daeng Marewa Tunibatta Matinroe ri Samanggi
2. La Tifu Daeng Mattana Matinroe ri Marusu
3. La Mappalewa Daeng Mattayang Matinroe ri Karaso
4. La Manyandari Daeng Paranreng Matinroe ri Campagae
5. La Mallawakkang Daeng Pawello Matinroe ri Kuri
6. La Surulla Daeng Palopo Tumenanga ri Bundu’na
7. I Mappasossong Daeng Pabundu Matinroe ri Kassikebo
8. 1897-1923: I Pake Daeng Masiga Karaeng Ilanga Matinroa ri Masigi’na
9. 1923-1944: Haji Abdul Hafid Daeng Ma’ronrong
10. Muhammad Tajuddin Daeng Masiga

– Sumber: link

Daerah-daerah yang menjadi wilayah hukum Marusu adalah melingkupi 34 kampung, yaitu Taipa, Baru-baru, Kaemba, Pampangan, Kanjitongang, Jawi-jawi, Kampala, Barambang, Allu, Kaluku, Manrimisi Marusu, Kuri Lompo, Kassikebo, Betang, Bentang, Marusu, Data, Palisi, Bontobiraeng, Bontomanai, Patte’ne, Pangkaje’ne, Lekoala, Tekolabbua, Matana, Bulu-bulu, Kalli-kalli, Mannuruki, Mambue, Bontokappong, Batiling, Leppakkomai, Mannaungi dan Satanggi.


Karaeng Loe ri Pakere, Karaeng pertama di Maros

Karaeng Loe ri Pakere adalah Karaeng pertama di Maros. Beliau disebut juga sebagai Tumanurung, karena asal-usulnya tidak diketahui, nama pribadinya pun tidak diketahui. Beliau turun di Pakere ketika masa sikanre Bale di Maros (Naia manurung ri Pakere ri wattuna tauwa ri Marusuq sikanre balei). Masa, yang mana tidak ada lagi Karaeng (Pemimpin) yang di dengar perkataannya/ perintahnya. Masa dimana tanaman tak membuahkan hasil, hujan turun terus menerus di iringi guntur yang terjadi dalam tujuh hari tujuh malam. Cuaca baik tak pernah datang ketika itu, tiba-tiba muncul istana (Saoraja) yang berdiri di tengah-tengah bidang tanah (parang) di Pakere, bersamaan dengan itu terlihat pula seseorang yang duduk di depan tangga istana. Mendengar akan hal ini [tentang dia] maka datanglah orang-orang memberi penghormatan, selanjutnya mengangkat Tumanurunga menjadi Karaeng mereka. Dari situlah beliau disebut Karaeng Loe ri Pakere.

– Sejarah lengkap: http://andirimayadillah.blogspot.nl/2015/03/sejarah-maros-karaeng-loe-ri-pakere.html


Istana Balla Lompoa Marusu

Balla Lompoa Maros merupakan Istana dari kerajaan Marusu yang juga menjadi kediaman Karaeng Marusu beserta keluarganya. Rumah yang sudah berusia ratusan tahun ini merupakan salah satu cagar budaya yang perlu dilestarikan di Kabupaten Maros.

Desember 2016: Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bersama pihak kerajaan Marusu, Wakil Bupati Maros Harmil Mattotorang meresmikan rumah adat Balla Lompoa, setelah direnovasi.

– Sumber: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsulsel/2015/05/06/istana-balla-lompoa-marusu-kabupaten-maros-sulawesi-selatan/

* Foto Balla Lompoa (istana) Marusu: link


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Marusu:  http://gmzware.blogspot.co.id/2013/03/sejarah-kabupaten-maros.html
Sejarah kerajaan Marusu:  http://vhazollee.blogspot.nl/2012/02/kerajaan-kerajaan-di-maros-bagian-ii.html
– Sejarah kerajaan Marusu: http://sokpintarsoktahu.blogspot.nl/2014/09/sejarah-kabupaten-maros.html
Daftar raja Marusu:  http://hasri2jujursejarah.blogspot.co.id/2014/03/kerajaan-kerajaan-di-maros.html

Sejarah Kab. Maros: http://gmzware.blogspot.co.id/2013/03/sejarah-kabupaten-maros.html
– Sejarah Kab. Maros: http://sokpintarsoktahu.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-kabupaten-maros.html


* Foto kerajaan / kingdom Marusu: link

Pemangku Adat Kerajaan Marusu A. Abd. Waris Tajuddin Karaeng Sioja, 2015

Pemangku Adat Kerajaan Marusu A. Abd. Waris Tajuddin Karaeng Sioja, 2015


 

Advertisements
5 Comments

5 thoughts on “Marusu (Maros), kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan, Kab. Maros

  1. Salam.. ada yg mengetahui beliau yg bernama Puang le’bbang atau karaeng labbang.. yg disekitar bantimurung… sy keturunannya, mhon infonya jika ada yg mengetahui… mksh banyak sebelumnya..

  2. Afdal

    letak makam karaeng loe ri pakere dimana yah ?

    • Sultans in Indonesia

      Maaf, kami belum dapat info dimana makam karaeng loe ri pakere.

      Dengan hormat,
      Paul, penerbit website

  3. Dit zijn prinsessen en later datu’s v Tanette.Niet v Marusu/Maros.Maros is een semi-onafhankelijk gebied.Niet echt een vorstendom

    • Sultans in Indonesia

      De foto hebben we inmiddels weggehaald bij Marusu en geplaats bij Tanete. Dank voor de informatie. Paul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: