Demak, Kesultanan / Jawa Tengah utara

Kesultanan Demak: 1475–1548. Terletak di pantai utara Jawa (“Pasisir”).
Demak sebelumnya merupakan kadipaten dari kerajaan Majapahit.

The Sultanate of Demak: 1475–1548. Located on the north coast of Jawa.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Demak

Kabupaten Demak – Jawa


* Foto kesultanan / sultanate Demak: link

* Foto Jawa dulu, situs kuno dan Batavia: link


Sejarah / History

I – Garis sejarah kerajaan Jawa / Line of history of kingdoms on Jawa: link

II – Sejarah / History kesultanan Demak

Kesultanan Demak adalah kesultanan islam pertama di Jawa yang didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Kesultanan ini sebelumnya merupakan keadipatian (kadipaten) vazal dari kerajaan Majapahit, dan terpecah menjadi pelopor penuebaran agama islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya.
Kerajaan ini tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya, Walaupun tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. Pada tahun 1560, kekuasaan Demak beralih ke Kerajaan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir/Hadiwijaya. Salah satu peninggalan bersejarah Demak ialah Mesjid Agung Demak, yang menurut tradisi didirikan oleh Wali Songo.
Pada tahun 1561 Sunan Prawoto beserta keluarganya dihabisi oleh suruhan Arya Penangsang. Arya Penangsang akhirnya berhasil dibunuh dalam peperangan oleh Sutawijaya, anak angkat Joko Tingkir. Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang, dan di sana ia mendirikan Kerajaan Pajang.

klik foto untuk besar

Peta Kesultanan Demak abad ke-XVI


—————–

Demak is the first Islamic empire or kingdom on the island of Java. The kingdom was founded by Raden Patah (1478-1518) in the year 1478, Raden Patah of the kingdom of Majapahit, was a nobleman, who served as the duke of duchy NCO, Demak.
In 1561 Sunan Prawoto and their families were killed by Arya Penangsang. Arya Penangsang eventually was killed in battle by Sutawijaya, Joko Tingkir‘s foster child. Joko Tingkir moved the government to Pajang, and there he founded the Kingdom of Pajang.


Lokasi keraton kesultanan Demak

Banyak penelitian dilakukan, namun belum juga berhasil mengungkap di mana letak keraton kerajaan pesisir utara Jawa itu. Berikut ini saya kutipkan beberapa hasil penelitian:

1) Hasil Penelitian Iain Walisanga [1975]
Kemungkinan Pertama: Bekas Keraton Kesultanan Demak itu tidak ada. Kemungkinan ini disimpulkan dari keterangan bahwa Raden Patah mulai menyebarkan Islam di Demak semata-mata untuk kepentingan Islam. Pendirian Masjid Agung Demak yang dilakukan bersama para Wali songo merupakan simbol Kesultanan Demak. Sedangkan kediaman Raden Patah bukan berupa istana megah, melainkan rumah biasa yang diperkirakan berletak di sekitar stasiun kereta api sekarang.
Kemungkinan Kedua: Mengingat letak masjid pada umumnya tak terlampau jauh dari istana, letak Keraton Demak diperkirakan berada di tempat yang sekarang berdiri Lembaga Pemasyarakatan, yakni di sebelah timur alun-alun. Kemungkinan ini didasarkan pada nama-nama perkampungan yang diduga memiliki latar belakang historis seperti Setinggi (Sitihinggil), Betengan, Pungkuran, Sampangan, dan Jogoloyo.
Kemungkinan Ketiga: Letak Istana Demak berhadapan dengan Masjid Agung, menyeberangi sungai, ditandai adanya dua pohon pinang

2) Hasil Penelitian Fakultas Sstra Undip [1994-1995]
Tim peneliti dari Fakults Sastra Undip tahun 1994-1995 menyimpulkan bahwa lokasi Keraton Demak berada di dekat Masjid Agung dan alun-alun. Ditinjau dari segala aspek, baik secara historis, kultural, ekologis, politis, dan ekonomis, Keraton Demak paling relevan berada di sebelah selatan [bagian timur] alun-alun, menghadap ke utara, pada lokasi yang oleh masyarakat setempat disebut Setinggil.

– Sumber: http://tourdejava-manazati.blogspot.co.id/2009/12/hasil-penelitian-lokasi-keraton.html


Masjid Agung Demak

Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Demak


Daftar raja / list of kings

* Raden Patah, 1475-1518, (1475-1478 vazal Majapahit),
* Pati Oenoes, 1518-1521,
* SultanTrenggana, 1521-1546,
* Soenan Prawoto, (Raden Mukmin) 1546 -1548,
* Arya Penangsang, 1549-1554.

– Sumber / Source:  Wiki


Peta-peta kuno Jawa

Untuk peta kuno Jawa (1598,  1612, 1614, 1650, 1660, 1800-an, abad ke-18, 1840) klik di sini

Jawa, tahun 1650


Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Demak di Wiki: link
Sejarah kesultanan islam Demak:  https://helmiairan.wordpress.com/2011/08/21/kerajaan-islam-di-pulau-jawa/
– Sejarah kesultanan Demak: http://sejarahbudayanusantara.weebly.com/kerajaan-demak.html
– Sejarah kesultanan Islam Demak: http://informasiana.com/kerajaan-islam-di-indonesia-sejarah-kerajaan-demak/#
– Daftar raja Demak: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_raja_di_Jawa#Demak
Raja raja pernah memerintah Demak: http://www.sejarah-negara.com/raja-raja-yang-pernah-memerintah-kerajaan-demak/

– Lokasi Keraton Demak: http://tourdejava-manazati.blogspot.co.id/2009/12/hasil-penelitian-lokasi-keraton.html
– Di mana keraton Demak ?: http://sains.kompas.com/read/2014/08/18/18241421/Di.Mana.Keraton.Kerajaan.Demak.Berada.
Sejarah keraton Demak: https://kedungbantengcity.wordpress.com/2011/04/24/sejarah-keraton-demak-situs-kerajaan-yang-hilang/

Masjid Agung Demak: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Demak

– Album kesultanan (+ foto): http://kesultanandemak2.blogspot.co.id/

English

– History of Demak on Wiki: link
History: link


* Foto kesultanan / sultanate Demak: link

Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi.

Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Demak


 

1 Comment

One thought on “Demak, Kesultanan / Jawa Tengah utara

  1. I do not know much about him.Ys,he is a descendant,but in Demak area the sultan dynasty also after stopped as ruling sultans continued as religious dynasty.I do not know the support both branches have locally.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: