Sidabutar, kerajaan / Prov. Sumatera Utara – kab. Simalungun

Kerajaan Sidabutar adalah kerajaan Suku Simalungun, marga Saragih, terletak di Sumatera, Kab. Simalungun, prov. Sumatera Utara.

Kingdom of Sidabutar was a kingdom of the Simalungun People, located on Sumatera, in the district of Simalungun. North Sumatera Province.
For english, click here

Kab. Simalungun


* Foto raja-raja di Simalungun dulu: link


Garis kerajaan-kerajaan di Sumatera: link


Foto kerajaan-kerajaan di Sumatera

* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sumatera: link
* Foto sultan dan raja di Sumatera dulu: link


Video sejarah kerajaan / kesultanan di Sumatera

* Video sejarah kerajaan di Sumatera, 75.000 SM – sekarang: link
* Video sejarah kerajaan di Sumatera Utara, 0 M – sekarang: link
*
Video sejarah kerajaan di Sumatera Barat, 0 M – sekarang, link


Tentang marga kerajaan Sidabutar

Batak Simalungun adalah salah sub Suku Bangsa Batak yang berada di provinsi Sumatera Utara, yang menetap di Kabupaten Simalugun dan sekitarnya. Sepanjang sejarah suku ini terbagi ke dalam beberapa kerajaan.

Sarigih adalah marga atau morga dari Suku Simalungun  yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara.

Submarga Sarigih: Sidabutar.

Makam Raja Sidabutar. Sumber: http://www.semedan.com/2016/01/sejarah-makam-raja-sidabutar-pulau-samosir-parapat.html

Makam Raja Sidabutar


Sejarah kerajaan Sidabutar

Umum

Kerajaan Nagur, 500-1400, (marga Damanik) merupakan cikal bakal kerajaan di Simalungun berikutnya.
Nagur kemudian pecah menjadi dua:
* kerajaan Si Tonggang; kerajaan ini beralih menjadi kerajaan Siantar.
* kerajaan Batanghio (marga Saragih). Kerajaan Batangio menjadi: kerajaan Tanah Jawa.
* Belakangan Nagur pecah lagi menjadi Silau, 1300-1400.
Adapun Silau pecah lagi menjadi Panei dan Dolok Silau. Belakangan setelah masuknya Belanda vasal Silau yakni Purba, Raya dan Silimakuta diakui swapraja oleh Belanda.

Sejarah kerajaan Sidabutar

Awalnya, sebelum mengenal Kristen sampai sekarang ini, orang Batak menganut kepercayaan malim atau parmalim. Dalam kepercayaan itu, penganut dilarang makan daging babi, anjing, dan darah.
Sedangkan di Pulau Samosir sendiri, sebelum misionaris asal Jerman, Dr Ludwig Ingwer Nommensen pada 1881 tiba di Toba, raja kedua Sidabutar II sudah mengenal agama Islam. Pemandu lokal komplek pemakaman raja Sidabutar mengatakan suku Batak sudah mengenal hubungan dengan orang-orang Aceh melalui perdagangan.
“Patung di bawah Raja Sidabutar kedua yang memakai songko itu adalah Tengku Muhammad Said dari Aceh,” kata pemandu kepada detikTravel saat berkunjung ke Pulau Samosir pekan lalu.
Tengku Muhammad Said tiba di Samosir untuk berdakwah. Serta, Tengku juga belajar budaya dan kesaktian dari raja Sidabutar II.
“Raja kedua tidak memeluk agama Islam. Tengku malah menjadi panglima perangnya dan berhasil memperluas wilayah Kerajaan Sidabutar di Sumatera Utara,” katanya.

– Sumber: http://travel.detik.com/read/2013/12/06/073658/2434048/1519/kisah-panglima-islam-di-kerajaan-batak

Parade Raja-raja Simalungun pada Harungguan Bolon di Pamatang Siantar, 1930.
Dari kiri ke kanan:
Raja Tanoh Jawa – Sang Majadi (morga Sinaga),
Partuanon Silou Kahean – Tuan Gaib (morga Purba),
Raja Raya – Tuan Gomok (morga Saragih Garingging),
Raja Siantar – Tuan Sawadim (morga Damanik),
Raja Panei – Tuan Bosar Sumalam (morga Purba),
Raja Dolog Silou – Tuan Ragaim (morga Purba),
Raja Purba – Tuan Mogang (morga Purba),
Partuanon Bandar – Tuan Desta Bulan (morga Damanik)
Raja Silimakuta – Tuan Padiraja (morga Girsang)


Sejarah kerajaan-kerajaan di Simalungun

Batak Simalungun adalah salah sub Suku Bangsa Batak yang berada di provinsi Sumatera Utara,  yang menetap di Kabupaten Simalungun dan sekitarnya. Beberapa sumber menyatakan bahwa leluhur suku ini berasal dari daerah India Selatan tapi ini hal yang sedang diperdebatkan. Sepanjang sejarah suku ini terbagi ke dalam beberapa kerajaan. Marga asli penduduk Simalungun adalah Damanik, dan 3 marga pendatang yaitu, Saragih, Sinaga, dan Purba. Kemudian marga marga (nama keluarga) tersebut menjadi 4 marga besar di Simalungun.

Dalam sejarahnya Simalunun ada 3 (tiga) fase kerajaan yang pernah berkuasa dan memerintah di Simalungun.

1) Fase pertama adalah fase kerajaan yang dua (harajaon na dua), yaitu:

* kerajaan Nagur, 500-1400 (marga Damanik). Kerajaan ini merupakan cikal bakal kerajaan di Simalungun berikutnya.
Nagur kemudian pecah menjadi dua:
* kerajaan Si Tonggang; kerajaan ini beralih menjadi kerajaan Siantar.
* kerajaan Batanghio (marga Saragih). Kerajaan Batangio menjadi: kerajaan Tanah Jawa.
* Belakangan Nagur pecah lagi menjadi Silau, 1300-1400.
Adapun Silau pecah lagi menjadi Panei dan Dolok Silau. Belakangan setelah masuknya Belanda vasal Silau yakni Purba, Raya dan Silimakuta diakui swapraja oleh Belanda.

2) Fase kedua: pada masa setelah abad ke-14, muncullah empat raja utama di Simalungun; di mana Nagur masih tetap ada, tetapi peranannya sudah semakin menghilang. Keempat raja itu adalah:

* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Dolok Silou (marga Purba Tambak), dan
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga).

3) Fase ketiga: fase ini berkaitan dengan kolonial Belanda di Simalungun.
Tahun 1865 kolonialisme Belanda mulai memasuki wilayah  Simalungun. Sejak   masuk intervensi Pemerintahan Kolonial banyak terjadi perubahan –perubahan yang signifikan di Simalungunadalah kerajaan yang tujuh (harajaon na pitu), yaitu:

* kerajaan Siantar (marga Damanik),
* kerajaan Panai (marga Purba Dasuha),
* kerajaan Dolok Silou (marga Purba Tambak),
* kerajaan Tanoh Jawa (marga Sinaga),
* kerajaan Raya (marga Saragih Garingging),
* kerajaan Purba (marga Purba Pakpak) dan
* kerajaan Silimakuta (marga Purba Girsang).

Keadaan seperti ini berlanjut hingga memasuki tahun 1946 sehingga mendorong kebencian masyarakat terhadap golongan elit. Sejalan dengan itu, berkembangnya pemahaman politik pada waktu itu, turut pula menyulut keprihatinan terhadap perbedaan kelas yang didorong oleh keinginan untuk menghapuskan sistem feodalisme di Sumatera Timur.
Demikianlah hingga akhirnya terjadi peristiwa berdarah yang meluluhlantakkan feodalisme di Sumatera Timur terutama pada rakyat Simalungun dan Melayu. Pada peristiwa tersebut empat dari tujuh kerajaan Simalungun yaitu Tanoh Jawa, Panai, Raya dan Silimakuta pada periode ketiga ini musnah dibakar. Sementara Silau, Purba dan Siantar luput dari serangan kebringasan massa. Raja dan kerabatnya banyak dibunuh. Peristiwa ini menelan banyak korban nyawa, harta dan benda.

Tiga fase kerajaan2 di Simalungun

Fase Nama Kerajaan Marga Pemerintah
I Kerajaan yang dua Nagur Damanik
Batanghoiu Saragih
II Kerajaan yang empat Siantar Damanik
Tanoh Jawa Sinaga
Dolog Silau Tambak
Panai Dasuha
III Kerajaan yang tujuh Siantar Damanik
Tanoh Jawa Sinaga
Dolog Silau Tambak
Panai Dasuha
Raya Garingging
Purba Pakpak
Silimakuta Girsang

Makam Raja Sidabutar III

Makam Raja Sidabutar III (Agnes-detikTravel)


Daftar kerajaan-kerajaan di wilayah Simalungun

* Aji Sinombah
* Bandar
* Batanghio
* Dolog Silou
* Maligas
* Marompat
* Marpitu
* Marubun
* Nagori Bayu
* Nagur
* Panei
* Purba
* Raya
* Siantar
* Sidabutar
* Sidamanik
* Silimakuta
* Silou Kahean
* Silou
* Sipolha
* Tanoh Jawa


Wilayah kerajaan2 di kabupaten Simalungun

——————————-

Kerajaan-kerajaan di Sumatera utara, abad ke-19


Sumber

– Sejarah kerajaan  Sidabutar: http://travel.detik.com/read/2013/12/06/073658/2434048/1519/kisah-panglima-islam-di-kerajaan-batak
Kami keturunan Raja Sidabutar: link
– Kuburan raja Sidabutar: http://kekunaan.blogspot.co.id/2013/05/kuburan-tua-raja-sidabutar.html
Keturunan Raja Sidabutar: http://johnmelvin2509.blogspot.co.id/2012/12/silsilah-kami-turunan-op-batulipan_10.html
– Kisah kisah dari raja Sidabutar: http://travel.detik.com/read/2013/12/06/073658/2434048/1519/kisah-panglima-islam-di-kerajaan-batak
———————
– Sejarah kerajaan Simalungun:  http://uun-halimah.blogspot.co.id/2007/12/raja-dan-kerajaan-di-simalungun.html
Sejarah kerajaan Simalungun: http://awisaragih.blogspot.co.id/2011/03/kerajaan-simalungun-dan-siantar.html
– Sejarah kerajaan Simalungun: http://tondangmargana.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-singkat-kerajaan-kerajaan.html

———————-

Sejarah marga Saragih di Wiki: link
Sejarah marga Sinaga di Wiki: link
Sejarah marga Damanik di Wiki: link
– Asal usul marga Damanik: http://wansenparluhutandamanik.blogspot.co.id/
Asal usul bangsa Simalungun: link


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: