Kalimantan, pemberontakan 1850-1854

Pemberontakan Kalimantan Barat: Antara tahun 1850-1854, Belanda meluncurkan ekspedisi balasan terhadap orang Tionghoa di Kalimantan Barat.


* Foto perang belanda di Kalimantan abad ke-19: link


Kalimantan barat 1848


Tentang pemberontakan, 1850-1854

Antara tahun 1850-1854, Belanda meluncurkan ekspedisi balasan terhadap orang Tionghoa di Kalimantan Barat.
Orang-orang Tionghoa menolak membayar pajak dan menekan penduduk asli. Sejumlah penambang telah bergabung dalam republik kecil bernama kongsi yang diperintah oleh ketua yang mereka pilih sendiri.

Di samping menjalankan pertambangan emas, orang Tionghoa juga gemar berdagang candu. Setelah Belanda hendak menangkap kapal Tionghoa yang membawa barang selundupan, barulah orang-orang Tionghoa bereaksi dan mulai menyusun kekuatan. Belanda segera mengirim 1 fregat beserta kapal-kapal lainnya ke pantai Sambas untuk menghantam orang-orang Tionghoa di Benteng Pemangkat. Pada tanggal 12 September 1850, benteng tersebut dapat direbut, meskipun telah dipertahankan habis-habisan dan LetKol. Frederik Johannes Sorg terbunuh di sini. Sebagai peringatan, nama Sorg diabadikan ke benteng yang berada di Bukit Penibungan, titik strategis terpenting di kawasan itu. Benteng Pemangkat tidak diduduki oleh pasukan Belanda dan Overste Le Bron de Vexela, yang tiba dengan bala bantuan di Sambas, hendak memperbaiki kesalahan namun orang Tionghoa telah memperkuat diri dan angin muson yang buruk telah menghambat operasi, sehingga pasukan kembali ke Sambas pada tanggal 23 November dengan tangan hampa.

Meskipun demikian, orang Tionghoa tetap menyerahkan diri dan pada awal tahun 1851, sebuah persetujuan dengan kongsi Taikong, Syep Eng Fou dan Liemcin tercapai. Kemudian terbukti orang Tionghoa hanya ingin mengulur-ulur waktu. Di saat yang sama, Pemangkat jatuh ke tangan Belanda dan kepada pimpinan kongsi, Belanda mengajukan syarat akan memberikan ampun jika sekutu Belanda, kongsi Sam Ti Kiu (yang diusir ke Sarawak) bebas kembali ke daerahnya, di antara Monterado dan Sambas.
Walau demikian, kongsi terbuang itu tak berani kembali lagi karena Sepang masih dikuasai Kongsi Taikong. Pada tanggal 29 Maret 1853, sebarisan pasukan diberangkatkan dari Sambas menuju Sepang di bawah May. A.J. Andresen dan disertai oleh komisaris gubernemen Ary Prins; berpandangan bahwa masalah yang sedang dialami ini lemah pengawalannya, lalu kembali ke Sambas.

Di Kedondong mereka diserang secara curang oleh sekelompok Tionghoa; 1 detasemen infanteri datang memberi bantuan; tetapi garnisun tersebut segera dikepung dan harus bertahan dari kekuatan besar itu. Kapt. Van Houten, komandan Benteng Sorg, bergerak dengan 250 anggotanya untuk menyelamatkan rekannya dan mengusir musuh. Hanya karena kekuatan yang besarlah, Sepang dapat dipertahankan. Keputusan untuk meninggalkan pos tersebut dan Balai Binang diambil dan tentara Belanda dapat kembali ke Sambas.
– Sumber: Wiki

Letkol. Frederik Johannes Sorg

Pertempuran Sekadau

Van Houten, yang juga diberikan kekuasaan sipil di wilayah itu, muncul lagi di Seminis pada tanggal 12 Mei untuk membantu Sam Ti Kiu, sekutu Belanda. Di saat yang sama, Panglima Taikong telah memperkuat pertahanan dan menjanjikan hadiah bagi siapapun yang dapat membunuh Van Houten. Hampir saja Van Houten terbunuh apabila May. Willem Egbert Kroesen tidak segera datang membantu dengan 160 serdadunya. Musuh dapat dihalau hingga ke lerengan Sekadau, tempat mereka masih membuat pertahanan. May. Kroesen kini menyerang pertahanan yang kuat itu dengan 200 pasukannya. Orang Tionghoa bertahan dengan sengit dan mencoba menyerang namun akhirnya kalah oleh pasukan Belanda, dengan senjata bayonet daerah tersebut takluk dan musuh kocar-kacir. Salah satu prajurit yang mendapat sebutan kehormatan adalah Johannes Root.

– Sumber: Wiki

Pertempuran Sekadau.


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s