Tabanan, Kerajaan / Bali

Kerajaan Tabanan: 1343 – 1906. Terletak di Bali, Kab. Tabanan, prov. Bali.

The kingdom of Tabanan: 1343 – 1906. Located in the district of Tabanan, province of Bali.

.



* Foto kerajaan / kingdom Tabanan: link

* Foto foto Bali dulu, situs kuno dan puputan: link


Tentang Raja / About the king

Present Cokorda (King) the XXIV (2014): Ida Cokorda Anglurah Tabanan; raja ke-24 Tabanan.

Pada tanggal 21 Maret 2008, I Gusti Ngurah Rupawan putera Cokorda Ngurah Gede Mabiseka Ratu, bergelar Ida Cokorda Anglurah Tabanan, merupakan urutan Raja Tabanan ke XXIV, berpuri di Puri Agung Tabanan.

On 21 march 2008 I Gusti Ngurah Rupawan, son of Cokorda Ngurah Gede Mabiseka Ratu, with the title Ida Cokorda Anglurah Tabanan became King of Tabanan the XXIV, seated in Puri Agung Tabanan.

– Sumber / Source: link
—————————————————————————————————————————
Sejarah / History kerajaan Tabanan

Di Bali, rumah jabatan tempat tinggal raja disebut “Puri Agung”. Keberadaan Puri Agung Tabanan berkaitan dengan tokoh Arya Kenceng, yang dipercaya ikut datang bersama Gajah Mada ketika Majapahit menaklukkan Kerajaan Bedulu di Bali pada tahun 1343.
Setelah dapat menaklukkan, Dalem Sri Kresna Kepakisan yang menjadi Raja Bali dengan kedudukan di Samprangan kemudian memberikan kekuasaan kepada Arya Kenceng untuk memerintah Tabanan, dengan pusat kerajaan atau Puri Agung, yang terletak di Pucangan (Buahan), Tabanan.
Tanggal 29 September 1906 putra dan saudara-saudaranya di Puri Dangin Tabanan, Puri Pemecutan Tabanan dan Puri Denpasar Tabanan diselong / diasingkan ke Sasak Lombok: Puputan Bali.
Sekarang yang berada di Puri Agung Tabanan adalah kelanjutan keturunan Cokorda Ngurah Ketut dan Saudaranya, yang merupakan putera I Gusti Ngurah Putu ( Putera Sirarya Ngurah Agung Tabanan, Raja Tabanan ke XX ) yang berasal dari Puri Pemecutan Tabanan.

Lihat pula:
hari2 terakhir kerajaan Tabanan: http://cakepane.blogspot.com/2012/07/hari-hari-terakhir-kerajaan-tabanan.html

————————

In Bali, the king’s official residence is called Puri Agung“. The existence of Puri Agung Tabanan is related with Kenceng Arya, who is believed to have participated with Gajah Mada, when Majapahit Empire conquered the kingdom of Bedulu in Bali in 1343.
Dalem Sri Kresna Kepakisan, who became King of Bali, and was seated in Samprangan, then gave power to Aryan Kenceng to rule Tabanan; the center of the kingdom was Puri Agung, located in Pucangan (Buahan), Tabanan.
On 29 September 1906 sons and brothers of Puri Dangin Tabanan, of Puri Pemecutan Tabanan and of Puri Denpasar Pemecutan Tabanan were exiled to Sasak Lombok: Puputan Bali (massal suicide).
Now descendents of Cokorda Ngurah Ketut live in the Puri Agung of Tabanan. I Gusti Ngurah Putu (Son of Putera Sirarya Ngurah Agung Tabanan, Raja Tabanan the XX) is from Puri Pemecutan in Tabanan.


Puri (Istana – Palace) di Tabanan

– Tentang Puri di Bali: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/kerajaan-bangli/puri-istana-di-bali/

Puri di pulau Bali adalah nama sebutan untuk tempat tinggal bangsawan Bali, khususnya mereka yang masih merupakan keluarga dekat dari raja-raja Bali. Berdasarkan sistem pembagian triwangsa atau kasta, maka puri ditempati oleh bangsawan berwangsa ksatria.

Ada 3 Puri di Tabanan. There are 3 palaces in Tabanan

1) Puri Agung Tabanan

Puri Agung Tabanan adalah sebutan untuk tempat kediaman (Bahasa Bali: puri) Raja Tabanan, yang merupakan salah satu puri di Bali, berlokasi di Jalan Srigunting No. 3 Tabanan.
pada zaman kerajaan, rumah jabatan tempat tinggal raja disebut “Puri Agung”. Keberadaan Puri Agung Tabanan berkaitan dengan tokoh Arya Kenceng, yang dipercaya ikut datang bersama Gajah Mada ketika Majapahit menaklukkan Kerajaan Bedulu di Bali pada tahun 1343.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Puri_Agung_Tabanan

Puri Agung Tabanan

Puri Agung Tabanan

2) Puri Agung Kerambitan (untuk penjelasan lihat di bawah website) (for explanation see below).

Puri Agung(Gede) Kerambitan dulunya menjadi  keraton dari kerajaan Tabanan. Dari puri ini akan lahir puri baru yang disebut Puri Anyar Kerambitan pada abad ke 17.
Sumber: http://trihartadi.blogspot.co.id/2012/12/puri-agung-kerambitan.html

Penjelasan Puri Agung Kerambitan di bawah !

Puri Kerambitan

Puri Kerambitan

3) Puri Anom Tabanan

Puri Anom Tabanan didirikan pada masa pemerintahan Ida I Gusti Ngurah Ngurah Agung Tabanan, raja yang ke-19, yang berkuasa pada tahun 1810 – 1843. Ia memerintahkan putranya yang masih muda (Anom) untuk membangun istana baru tepat di sebelah utara puri kerajaan (di bekas lokasi Puri Mas, Puri Raja pemade I Gusti Ngurah Anom) sehingga itu mungkin yang menyebabkan istana itu kemudian disebut sebagai Puri Anom yang dapat diartikan sebagai Puri Muda atau juga Puri yang baru. Sejak saat itu sampai sekarang puri ini dipakai untuk tempat tinggal dan kegiatan keluarga Raja-Raja Tabanan.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Puri_Anom_Tabanan

Puri Anom Tabanan

Puri Anom Tabanan


Daftar raja / list of kings

* c. 1434: Shri Arya Kenceng
* Shri Magada Nata, anak Arya Kenceng
* Arya Nangun Graha (Prabhu Singasana), anak Magada Nata
* Gusti Ngurah Tabanan (Prabhu Winalwan), anak Arya Nangun Graha
* ..?..-1647: Gusti Wayahan Pamedekan, anak Gusti Ngurah Tabanan
* 1647-1650: Gusti Made Pamedekan, saudara Gusti Made Pamedekan
* c. 1650-..?..: Gusti Ngurah Tabanan (Prabhu Winalwanan), memerintah kedua kali
* ..?..-1654: Prabhu Nisweng Panida, anak Gusti Made Pamedekan
* 1654-..?..: Gusti Made Dalang, saudara Prabhu Nisweng Panida
* Gusti Nengah Malkangin, anak Gusti Wayahan Pamedekan
* Gusti Bolo di Malkangin, anak Prabhu Winalwanan
* Abad ke-17: Gusti Agung Badeng (wali negara), menantu Gusti Made Pamedekan
* c. 1700: Prabhu Magada Śakti, anak Prabhu Nisweng Panida
* Anglurah Mur Pamade, anak Prabhu Magada Śakti
* 1734: Gusti Ngurah Sekar, anak Anglurah Mur Pamade
* Gusti Ngurah Gede, anak Gusti Ngurah Sekar
* ..?..-1793: Gusti Ngurah Made Rai, saudara Gusti Ngurah Made Gede
* 1793-1820: Gusti Ngurah Rai Penebel, saudara Gusti Ngurah Made Rai
* c. 1820: Gusti Ngurah Ubung, anak Gusti Ngurah Rai Penebel
* c.1820-1844: Gusti Ngurah Agung I, cucu Gusti Ngurah Made Rai

Di bawah perlindungan Belanda 1843-1906

* 1844-1903: Gusti Ngurah Agung II, anak Gusti Ngurah Agung I
* 1903-1906: Gusti Ngurah Rai Perang (Gusti Ngurah Agung III), anak Gusti Ngurah Agung II

Penaklukan Belanda 1906

* 1929-1939: Cokorda Ngurah Ketut, kemenakan Gusti Ngurah Agung
* 1939-1944: Regen, Gusti Ngurah Wayan (Puri Kompyang Tabanan)
* 1944-1987: Cokorda Ngurah Gede (wafat 1987),anak Cokorda Ngurah Ketut

Tabanan bergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia 1950.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Raja_Bali#Raja-raja_Tabanan


Peta kuno Bali

klik  peta-peta di bawah untuk besar

Bali abad ke-16

Bali tahun 1750

9 Kerajaan di Bali, sekitar tahun 1900.


Intervensi Belanda di Bali

– 1846: Perang Bali I: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/perang-bali-i-1846/
– 1848: Perang Bali II: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/perang-bali-ii-1848/
– 1849: Perang Bali III: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/perang-bali-iii-1849/
– 1906: Intervensi belanda di Bali / Puputan 1906: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/puputan-bali-1906/
– 1908: Intervensi Belanda di Bali / Puputan 1908: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/puputan-klungkung-1908/


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Tabanan: link
– Sejarah kerajaan Tabanan: http://kedai-oonk.blogspot.co.id/2015/07/asal-usul-tabanan.html
Hari2 terakhir kerajaan Tabanan: http://cakepane.blogspot.com/2012/07/hari-hari-terakhir-kerajaan-tabanan.html
– Daftar raja Tabanan:
https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_Raja_Bali#Raja-raja_Tabanan
– Puri Agung Tabanan:
https://id.wikipedia.org/wiki/Puri_Agung_Tabanan
– Puri Agung Kerambitan:
http://trihartadi.blogspot.co.id/2012/12/puri-agung-kerambitan.html
– Puri Anom Tabanan:
https://id.wikipedia.org/wiki/Puri_Anom_Tabanan

Puputan Bali 1906: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/bali/puputan-bali-1906/
————————————-
– Sejarah pulau Bali di Wiki: link
– Asal usul sejarah pulau Bali: http://asal-usul-motivasi.blogspot.co.id/2012/02/asal-usul-sejarah-pulau-bali.html
– Sejarah pulau Bali:
http://www.id.baliglory.com/2015/06/bali-pulau-dewata.html
– Sejarah Bali kuno masa 1343:
http://rah-toem.blogspot.co.id/2011/10/sejarah-bali-kuno-masa-1343.html
Sejarah adanya Kasta di Bali: http://inputbali.com/sejarah-bali/sejarah-adanya-kasta-di-bali
– Sejarah Bali 1914-1950: http://www.kompasiana.com/jurnalgemini/sejarah-bali-1914-1950-an-1-dari-pariwisata-eksotis-ke-nasional_551f83ec813311186e9de31f
Leluhur orang Bali Aga, penduduk asli pulau Bali: http://jadiberita.com/1007/leluhur-orang-bali-aga-penduduk-asli-pulau-bali.html
– Agama Hindu Bali: https://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Hindu_Bali

English

– About the king (2008): link
About Tabanan and present king: link
Puputan Bali 1906 (massal suicide): link

– List of monarchs on Bali: link
History of Bali: link

Facebook

Puri Agung Tabanan


* Foto kerajaan / kingdom Tabanan: link

Ida Cokorda Anglurah Tabanan

Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Raja Tabanan ke-XXIV, sejak / since 2008


Puri Agung Kerambitan

Sumber: http://menara-fm.com/berwisata-sambil-belajar-di-puri-agung-kerambitan.html

Puri Agung Kerambitan terletak 6 km barat daya kota Tabanan, berada di desa dengan areal pertanian yang subur, persawahan yang hijau dan tradisi serta budaya kerajaan yang masih sangat kental terasa.
Desa tersebut adalah Kerambitan, dikenal karena merupakan desa tua, bangunan istana yang indah menambah suasana asri Puri, tarian dan musik tradisional serta juga seni ukiran kayu. Di desa ini anda bisa menemukan kesusastraan klasik, Tari Legong, lukisan bertemakan wayang, ukiran baik batu maupun kayu dan tektekan (semacam orkestra tradisional) yang dipercaya mempunyai kekuatan magis. Di tempat ini juga masih terdapat bangunan-bangunan kuno dari abad ke 17 dan juga terdapat sebuah pura dari jaman neolithicus yaitu Pura Ulun Desa.

Puri Agung (Gede) Kerambitan dulunya menjadi keraton dari kerajaan Tabanan. Dari puri ini akan lahir puri baru yang disebut Puri Anyar Kerambitan pada abad ke 17. Di puri Anyar ini selalu ada pertunjukan tari tradisional, pertunjukan musik, acara pernikahan ala kerajaan dan jamuan makan ala raja-raja. Anda yang ingin menikah di Puri Anyar Kerambitan serta melakukan jamuan makan ala kerajaan bisa menghubungi puri Anyar Kerambitan.
Puri Agung Kerambitan merupakan puri atau keraton (istana) yang besar dengan luas 2 Ha dan masih terjaga kelestariannya. Raja Anak Agung Ngurah Anom Mayun masih berkuasa sampai saat ini dimana sejak kecil beliau bersahabat dengan Bung Karno (1960-1966, karena Anak Agung Ngurah Anom Mayun memimpin misi kesenian di Istana Negara).

Di dalam komplek istana Puri Agung Kerambitan, anda dapat menikmati kebun yang indah, bangunan kuno yang masih terawat asri dengan hiasan porselen Cina dan Belanda. Beberapa selebriti telah mengunjungi objek wisata budaya ini dan terdapat foto mereka di dinding, seperti Raja Hussein, Kurt Waldheim, David Bowie dan Mick Jagger.
—————–
Puri Agung Kerambitan (Source: http://kanabali.com/venues/puri-agung-kerambitan-royal-palace-kerambitan

Puri Agung Kerambitan or the Royal Palace of Kerambitan was built in 1650 AD on a 4 hectare area of land right in the heart of the Kerambitan village, and has been the dwelling place of the Kerambitan Royal Family (or Puri Family) ever since. 

The palace or Puri compound consists of seven main sections, each of which has its own functions for various purposes. The first six sections serve as hosting venues for various kinds of religious and traditional ceremonies while the seventh section is used solely as a residential area for the entire Puri family.

The first section, known as Cangkem Kodok, is essentially an open air area in the front of the Puri complex which serves as a preparation area for any ceremonies held at the Puri.

The second section, Ancak Saji or the reception area, is an open area surrounded by lush Balinese gardens with a walkway and Kori Agung or the roofed tower gate leading up to the third section, Jabe Tandeg. Honorable guests are welcomed, greeted and entertained with a variety of traditional Balinese entertainment by villagers at Ancak Saji before being escorted to Jabe Tandeg to meet the head and elders of the Puri. 

Tandakan is the fourth area that serves as the main venue for all kinds of religious as well as traditional ceremonies including wedding ceremonies. TheTandakan was built in the classic Balinese wantilan style, an open-design hall with high ceilings and gapura – the traditional Balinese brick gate – with Balinese carving ornaments as a backdrop. The open design provides direct contact with other structures around it as well as the surrounding comely Balinese gardens.

The fifth section is the historic Saren Agung, the Puri’s oldest structure, originated in 1650 AD. Saren Agung used to serve as a residential place for the first three generations of the Puri Family. The outer walls of the structure are uniquely ornamented with Chinese and Dutch porcelains that were unearthed from the Puri’s vicinity. The Saren Agung has been restored and has now become a place to conserve the Puri Family’s historical objects and collections.

The sixth section is Pura Batur Agung, the Puri Family’s religious temple complex, thus considered the most sacred area in the palace compound. It is at Pura Batur Agung that the Puri family conducts their religious rituals and gives offerings to the Hindu deities.  

The last section is Palemahan, the official residence of the Puri Family. The Palemahan’s posterior location in the palace compound serves to make it a quiet retreat for the Puri Family; however, the Palemahan’s beautifully manicured lawn can be transformed into an exotic venue for garden receptions.
—————————————————————————————————————-

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: