Sakra, kerajaan / P. Lombok – prov. Nusa Tenggara Barat

Kerajaan Sakra terletak di pulau Lombok. 1780 – 1828.

The Principality (Kedatuan) of Sakra was located on the island of Lombok. 1780 – 1828.
For english, click here

pulau Lombok

Lokasi pulau Lombok


* Foto foto Lombok dulu, situs kuno, intervensi belanda (1894) dan suku Sasak: link


Sejarah kerajaan Sakra

Sejarah lengkap: https://sultansinindonesieblog.wordpress.com/lombok/sakra-kerajaan-p-lombok-nusa-tenggara-barat/sejarah-lengkap-kedatuan-sakra/

Kerajaan Sakra dianggap runtuh dan hanya berumur 50 tahun, terhitung sejak 1780 hingga dengan 1828. Setelah kekalahannya, pihak Sakra kemudian menjalin dan membina hubungan baik dengan kerajaan Karangasem.

Terjadi perang Puputan Sabil antara kerajaan Pejanggik dengan pihak Karangasem. Sedang Pemban Mas Meraja Kusuma mendapatkan hukuman moral tidak diperkenankan ikut puputan sabil oleh ayahandanya, Pemban Mas Komala Kusuma. Tetapi beliau mempersiapkan generasi penerusnya, Pemban Penganten Purwada disebagai putra mahkota pada generasi ke XI. la dinobatkan sebagai raja dalam pengasingan didampingi oleh adiknya, Deneq Laki Mas Orpa, dan saudara dari selir, Rade Nune Ratmaja Tember.
Setelah kerajaan Purwadadi sebagai benteng terakhir Pejanggik dapat dihancurkan oleh Karangasem dan Banjar Getas, para prajurit melarikan diri ke hutan-hutan sekitarnya, sebagian lagi menyusul ke Sumbawa.Merasa sudah mapan, pihak Karangasem merasa curiga atas perkembangan Banjar Getas. Mereka mengetahui bahwa dendam Pejanggik lebih besar kepada Banjar Getas daripada Karangasem sendiri.
Maka mereka pun mengirimkan utusan untuk  mempersilahkan Pemban Penganten Purwadadi kembali ke Lombok dengan syarat mau menjalin hubungan baik dengan Karangasem dan bila suatu saat diperlukan bersedia untuk bersama-sama menghadapi Banjar Getas. Pada mulanya Pemban Penganten Purwadadi menolak rencana tersebut. Akan tetapi, mengetahui mulai adanya persaingan antara Banjar Getas dengan Karangasem, maka secara diam-diam beliau mengirimkan para pengiringnya, termasuk ibu tirinya dengan membawa serta Raden Nuna Ratmaja Tember yang masih kecil sebagai lambang dan wakil sementara.
Mereka mengambil tempat di Gawah Pengkalik Tanaq, di seberang kali utara Purwadadi. Tempatinilah yang dianggap sebagai cikal bakal berdirinya kerajaan baruyang sekitar tahun 1870 M diberi nama Sakra.

Kerajaan Sakra dianggap runtuh dan hanya berumur 50 tahun, terhitung sejak 1780 hingga dengan 1828. Setelah kekalahannya, pihak Sakra kemudian menjalin dan membina hubungan baik dengan kerajaan Karangasem.

– Sumber dan lengkap: https://agusyulionopati.blogspot.co.id/2017/02/makalah-kerajaan-kerajaan-di.html


Sejarah kerajaan-kerajaan di Lombok permulaan

Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu.

Di Lombok, dalam perkembangannya meninggalkan jejak berupa empat kerajaan utama saling bersaudara, yaitu Kerajaan Bayan di barat, Kerajaan Selaparang di Timur, Kerajaan Langko di tengah, dan Kerajaan Pejanggik di selatan. Selain keempat kerajaan tersebut, terdapat kerajaan-kerajaan kecil, seperti Parwa dan Sokong serta beberapa desa kecil, seperti Pujut, Tempit, Kedaro, Batu Dendeng, Kuripan, Samarkaton dan Kentawang. Seluruh kerajaan dan desa ini selanjutnya menjadi wilayah yang merdeka, setelah kerajaan Majapahit runtuh. Di antara kerajaan dan desa itu yang paling terkemuka dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok.

– Kajian tentang kerajaan-kerajaan di Lombok, klik di sini


Masuknya Islam di Lombok
.
Sebelum masuknya Islam, masyarakat yang mendiami pulau Lombok berturut-turut menganut kepercayaan animisme, dinamisme kemudian Hindu. Islam pertama kali masuk melalui para wali dari pulau Jawa yakni sunan Prapen pada sekitar abad XVI, setelah runtuhnya kerajaan Majapahit.

Dalam menyampaikan ajaran Islam, para wali tersebut tidak serta merta menghilangkan kebiasaan lama masyarakat yang masih menganut kepercayaan lamanya. Bahkan terjadi akulturasi antara Islam dengan budaya masyarakat setempat, karena para penyebar tersebut memanfaatkan adat-istiadat setempat untuk mempermudah penyampaian Islam. Kitab-kitab ajaran agama pada masa itu ditulis ulang dalam bahasa Jawa Kuno. Bahkan syahadat bagi para penganut Wetu Telu dilengkapi dengan kalimat dalam bahasa Jawa Kuno. Pada masa itu, yang diwajibkan untuk melakukan peribadatan adalah para pemangku adat atau kiai saja.

Kerajaan Lombok, ketika Kerajaan ini dipimpin oleh Prabu Rangkesari, Pangeran Prapen, putera Sunan Ratu Giri datang mengislamkan kerajaan Lombok. Dalam Babad Lombok disebutkan, pengislaman ini merupakan upaya dari Raden Paku atau Sunan Ratu Giri dari Gersik, Surabaya yang memerintahkan raja-raja Jawa Timur dan Palembang untuk menyebarkan Islam ke berbagai wilayah di Nusantara. Proses pengislaman oleh Sunan Prapen menuai hasil yang menggembirkan, hingga beberapa tahun kemudia seluruh pulau Lombok memeluk agama Islam, kecuali beberapa tempat yang masih memepertahankan adat istiadat lama.

– Sumber dan lengkap: http://fadlisworld.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-masuknya-islam-di-lombok.html


Peta kuno Lombok

Untuk peta kuno lokasi pulau Lombok, abad ke-15, 1660, 1683, 1683, 1725, 1800-an, klik di sini

Lokasi Lombok, tahun 1660


Sumber kerajaan Sakra

– Runtuhnya Sakra: http://niwayanmariaseh.blogspot.co.id/2014/10/runtuhnya-sakra.html
– Sejarah kedatuan Sakra: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-di-gumi-sasak-1.html
– Sejarah kedatuan Sakra: https://www.facebook.com/notes/mantra-ardhana/kerajaan-sakra/10152031758669269/
– Sejarah kedatuan Sakra: https://agusyulionopati.blogspot.co.id/2017/02/makalah-kerajaan-kerajaan-di.html

Sumber kedatuan / kerajaan kuno di Lombok

– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://suparmanol.blogspot.co.id/2010/12/sejarah-kedatuan-sasak.html
– Sejarah Kedatuan kuno Sasak: http://gdefik.blogspot.co.id/2012/10/kedatuan-di-gumi-sasak-1.html
– Sejarah kerajaan di Lombok: https://oediku.wordpress.com/2010/12/29/sejarah-dan-asal-usul-lombok/
– Sejarah kerajaan di Lombok: http://www.lomboksociety.web.id/2018/02/sejarah-lombok.html

Sumber masuk Islam di Lombok

– Masuk Islam di Lombok: http://fadlisworld.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-masuknya-islam-di-lombok.html
– Masuk Islam di Lombok: http://situs9.blogspot.co.id/2014/08/masuk-dan-berkembangnya-agama-islam-di.html