Cengal (Tjingal), kepangeranan / Kal. Selatan – Kab. Tanah Bumbu

Kepangeranan Cengal (Tjingal), terletak di Kalimantan, Kab. Tanah Bumbu, prov. Kalimantan Selatan.

The princedom of Cengal (Tjingal), located in Kalimantan, the region of the district Tanah Bumbu.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Tanah Bumbu

Kabupaten Tanah Bumbu

Provinsi Kalimantan Selatan

Provinsi Kalimantan Selatan


* Foto foto kerajaan2, situs kuno dan suku di Kalimantan:  link


Sejarah / History kerajaan Cengal

Cengal (Tjingal) atau Pamukan adalah suatu wilayah pemerintahan swaparaja yang dikepalai seorang bumiputera bagian dari Afdeeling Pasir en de Tanah Boemboe dalam pemerintahan kolonial Hindia Belanda di bawah kekuasaan Asisten Residen GH Dahmen yang berkedudukan di Samarinda. Pemerintah swapraja daerah tersebut dikuasakan kepada seorang kepala bumiputera adalah Pangeran Muda Muhammad Arifillah.

– Sumber / Source: Wiki

Kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar.

Dalam Kesultanan Bandarmasih sebenarnya juga terdapat kerajaan-kerajaan kecil yang tersebar diwilyahah kekusaan Kesultanan Bandar, seperti diwilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut. Namun kedudukan Kerajaan-kerjaan tersebut secara politik berdaulat dalam wilayah kekusaan Kesultanan Bandar. Hanya karena pelayan pemerintahan tidak terjangkau oleh pelayanan Kesultanan maka ada beberapa kerjaan-kerajaan kecil tersebut diberikan wewenang untuk mengatur pemerintahan sendiri dalam kelompok komunitasnya, kemudian juga ada yang dengan sengaja berdiri karena adanya latar belakang perebutan kekusaan dari Kesultanan Banjar sendiri.
Adapun kerajaan-kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Bandarmasih yang ada di Wilyah Tanah Bumbu dan Pulau Laut adalah:

1. Kerajaan Pagatan,
2. Kerajaan Kusan,
3. Kerajaan Cengal,  Manunggal dan Bangkalaan,
4. Kerajaan Cantung dan Sampanahan,
5. Kerajaan Sebamban,
6. Kerajaan Batulicin,
7. Kerajaan Pasir,
8. Kerajaan Kotabaru.
Adapun kerajaan-kerajaan tersebut diatas yang pernah berdiri diwilayah Tanah Bumbu dan Pulau Laut mempunyai pertalian yang erat dalam menjalin hubungan. Dalam kesempatan ini yang dapat diuraikan hanya Kerajaan Pagatan, Kerajaan Kusan dan Pulau Laut karena mempunyai latar belakang dan saling keterkaitan dalam sejarahnya. Sementara yang lainnya belum dapat diuraikan dengan baik mengingat minimnya informasi dan data yang diperlukan dalam penulisan.

– Sumber: http://faisalbatennie.blogspot.com/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html

——————-

Cengal (Tjingal) or Pamukan was a autonomous region, headed by a bumiputera, and was part of the Afdeeling Pasir and Tanah Boemboe in the Dutch East Indies colonial administration under the authority of the Assistant Resident GH Dahmen based in Samarinda. Regional autonomous government was delegated to a chief bumiputera is young Prince Muhammad Arifillah.

Small kingdoms under the Sultanate of Banjar.

Under the Sultanate of Banjar there were several small kingdoms in the region of Tanah Bumbu and Pulau Laut. They were semi-independent. Because government services were not covered by the Sultanate, these kingdoms kingdoms were given authority to rule within their region.
Small kingdoms under the rule of the Sultanate Bandar in Tanah Bumbu and Pulau Laut are:

1. The kingdom of Pagatan,
2. The Kingdom of Kusan,
3. The Kingdoms of Cengal, Manunggal and Bangkalaan,
4. The Kingdoms of Cantung and Sampanahan,
5. The Kingdom of Sebamban,
6. The kingdom of Batulicin,
7. The Kingdom of Pasir,
8. The Kingdom of Kotabaru.


Daftar penguasa / list of rulers

* 1780-1800: Pangeran Prabu (Sultan Sepuh) sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul dan Cengal.
* 1800-1820: Pangeran Nata (Ratu Agung) bin Pangeran Prabu sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan dan Manunggul. Pada saat itu Cengal diserahkan kepada Pangeran Seria.
* 1800-?): Pangeran Seria bin Pangeran Prabu sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul dan Cengal.
* 1820-1830 (atau 18xx-1825): Gusti Besar binti Pangeran Prabu sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung, Batulicin. Gusti Besar berkedudukan di Cengal. Cantung dan Batulicin diserahkan sepeninggal Ratu Intan.
* Kepala Cengal, Manunggul, Sampanahan yang diangkat Sultan Pasir.
* 1825-1840: Aji Jawi (1840) (putera Gusti Besar)(1825-1840): Pangeran Aji Jawi/Aji Djawa (1840-1841) sebagai Raja Bangkalaan, Sampanahan, Manunggul, Cengal, Cantung dan Batulicin.
* 1845: Aji Tukul (Ratu Intan II/Ratu Agung) bin Aji Jawi(1845). Sekitar tahun 1846 sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul dan Cengal.
* 1845-1846: Aji Pati (Pangeran Agung) bin Sultan Sulaiman dari Pasir sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul dan Cengal.
* 1846: Aji Samarang (Pangeran Muda Muhammad Arifbillah) bin Aji Pati Pangeran Muda atau lengkapnya Pangeran Muda Mohammad Arifillah Aji Samarang sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul, Cengal.
* Pangeran Syarif Hasyim al-Qudsi, (Besluit dd. 24 Maret 1864 no. 15 en als no.104.
* Aji Mas Rawan (Raja Arga Kasuma) bin Aji Samarang(1884-1905) sebagai Raja Bangkalaan, Manunggul, dan Cengal.

– Sumber / Source: Wiki


Peta Kalimantan (Borneo) kuno

Untuk peta-peta Kalimantan kuno (1570, 1572, 1594, 1601, 1602, 1740, 1747, 1760, 1835), klik di sini.

Peta Kalimantan (Borneo) tahun 1601


Sumber / Source

– Sejarah swaparaja Cengal: Wiki
Sejarah kerajaan Cengal: http://www.bimbie.com/sejarah-tjingal.htm
– Sejarah kerajaan Cengal: http://negaradahajaya.blogspot.co.id/2011/11/kerajaan-tjingal.html
Daftar penguasa Cengal: Wiki

– Kerajaan kecil yang dibawah kekuasaan Kesultanan Banjar:  http://faisalbatennie.blogspot.co.id/2010/07/kerajaan-di-tanah-bumbu.html

—————————-
– Kerajaan Tanah Bumbu: link
Kerajaan Cantung: link
Kerajaan Kusan: link
Kerajaan Pagatan: link
Kerajaan Bangkalaan: link
Kerajaan Sampanahan: link
– Kerajaan Sebamban: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/kalimantan-4/sebamban-kepangeranan/


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: