Pekantua, Kerajaan / Sumatera – Riau, Kab. Pelalawan

Kerajaan Pekantua adalah kerajaan yang pertama dalam sejarah kesultanan Pelalawan. Terletak di Sumatera, Kab. Pelalawan, Prov. Riau. Berdiri 1380-1505.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Pelalawan

Kabupaten Pelalawan

Provinsi Riau (hijau)

Provinsi Riau (hijau)


* Foto foto situs kuno, suku-suku di Sumatera dan Sumatera dulu: link


Garis sejarah Kesultanan Pelalawan

* Kerajaan Pekantua, 1380-1505
* Kerajaan Pekantua Kampar, 1505-1675
* Kerajaan Tanjung Negeri, 1675-1725
* Kesultanan Pelalawan: 1725-1946


Sejarah kerajaan Pekantua, 1380-1505

Sejarah I:
Pada awalnya, Kerajaan Pelalawan bernama Kerajaan Pekantua, karena dibangun di daerah bernama Pematang Tuo. Sekarang masuk Desa Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. Setelah berhasil membangun kerajaan, raja pertama Pekantua, Maharaja Indera (1380-1420), membangun Candi Hyang di Bukit Tuo (sekarang wilayah Pematang Buluh atau Pematang Lubuk Emas) sebagai wujud rasa syukur.

Banyaknya barang dagangan yang dihasilkan, terutama hasil hutan, menjadikan Kerajaan Pekantua semakin terkenal, dan secara perlahan mulai menjadi pesaing bandar terpenting di Selat Malaka saat itu, yakni Malaka. Oleh karenanya, Raja Malaka, Sultan Mansyur Syah (1459-1477), berhasrat menguasai Kerajaan Pekantua, sebagai bagian rencana memperkokoh kekuasaan di pesisir timur Sumatera. Di bawah pimpinan Panglima Sri Nara Diraja, Malaka berhasil mengalahkan Pekantua.

Setelah mangkat, secara berturut-turut ia digantikan oleh Maharaja Pura (1420-1445), Maharaja Laka (1445-1460), Maharaja Sysya (1460-1480), dan Maharaja Jaya (1480-1505). Maharaja Jaya adalah raja terakhir Pekantua era pra Islam. Setelah era ini, Pekantua berganti nama menjadi Pekantua Kampar.

Sejarah II:
Asal usul Pelalawan berawal dari sebuah kerajaan yang diberi nama “Kerajaan Pekantua”. Kerajaan Pekantua berkaitan erat dengan sejarah Kerajaan Temasik (Singapura) dan Malaka. Kerajaan Pekantua berada di tepi Sungai Pekantua, anak sungai Kampar yang sekarang telah menjadi wilayah Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Kerajaan tersebut didirikan oleh Maharaja Indera pada tahun 1380 M. Pusat pemerintahan bekas Kerajaan Pekantua berjarak lebih kurang 45 km dari kota Pangkalan Kerinci.

Wilayah tersebut dapat ditempuh melalui jalan darat dengan cara menyusuri jalan Lintas Timur dan jalan Lintas Bono serta dapat pula ditempuh melalui jalan air dengan cara menyusuri Aliran Sungai Kampar. Pendiri Kerajaan Pekantua, Maharaja Indera, adalah bekas Orang Besar Kerajaan Temasik yang takluk kepada Kerajaan Majapahit pada akhir abad XIV. Sementara Raja Temasik yang terakhir bernama Permaisura (Prameswara) mengundurkan diri ke Tanah Semenanjung dan mendirikan Kejaan Malaka. Kerajaan Malaka akhirnya berkembang pesat menjadi Imperium Melayu sampai akhirnya kalah dari Portugis pada tahun 1511 M.

 Peta kerajaan-kerajaan di Riau abad ke-19

Daftar Raja Pekantua

  • Maharaja Indera (1380-1420)
  • Maharaja Pura (1420-1445)
  • Maharaja Laka (1445-1460)
  • Maharaja Sysya (1460-1480)
  • Maharaja Jaya (1480-1505).

Sumber

– Sejarah kerajaan Pekantua (Kampar): http://herwandisahputra.blogspot.co.id/2014/10/asal-usul-pelalawan.html
Sejarah kerajaan Pekantua (Kampar): http://melayuonline.com/ind/history/dig/356/kerajaan-pelalawan
Sejarah kerajaan Pekantua (Kampar): http://smkmuh2-lomba1.blogspot.co.id/2015/04/kerajaan-yang-ada-di-riau.html
Sejarah kerajaan Pekantua (Kampar): http://www.riaudailyphoto.com/2010/06/kerajaan-kampar.html
– Sejarah kerajaan Pekantua (Kampar): https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kampar#Sejarah


 

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: