Trumon, kerajaan / Sumatera – Prov. Aceh, kab. Aceh Selatan

Kerajaan Trumon terletak di provinsi Aceh, Kab. Aceh Selatan, kec. Trumon. Prov. Aceh.
Kerajaan Negeri Trumon didirikan pada 1780 oleh Teungku Jakfar. Tahun 1812, Aceh Darussalam mengakui Trumon sebagai negeri lindungannya.
Saat kesultanan Aceh kerajaan itu merupakan vasal atau bawahan sultan Aceh dan dipimpin oleh raja yang bergelar Uleebalang.
Setelah berakhirnya Perang Aceh, tahun 1914, Trumon masuk Onderafdeling Onderafdeling Singkil, sebagai “swapraja”.

The kingdom of Trumon was located on Sumatera, provinsi Aceh, Kab. Aceh Selatan.
The kingdom was founded in1780 by Teungku Jakfar.
During the sultanate of Aceh this kingdom was a vassal or subordinate to the sultan of Aceh and was led by the king who had the title of Uleebalang.
After the end of the Aceh War, in 1914, the small kingdoms entered an Onderafdeling as “swapraja”.

For english, click here

Kabupaten Aceh Selatan


* Foto kerajaan / kingdom Trumon: link

* Foto Aceh: Kesultanan Aceh Darussalem: link
* Foto Aceh: Raja kerajaan-kerajaan kecil di Aceh: link
*
Foto Aceh: Aceh dulu: link
*
Foto Aceh: Perang Aceh-belanda (1873-1903): link


Tentang Raja / About the king

Raja sekarang (2017): Raja Trumon: Teuku Raja Ubiet.


Sejarah / History kerajaan Trumon

Asal usul Raja kerajaan Trumon, berasal dari Asia kecil atau dari rumpun suku-suku Bangsa Arab, menurut silsilah kami Ja Thahir berasal dari Baghdad dan hijrah ke Timur dan menetaplah di Bate Pidie (Aceh).
Ja Thahir mempunyaI beberapa orang anak,diantaranya bernama  Ja ABDULLAH  (DULLAH) juga menetap di Batee Pidie.

JA ABDULLAH mempunyai anak di antara lain JA JOHAN. JA JOHAN ini menetap di Tanoh Abee Seulimum, mempunyai anak di antara lain TENGKU JAKFAR salah seorang dari murid TENGKU di Anjong di Pelenggahan. Setelah selesai (tamat) dari belajar agama islam, TENGKU JAKFAR di suruh  oleh guru beliau untuk berangkat kesebelah Barat Aceh.

Mula-mula TENGKU JAKFAR menetap di Unjong Seurangga Susoh. Di sini beliau mengajar Agama Islam dan mendapat gelar LABAI, juga di kenal dengan labai jakfar disini beliau tidak berapa lama dan melanjutkan perjalanan sampai kedaerah SINGKIL, dan menetap disini.Atas rahmat Allah TENGKU JAKFAR membuka negeri yang disebut PAYA BOMBONG. Kemudian TENGKU JAKFAR membuka perkebunan lada (merica) pada suatu dataran sebelah utara singkil yang kemudian disebut TRUMON.

Negeri yang baru dibuka ini mulai ditata sejak tahun 1780 M dan beliau yang menjadi pengusaha pertama sebagai Raja di negeri tersebut dengan nama “KERAJAAN TRUMON”. TENGKU JAKFAR juga bergelar teuku Raja Singkil tapi biasa di sebut Teuku Singkil yang lebih populer. Beliau meninggal di Trumon dalam tahun 1812 M.

Dalam tahun 1940 Charda Gubernur Jenderal yang terakhir dari Hindia Belanda dari Batavia datang ke Trumon menemui Teuku Raja Husin. Tujuan kedatangan Gubernur Jenderal tersebut untuk memberi kemerdekaan penuh kepada Negeri Trumon sebagai kerajaan berdaulat, terlepas dari pengaruh pemerintahan Hindia Belanda, tapi Teuku Raja Husen tidak menerimanya sebab Teuku Raja Husin sudah mengadakan filling terlebih dahulu dengan rekan beliau Teuku Nyak Areh di Kuta Raja. Teuku Raja Husen bersedia menerima kemerdekaan, bila seluruh Aceh dimerdekakan Gubernur Jenderal Charda berjanji “untuk seluruh Aceh diberikan sesudah perang di Eropah selesai”.
– Sumber: http://yusmarwandi.blogspot.co.id/2012/02/sejarah-kerajaan-trumon.html


 Daftar Raja / list of kings
.
* ……..-1812: Tengku Jakfar juga bergelar teuku Raja Singkil.
* 1812-1835: Teuku Raja Bujang
* 1835-1843: Teuku Raja Mak Areh
* ……..-1893: Teuku Raja Iskandar
* 1893-1903:  Teuku Raja Djakfar alias Teuku Haji Rayek sebagai pengganti Iskandar. Haji Rayek dijadikan raja boneka sampai meninggal dunia pada 1903. Haji Rayek dijadikan raja boneka sampai meninggal dunia pada 1903. * 1903-1907: Teuku Muda Nanggroe sebagai Mangku Bumi. Pada masanya Trumon bangkrut total. Muda Nanggroe meninggal pada 1907.
* 1907-1912: Teuku Muda Nanggroe sebagai Mangku Bumi. Pada masanya Trumon bangkrut total. Muda Nanggroe meninggal pada 1907. Teuku Raja Nasruddin menggantikannya sampai 1912.
* ……..-1927: Teuku Raja Lek, raja Trumon sampai 1927.
* Teuku Raja Husin, anak no.4 dari Teuku Haji Djakfar alias Teuku Haji Rayeek.

– Sumber: http://www.pikiranmerdeka.co/2015/09/21/kerajaan-negeri-trumon/


Benteng Kuta Batee

Benteng Kuta Batee dibangun pada masa pemerintahan Teuku Raja Jakfar 11 Agustus 1770 dan selesai pada 8 Agustus 1802, setelah itu roda pemerintahan Kerajaan Trumon diteruskan oleh anaknya Teuku Raja Jakfar yaitu Teuku Raja Bujang.

Dalam benteng yang memiliki luas sekitar 60×60 meter, dengan tinggi mencapai sekitar  4 meter, tebal dindingnya mencapai satu meter dengan tiga lapisan, pada masa itu, dalam benteng tersebut merupakan tempat percetakan uang Kerajaan Trumon sendiri.
Memiliki Cap Sikureng dan mata uang sendiri yang sah dan diakui dunia, membuat kerajaan trumon dikenal bangsa Asia dan Eropa.
Benteng Kuta Batee, selain berfungsi sebagai pertahan dari serangan penjajah, juga digunakan sebagai pusat pengendalian pemerintahan oleh sang raja. Didalam benteng tersebut juga terdapat istana dan sebuah gudang tempat penyimpanan barang-barang pentik milik kerajaan.
– Sumber: https://www.facebook.com/notes/sejarah-aceh/kerajaan-trumon-dan-benteng-kuta-batee/10151007163948541/
.


Tentang kerajaan-kerajaan kecil di bawah Sultan Aceh

Topik penting:

* Struktur pemerintahan kerajaan kecil di Aceh (Mukim, Sagi, Nangroe, Uleebalang), lengkap: link
* Daftar Uleebalang, 1914: link
* Daftar Uleebalang, 1940: link
* Gelar orang  kesultanan Aceh: link

Wilayah bagian barat Kerajaan Aceh Darussalam mulai dibuka dan dibangun pada abad ke-16 atas prakarsa Sultan Saidil Mukamil (Sultan Aceh yang hidup antara tahun 1588-1604), kemudian dilanjutkan oleh Sultan Iskandar Muda (Sultan Aceh yang hidup tahun 1607-1636) dengan mendatangkan orang-orang Aceh Rayeuk dan Pidie.

Daerah ramai pertama adalah di teluk Meulaboh (Pasi Karam) yang diperintah oleh seorang raja yang bergelar Teuku Keujruen Meulaboh, dan Negeri Daya (Kecamatan Jaya) yang pada akhir abad ke-15 telah berdiri sebuah kerajaan dengan rajanya adalah Sultan Salatin Alaidin Riayat Syah dengan gelar Poteu Meureuhom Daya.

Dari perkembangan selanjutnya, wilayah Aceh Barat diakhir abad ke-17 telah berkembang menjadi beberapa kerajaan kecil yang dipimpin oleh Uleebalang, yaitu : Kluang; Lamno; Kuala Lambeusoe; Kuala Daya; Kuala Unga; Babah Awe; Krueng No; Cara’ Mon; Lhok Kruet; Babah Nipah; Lageun; Lhok Geulumpang; Rameue; Lhok Rigaih; Krueng Sabee; Teunom; Panga; Woyla; Bubon; Lhok Bubon; Meulaboh; Seunagan; Tripa; Seuneu’am; Tungkop; Beutong; Pameue; Teupah (Tapah); Simeulue; Salang; Leukon; Sigulai.

Struktur pemerintahan kerajaan-kerajaan Aceh

Untuk lengkap: Struktur pemerintahan kerajaan kecil di Aceh (Mukim, Sagi, Nangroe, Uleebalang): link

1) Gampong, pimpinan disebut Geucik atau Keuchik. Teritorial yang terkecil dari susunan pemerintahan di Aceh adalah yang disebut dalam istilah Aceh Gampong. Sebuah Gampong terdiri atas kelompok-kelompok rumah yang letaknya berdekatan satu dengan yang lain.
Pimpinan gampong disebut Geucik atau Keuchik, yang dibantu oleh seorang yang mahir dalam masalah keagamaan, dengan sebutan Teungku Meunasah
2) Mukim, pimpinan disebut Imum Mukim. Bentuk teritorial yang lebih besar lagi dari gampong yaitu Mukim. Mukim ini merupakan gabungan dari beberapa buah gampong, yang letaknya berdekatan dan para penduduknya.
Pimpinan Mukim disebut sebagai Imum Mukim. Dialah yang mengkoordinir kepala-kepala kampung atau Keuchik-Keuchik.
3) Sago atau Sagoe, pimpinan disebut Panglima Sagoe atau Panglima Sagi. Di wilayah Aceh Rayeuk (Kabupaten Aceh Besar sekarang), terdapat suatu bentuk pemerintahan yang disebut dengan nama Sagoe atau Sagi. Keseluruhan wilayah Aceh Rayeuk tergabung ke dalam tiga buah Sagi ini, yang dapat dikatakan sebagai tiga buah federasi. Ketiga buah Sagoe atau Sagi tersebut masing-masing dinamakan:
1. Sagi XXII Mukim, dibentuk dari 22 mukim,
2. Sagi XXV Mukim, dibentuk dari 25 mukim,
3. Sagi XXVI Mukim, dibentuk dari 26 mukim.
Pemimpin disebut dengan Panglima Sagoe atau Panglima Sagi, secara turun-temurun, juga diberi gelar Uleebalang.
Mereka pengangkatannya sebagai Panglima Sagi disyahkan oleh Sultan Aceh dengan pemberian suatu sarakata yang dibubuhi cap stempel Kerajaan Aceh yang dikenal dengan nama Cap Sikureung.
4) Nangroe, pimpinan disebut Uleebalang. Bentuk wilayah kerajaan lainnya yang terdapat di Aceh yaitu yang disebut Nangroe atau Negeri. Nangroe ini sebenarnya merupakan daerah takluk Kerajaan Aceh dan berlokasi di luar Aceh Inti atau Aceh Rayeuk.
Pimpinan Nangroe disebut Uleebalang, yang ditetapkan oleh adat secara turun-temurun. Mereka harus disyahkan pengangkatannya oleh Sultan Aceh. Surat Pengangkatan ini dinamakan Sarakata yang dibubuhi stempel Kerajaan Aceh, Cap Sikureung.
5) Sultan. Tingkat tertinggi dalam struktur pemerintahan Kerajaan Aceh adalah pemerintah pusat yang berkedudukan di ibukota kerajaan, yang dahulunya bernama Bandar Aceh Dar as Salam.  Kepala pemerintahan pusat adalah Sultan yang para kelompoknya bergelar Tuanku.

Peta kerajaan kecil di Aceh 1917


Peta Aceh dulu

Peta Aceh tahun 1646. Achem, from ‘Livro do Estado da India Oriental’, an account of Portuguese settlements in the East Indies, by Pedro Barreto de Resende

———————————–

Peta Aceh 1595


Sumber Trumon

– Sejarah kerajaan Trumon di Wiki: link
– Sejarah kerajaan Trumon: http://pikiranmerdeka.co/2015/09/21/kerajaan-negeri-trumon/
Sejarah kerajaan Trumon dan daftar Raja Trumon: http://yusmarwandi.blogspot.co.id/2012/02/sejarah-kerajaan-trumon.html

– Kerajaan Trumon dan Benteng Kuta Bate: http://leser-aceh.blogspot.co.id/2012/03/kerajaan-trumon-dan-benteng-kuta-batee.html
– Kerajaan Trumon dan Benteng Kuta Bate: https://www.facebook.com/notes/sejarah-aceh/kerajaan-trumon-dan-benteng-kuta-batee/10151007163948541/

Sumber

– Uleebalang di Aceh: https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Aceh#Ul.C3.A8.C3.ABbalang_.26_Pembagian_Wilayah
– Uleebalang di kesultanan Aceh: https://www.kompasiana.com/ruslan./siapakah-uleebalang_552c324c6ea83444128b4580
– Sejarah Uleebalang: https://www.facebook.com/boy.adityamawardi/posts/771874096190147
– Struktur pemerintahan kesultanan Aceh: http://febasfi.blogspot.co.id/2012/11/struktur-atau-lembaga-pemerintahan.html
– Struktur pemerintahan kesultanan Aceh: http://helmiyymailcom.blogspot.co.id/2012/10/struktur-pemerintahaan-kerajaan-aceh.html
– Struktur pemerintahan kesultanan Aceh: http://wartasejarah.blogspot.co.id/2013/07/kerajaan-aceh.html
– Tentang uleebalang: https://id.wikipedia.org/wiki/Ul%C3%A8%C3%ABbalang


* Foto kerajaan / kingdom Trumon: link

Left Teuk Raja Ubit of Trumon and right Teuku Raja Nasruddin of Kuala BateBatu. West Aceh. Source: kerajaan indonesia (Foto 2014)

 Left Teuk Raja Ubit of Trumon and right Teuku Raja Nasruddin of Kuala BateBatu. West Aceh.


 

1 Comment

One thought on “Trumon, kerajaan / Sumatera – Prov. Aceh, kab. Aceh Selatan

  1. Pingback: Rudus atau Co Jang - Pedang Indah Dari Aceh Hingga Bengkulu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s