Ullath Beilohy Amalatu, negeri / P. Saparua – Prov. Maluku

Negeri Ullath terletak di pulau Saparua, kec. Saparua, Kab. Maluku Tengah, prov. Maluku.

Ullath, kadang ditulis dan dieja sebagai Ulat, Ulathe, Ullat atau Ulath merupakan salah satu Negeri yang termasuk ke dalam wilayah kecamatan Saparua, Maluku Tengah. Beragama Kristen.

Klik foto untuk besar  !

Lokasi Ulat (Ullath)

Prov. Maluku (hijau)

Prov. Maluku (hijau)

Peta satelite Ullath: http://wikimapia.org/30681099/id/Negeri-Ullath-Beilohy-Amalatu


* Foto-foto Tiang marga negeri Ullath: link
* Video Negeri Ullath (2015): link
* Video Negeri Ullath: link

* Foto foto negeri, kerajaan dan suku di Maluku: link


Sejarah negeri Ullath

Ullath ternyata memiliki leluhur dari 2 pihak yaitu :

  1. Sebagian orang Ullath berasal dari keturunan Suku Nuaulu di Seram Selatan di kampung bersejarah bernama Ulahano, akibatnya terjadilah gandong Iha-Tuhaha-Ullath. Moyang Ullath adalah Abdullah Nekaulu yang nantinya menurunkan fam Nikijuluw di Ullath serta fam Nengkelwa di Kulur. Abdullah Nekaulu moyang Ullath merupakan adik dari Kasim yang merupakan moyang Iha dan Tasim yang merupakan moyang Tuhaha (menurunkan fam Aipassa).
  2. Sebagian orang Ullath berasal dari keturunan orang Buano di Seram Barat, akibatnya terjadilah gandong Buano-Oma-Ullath yang nantinya diperkuat dengan ikatan pela batu karang. Kapitan Siwabessy moyang Ullath juga merupakan adik kapitan Ririasa yang merupakan moyang Oma, keduanya berasal dari negeri bernama Buano.

Negeri Ullath tercatat dalam sejarah kekristenan di Maluku sebagai negeri pertama yang menerima Injil di pulau Saparua pada tahun 1670 yang kemudian diikuti oleh negeri Booi.

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah

Klik foto untuk besar !

Lokasi Ulat


Pemerintahan dan masyarakat negeri Ullath

Pemerintahan negeri Ullath terdiri atas:

1) Raja,
2) Soa,
3) Marinyo,
4) Kewang,
5) Saniri  Negeri.
6) Fam di Ullath

Negeri Ullath memiliki sistem pemerintahan sendiri sebagaimana halnya negeri-negeri adat lain di wilayah Maluku:

1) Raja

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah#Raja

Fam atau marga pemangku jabatan raja atau kepala negeri (semacam kepala desa) di negeri Ullath adalah Latu Nekaulu yang lebih terkenal sebagai fam Nikijuluw. Fam Nikijuluw mengambil alih jabatan raja atau kepala negeri dari tangan fam Pattipeilohy pada tahun 1670 dikarenakan sebuah masalah yaitu perjanjian damai Ullath dengan VOC.

Sebelum pemangku jabatan raja negeri Ullath diserahkan pada fam Nikijuluw(Latu Nekaulu), keturunan langsung moyang Ullath Abdullah Nekaulu maka pemangku jabatan raja negeri Ullath ialah fam Pattipeilohy. Fam Pattipeilohy telah berkuasa sebagai raja empat negeri lama Amahani, Amelhatu, Italili dan Soupake sejak beratus-ratus tahun lamanya sampai dengan tahun 1670. Kekecewaan besar dari fam ini terhadap hasil perjanjian damai VOC-Ullath menyebabkan mereka tidak mau lagi memangku jabatan raja di negeri baru sehingga dicarilah fam yang paling tepat sebagai pemangku jabatan raja.

2) Soa

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah#Soa

Ullath sebagaimana negeri adat lain di Maluku tentunya memiliki kelompok-kelompok soa yang masing-masing memiliki kepala atau ketua soa sendiri. Berikut adalah kepala-kepala soa di Ullath:

  1. Pical, kepala soa Raja
  2. Siwabessy, kepala soa Hatulessy
  3. Supusepa, kepala soa Italili
  4. Telehala, kepala soa Rumaila
  5. Toisuta, kepala soa Soulisa
  6. Toumahuw, kepala soa Putimahu

3) Marinyo

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah#Marinyo

Negeri-negeri adat Maluku di wilayah Ambon, Haruku, Nusalaut, Saparua, Seram bagian barat, Seram bagian timur, Pulau Buano, Pulau Kelang dan Pulau Manipa umumnya mengenal suatu jabatan adat yang bernama Marinyo.

Marinyo secara bahasa berarti polisi atau polisis adat, namun dalam konteks keseharian di negeri-negeri adat di Maluku marinyo didefinisikan sebagai juru bicara raja kepada rakyatnya atau kepada negeri lain. Tugas marinyo antara lain mengumpulkan warga ketika akan dilangsungkannya upacara bendera, natal bersama, makan bersama, meja kasiang, bersih-bersih negeri, lomba HUT RI 17 agustus-an dan ketika ada hal-hal gawat.

4) Kewang

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah#Kewang

Kewang adalah suatu jabatan dalam tradisi Maluku yang tugasnya adalah melakukan perlindungan dan konservasi terhadap SDA (Sumber Daya Alam) yang ada di negeri yang bersangkutan.

Kewang bertanggungjawab terhadap Tuhan, raja negeri dan rakyatnya. Beban pemeliharaan kelestarian dan kebersihan negeri berada di pundak anggota-anggota kewang. Kewang secara umum dibagi atas kewang darat dan kewang laut. Perbedaan kedua jenis kewang ini adalah wilayah operasi konservasi dan perlindungan, bilamana kewang darat bertugas melakukan konservasi atas SDA (Sumber Daya Alam) di darat seperti mensasi sumber air, mensasi hutan bambu dll. sedangkan kewang laut bertugas melakukan konservasi atas SD (Sumber Daya Alam) di laut seperti mensasi populasi ikan, mensasi terumbu karang, mensasi pantai dll.

5) Saniri Negeri

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah#Saniri_Negeri

Seperti negeri-negeri lain di Maluku pada umumnya dan negeri-negeri lain di Ambon, Haruku, Saparua, Nusalaut dan Seram khususnya, Ullath mempunyai badan legislatif semacam parlemennya tersendiri yang mengurusi perkara pemerintahan sekaligus adat dalam negeri. Badan legislatif negeri ini dikenal sebagai Saniri Negeri. Saniri negeri memiliki anggota berupa 1 orang perwakilan dari setiap fam-fam atau marga-marga asli di negeri yang bersangkutan (dalam hal ini Ullath) atau perwakllan dari fam-fam menetap (pendatang) yang sudah memiliki dan memakan hak fam atau marga asli seperti fam Matheos, Matulessy dan Picauli.

6) Fam di negeri Ullath

– Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah#Fam_di_Ullath

Fam atau marga yang berdiam di negeri Ullath terbagi atas fam asli negeri atau fam ana negeri (Bahasa Indonesia: Anak desa) dan fam pendatang yang datang dari negeri lain dan menetap di Ullath atau fam orang dagang (Bahasa Indonesia: Orang pendatang).


klik peta untuk besar

Dari atas ke bawah: Nusa Laut, Saparua (Oma), Haruku, tahun 1631

Dari kiri ke kanan: Haruku (Honimoa), Saparua (Oma), Nusa Laut, tahun 1660

Saparua 1724


4) Sumber

– Sejarah, pemerintahan negeri Ullath dll: https://id.wikipedia.org/wiki/Ullath,_Saparua,_Maluku_Tengah
– Sejarah negeri Ullath: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/12/negeri-ullath.html
– Acara Adat Upu di negeri Ullath: http://malukulease.blogspot.co.id/2011/03/tradisi-adat-upu-di-ullath.html
– Tentang negeri Ullath: http://wikimapia.org/30681099/id/Negeri-Ullath-Beilohy-Amalatu
——————–

– Struktur pemerintahan dan masyarakat Negeri di Maluku: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/maluku/struktur-pemerintahan-dan-masyarakat-negeri-maluku/
Sejarah Maluku: http://pelangimaluku.blogspot.co.id/2008/05/sejarah-maluku.html
– Sejarah Maluku: http://juliansoplanit.blogspot.co.id/2011/03/maluku-merupakan-salah-satu-propinsi.html
Sejarah Maluku: https://singalodaya.wordpress.com/2009/10/07/sejarah-maluku/comment-page-1/
.
Suku di Maluku: http://protomalayans.blogspot.co.id/2012/08/suku-di-maluku.html
– Suku di Maluku: http://www.lasamahu.com/2011/06/mengenal-suku-maluku-dari-dekat.html
– Asal usul penduduk Maluku:
http://www.angelfire.com/home/SiAPAPorto/asal_usul_mal.htm


Foto-foto Tiang marga negeri Ullath: link

Warga Negeri Ullath, Saparua pada Jumat (9/5/2014) secara gotong royong memasang atap baru baileo (tempat pertemuan adat). Ritual Tutup Baileo ini diselenggarakan setiap tiga tahun untuk mengganti atap yang mulai rusak. Foto John Nikita Sahusilawane

Negeri Ullath

Baileu atau Balai adat negeri Ullath

Baileu atau Balai adat negeri Ullath

Baileu Dan Gereja Ullath

Baileu Dan Gereja Ullath

foto- hari tjerita-hari tjerita sedjarah negeri Ullath di Bemmel pada tanggal 26 mai 1990.

foto- hari tjerita-hari tjerita sedjarah negeri Ullath di Bemmel pada tanggal 26 mai 1990.


klik peta untuk besar

Peta Maluku 1640 (Gilolo = Halmahera)

Peta Maluku / Sulawesi 1683

Peta Maluku / Sulawesi 1740


 

Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: