Demak, kesultanan / Prov. Jawa Tengah – kab. Demak

Kesultanan Demak: 1475–1548. Terletak di pantai utara Jawa (“Pasisir”).
Demak sebelumnya merupakan kadipaten dari kerajaan Majapahit. Kemudian muncul sebagai kekuatan baru mewarisi legitimasi dari kebesaran Majapahit. Pada tahun 1560, kekuasaan Demak beralih ke Kerajaan Pajang..

The Sultanate of Demak: 1475–1548. Located on the north coast of Jawa. Formerly Demak was a principality of Majapahit. Demak’s power shifted to Pajang Kingdom in 1560.
For english, click here

Lokasi kab. Demak


Foto kesultanan Demak: link


Garis kerajaan-kerajaan di Jawa: link


Foto sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

* Foto sultan dan raja, yang masih ada di Jawa: link
* Foto keraton di Jawa, yang masih ada: link
* Foto Batavia (Jakarta) masa dulu: link
* Foto Jawa masa dulu: link
* Penyerbuan Batavia oleh Sultan Agung, 1628/1628: link
* Foto perang Diponegoro, 1825: link
* Foto situs kuno di Jawa: link


Video sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa

– Video Penguasa Monarki kesultanan Jawa Mataram, 1556 – 2020: link
– Video sejarah kesultanan Mataram, 1576-2020: link
– Video sejarah kerajaan Medang Mataram Hindu: link
– Video sejarah kerajaan Majapahit, 1293 sampai 1527: link
– Video raja-raja Majapahit hingga ke Mataram, 1293 – 1587: link
– Video sejarah kerajaan Jawa Timur, 1.5jt SM sampai 2020: link
– Video sejarah kerajaan Jawa Barat, 3000 SM sampai 2020: link
– Video sejarah kerajaan Jawa Tengah, 1.5jt SM sampai 2020: link


KESULTANAN  DEMAK

Sejarah kesultanan Demak, 1475–1548

Kesultanan Demak adalah kesultanan islam pertama di Jawa yang didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Kerajaan Demak berdiri pada awal abad ke-16 seiring kemunduran Majapahit.
Pendiri kerajaan Demak adalah Raden Patah. Raden Patah adalah putra Raja kerajaan Majapahit.

Kerajaan Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam di bawah kepemimpinan Raden Patah dengan adanya peran sentral Wali Songo. Periode kepemimpinan Raden Patah adalah fase awal semakin berkembangnya ajaran Islam di Jawa.
Raja kerajaan Demak setelah Raden Fatah wafat pada 1518 yaitu Adipati Unus (1488 – 1521). Adipati Unus adalah putra Raden Patah.
Sebelum menjadi sultan, Pati Unus terkenal dengan keberaniannya sebagai panglima perang. Julukan Pati Unus yaitu Pangeran Sabrang Lor muncul dari keberaniannya sebagai panglima tersebut.

Pati Unus memimpin penyerbuan kedua ke Malaka melawan Portugis pada 1521. Pati Unus wafat pada pertempuran tersebut.

Peta wilayah kesultanan Demak (1500 – 1546)

Masa kejayaan Kerajaan Demak

Masa kejayaan kerajaan Demak berlangsung saat dipimpin Sultan Trenggana (1521 – 1546). Sultan Trenggana naik takhta setelah Pati Unus.
Letak kerajaan Demak berada di Demak, Jawa Tengah. Pada periode Sultan Trenggana, wilayah kekuasaan Demak meluas ke Jawa bagian timur dan barat. Pada 1527, pasukan Islam gabungan dari Demak dan Cirebon yang dipimpin Fatahillah atas perintah Sultan Trenggana berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa.

Sultan Trenggana wafat pada 1546. Insiden saat menyerang Panarukan, Situbondo, yang saat itu dikuasai kerajaan Blambangan (Banyuwangi) membuat Sultan Trenggana terbunuh.
Wafatnya Sultan Trenggana membuat tampuk kepemimpinan kerajaan Demak diperebutkan. Pangeran Surowiyoto atau Pangeran Sekar berupaya untuk menduduki kekuasaan mengalahkan Sunan Prawata, putra Sultan Trenggana. Sunan Prawata lalu membunuh Surowiyoto dan menduduki kekuasaan.

Kejadian tersebut menyebabkan surutnya dukungan terhadap kekuasaan Sunan Prawata. Ia lalu memindahkan pusat kekuasaan Demak ke wilayahnya di Prawoto, Pati, Jawa Tengah. Ia hanya berkuasa selama satu tahun karena dibunuh Arya Penangsang, putra Surowiyoto pada 1547.
Arya Penangsang menduduki takhta kerajaan Demak setelah membunuh Sunan Prawoto. Ia juga menyingkirkan Pangeran Hadiri atau Pangeran Kalinyamat, penguasa Jepara karena dianggap berbahaya bagi kekuasaannya.

Runtuhnya kerajaan Demak

Keruntuhan Kerajaan Demak disebabkan oleh pemberontakan Adipati Hadiwijaya, penguasa Pajang pada 1556. Hadiwijaya semula sangat setia pada Demak. Pemberontakan Hadiwijaya disebabkan oleh Arya Penangsang yang membunuh Sunan Prawata dan Pangeran Kalinyamat.

Pemberontakan Adipati Hadiwijaya menyebabkan runtuhnya kerajaan Demak menjadi vazal atau wilayah kekuasaan kesultanan Pajang.

Pada tahun 1561 Sunan Prawoto beserta keluarganya dihabisi oleh suruhan Arya Penangsang. Arya Penangsang akhirnya berhasil dibunuh dalam peperangan oleh Sutawijaya, anak angkat Joko Tingkir. Joko Tingkir memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang, dan di sana ia mendirikan Kerajaan Pajang.
– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Demak

Raden Patah


Lokasi keraton kesultanan Demak

Banyak penelitian dilakukan, namun belum juga berhasil mengungkap di mana letak keraton kerajaan pesisir utara Jawa itu. Berikut ini saya kutipkan beberapa hasil penelitian:

1) Hasil Penelitian Iain Walisanga [1975]
Kemungkinan Pertama: Bekas Keraton Kesultanan Demak itu tidak ada. Kemungkinan ini disimpulkan dari keterangan bahwa Raden Patah mulai menyebarkan Islam di Demak semata-mata untuk kepentingan Islam. Pendirian Masjid Agung Demak yang dilakukan bersama para Wali songo merupakan simbol Kesultanan Demak. Sedangkan kediaman Raden Patah bukan berupa istana megah, melainkan rumah biasa yang diperkirakan berletak di sekitar stasiun kereta api sekarang.
Kemungkinan Kedua: Mengingat letak masjid pada umumnya tak terlampau jauh dari istana, letak Keraton Demak diperkirakan berada di tempat yang sekarang berdiri Lembaga Pemasyarakatan, yakni di sebelah timur alun-alun. Kemungkinan ini didasarkan pada nama-nama perkampungan yang diduga memiliki latar belakang historis seperti Setinggi (Sitihinggil), Betengan, Pungkuran, Sampangan, dan Jogoloyo.
Kemungkinan Ketiga: Letak Istana Demak berhadapan dengan Masjid Agung, menyeberangi sungai, ditandai adanya dua pohon pinang

2) Hasil Penelitian Fakultas Sstra Undip [1994-1995]
Tim peneliti dari Fakults Sastra Undip tahun 1994-1995 menyimpulkan bahwa lokasi Keraton Demak berada di dekat Masjid Agung dan alun-alun. Ditinjau dari segala aspek, baik secara historis, kultural, ekologis, politis, dan ekonomis, Keraton Demak paling relevan berada di sebelah selatan [bagian timur] alun-alun, menghadap ke utara, pada lokasi yang oleh masyarakat setempat disebut Setinggil.

– Sumber: http://tourdejava-manazati.blogspot.co.id/2009/12/hasil-penelitian-lokasi-keraton.html


Masjid Agung Demak

Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 M.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Demak

Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke-15 Masehi. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Demak


Daftar raja / list of kings

* Raden Patah, 1475-1518, (1475-1478 vazal Majapahit),
* Pati Oenoes, 1518-1521,
* SultanTrenggana, 1521-1546,
* Soenan Prawoto, (Raden Mukmin) 1546 -1548,
* Arya Penangsang, 1549-1554.

– Sumber / Source:  Wiki


Makam Raden Patah

Makam Raden Patah, Raden Pati Unus dan permaisuri


Peta kuno Jawa

Klik di sini untuk peta kuno Jawa tahun 1598, 1612, 1614, 1659, 1660, 1706, 1800-an, awal abad ke-18, 1840.

Jawa, awal abad ke-18

1234


Sumber / Source

– Sejarah kesultanan Demak di Wiki: link
Sejarah kesultanan islam Demak:  https://helmiairan.wordpress.com/2011/08/21/kerajaan-islam-di-pulau-jawa/
– Sejarah kesultanan Demak: http://sejarahbudayanusantara.weebly.com/kerajaan-demak.html
– Sejarah kesultanan Islam Demak: http://informasiana.com/kerajaan-islam-di-indonesia-sejarah-kerajaan-demak/#
– Daftar raja Demak: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_raja_di_Jawa#Demak
Raja raja pernah memerintah Demak: http://www.sejarah-negara.com/raja-raja-yang-pernah-memerintah-kerajaan-demak/

– Lokasi Keraton Demak: http://tourdejava-manazati.blogspot.co.id/2009/12/hasil-penelitian-lokasi-keraton.html
– Di mana keraton Demak ?: http://sains.kompas.com/read/2014/08/18/18241421/Di.Mana.Keraton.Kerajaan.Demak.Berada.
Sejarah keraton Demak: https://kedungbantengcity.wordpress.com/2011/04/24/sejarah-keraton-demak-situs-kerajaan-yang-hilang/

Masjid Agung Demak: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Demak

– Album kesultanan (+ foto): http://kesultanandemak2.blogspot.co.id/


1 Comment

One thought on “Demak, kesultanan / Prov. Jawa Tengah – kab. Demak

  1. I do not know much about him.Ys,he is a descendant,but in Demak area the sultan dynasty also after stopped as ruling sultans continued as religious dynasty.I do not know the support both branches have locally.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: