Buano Selatan, negeri – P. Buano, prov. Maluku

Negeri Buano Selatan terletak di pulau Buano. Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.
Pulau Buano terbagi menjadi 2 negeri (desa), yaitu desa Buano Selatan dan desa Buano Utara.

———————

Lokasi P. Buano

——————-
Lokasi P. Buano


Foto raja-raja negeri di Maluku yang ada sekarang

Untuk foto raja-raja, klik di sini


Video Negeri Buano Selatan

* Video penjemputan Kepala Desa Negeri Buano Selatan: link
* Video tari sawat negeri Buano Selatan: link
* Video suling sawat negeri Buano Selatan: link


Foto Maluku

* Foto Maluku masa dulu: link
* Foto Baileo di Maluku: link
* Foto tarian Cakalele: link
* Foto situs kuno di Maluku: link


Nederlands (bah. belanda)

* Klik Molukken en Nederland voor:
– lijsten met marga en negeri’s,
– zoekmachine voor marga,
– informatie over Molukkers in Nederland en molukse onderwerpen.


NEGERI BUANO SELATAN

Tentang raja negeri Buano Selatan, 2022

2021: Penobatan Upulatu Hena Puan Sarane. Tidak ada info tentang raja ini.


Sejarah negeri Buano Selatan

Wilayah Semenanjung Huamual dan sekitarnya di Seram Bagian Barat telah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah sejak sebelum abad ke-17. Pulau Buano juga memiliki kelebihan sebagai titik pelabuhan yang aman saat musim angin muson barat.
Pada abad ke-17, Pulau Buano serta wilayah Huamual dan sekitarnya tunduk kepada Kesultanan Ternate. Agama Islam juga telah tersebar di wilayah ini pada masa itu. Penelitian di Desa Buano Utara menemukan lima makam kuno yang berciri serupa dengan makam kuno di Ternate namun pada bagian ukirannya ditemukan pengaruh Demak. Islam cenderung mendominasi kepercayaan penduduk di bagian utara Pulau Buano sementara Kristen Protestan berkembang di bagian selatan dari kedatangan misionaris Belanda.
Saat VOC mengkonsolidasikan monopolinya terhadap perdagangan rempah di Maluku, terjadi beberapa pemberontakan. Salah satunya adalah Perang Huamual yang juga melibatkan orang Buano yang memihak kepada Luhu dan Leilato melawan VOC tahun 1639. VOC berhasil memenangkan perang tersebut dan pada tahun 1656, Arnold de Vlaming melakukan pemindahan paksa penduduk di berbagai wilayah di bagian barat Seram sebagai upaya meredam pemberontakan. Penduduk Pulau Buano disebutkan banyak dipindah ke Pulau Manipa. Pada tahun 1675, Ternate membuat perjanjian dengan VOC yang menyatakan bahwa Ternate menarik klaimnya terhadap wilayah-wilayah Ambon dan sekitarnya termasuk Pulau Buano setelah terjadinya perang tersebut. Pada tahun 1917, Boano tercatat sebagai sebuah daerah dari Onderafdeling Seram Barat, Afdeling Seram, Keresidenan Ambon.


Baileo negeri Buano Selatan

Rumah Baileo adalah rumah adat Maluku dan Maluku Utara. Rumah Baileo merupakan representasi kebudayaan Maluku dan memiliki fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Rumah Baileo adalah identitas setiap negeri di Maluku selain Masjid atau Gereja. Baileo berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda suci, tempat upacara adat, sekaligus sebagai balai warga.
Lantai baileo dibuat tinggi karena dipercaya agar roh-roh nenek moyang memiliki tempat dan derajat yang tinggi dari tempat berdirinya masyarakat. Dan agar masyarakat tahu permusyawaratan yang berlangsung di balai.
– Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_baileo

Tidak ada foto baileo negeri Buano Selatan; sebagai contoh, di bawah foto Baileo negeri Aboru


Fam, SOA dan Pela / Gandong negeri Buano Selatan

1) Fam
Hutuely
Latulette
Limawaël
Nusale
Titalauw

2) SOA
Tidak ada info tentang SOA.

3) Pela dan Gandong
Tidak ada info tentang pela / gandong.


Cari nama Fam SOA, pela, gandong, klik di sini


Subjek penting budaya Maluku

1) Penjelasan Baileo negeri Maluku: klik di sini
2) Foto foto Baileo di Maluku: klik di sini
3) Penjelasan Pela dan Gandong, klik di sini
4) Penjelasan Panas Pela, klik di sini
5) Struktur pemerintahan dan masyarakat negeri Maluku, klik di sini
6) Penjelasan Fam, marga dan SOA, klik di sini


Sumber

– Pulau Buano: http://www.ppk-kp3k.kkp.go.id/


Pulau Seram tahun 1753


Peta Maluku kuno

Untuk peta kuno Maluku, 1493, 1616, 1630, 1700, 1706, 1714, 1750, 1750, 1753, 1756, 1764 klik di sini

Peta Maluku tahun 1640


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: