Segeri, Kerajaan / Sul.Selatan – Kep. Pangkajene dan Kepulauan

Kerajaan Segeri, dibentuk abad ke-15. Kerajaan Suku Bugis.
Terletak di prov. Sulawesi Selatan, Kab. Pangkajene dan Kepulauan.
Raja bergelar Karaeng.

The kingdom of Segeri, founded in the 15th century. Kingdom of the Bugis People.
Located in Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
The title of the king is Karaeng.

Klik foto untuk besar !

Kab. Kepulauan Pangkajane

Kab. Kepulauan Pangkajane

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)

Provinsi Sulawesi Selatan (hijau)


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Sejarah / History kerajaan Segeri

Kekaraengan Segeri sudah berdiri lama menurut riwayat adalah seorang kemenakan (anak dari saudara perempuannya) dari Raja Gowa yang bernama I Manriwagau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga (Raja Gowa X) menjadi Karaeng (Raja) di Segeri, yaitu di sekitar Tahun 1546 – 1565. Raja Gowa ini menaklukkan Kerajaan Siang. Karaeng Segeri yang termaksud itu juga yang pertama – tama diangkat oleh rakyat Tanete menjadi Raja di Tanete, yang pada waktu itu masih dinamai Kerajaan Agang Nionjo. Raja Tanete tersebut lazim disebut Datu GollaE, menurut nama sebuah kampong yang bernama GollaE, terletak dalam Kerajaan Segeri.
Di antara tahun 1619 dan 1630 Kerajaan Segeri, bersamaan dengan kerajaan – kerajaan kecil yang terletak di sebelah selatan, ditaklukkan oleh Raja Gowa, Sultan Alauddin Tumenanga di Gaukangna. Dalam Tahun 1667 sewaktu Gowa dikalahkan oleh Belanda, Kerajaan Segeri ditaklukkan dengan senjata oleh Belanda dan menurut pasal 20 Perjanjian Bungaya, Kerajaan Segeri dijadikan “atau “NOORDEN DISTRICTEN bagian dari “NOORDEN PRO-VINCIEN ” (Daerah – daerah utara), dibawah kekuasaan langsung Kompeni Belanda.
Sementara kekuasaan kompeni Belanda di Noorderdistricten hilang disebabkan oleh penyerbuan – penyerbuan dari orang – orang Bone di antara Tahun 1776 dan 1799, maka Karaeng segeri, La Tenrisessu Arung Pantjana dengan bantuan dari Addatuang Sidenreng, Arung Berru, dan Datu Tanete, memberi pukulan yang hebat kepada Raja Bone, La Tenritappu (MatinroE ri Rompegading). Enam tahun kemudian Noorderdistricten (termasuk Segeri) jatuh ke dalam tangan orang – orang Bone. Beberapa tahun kemudian, sewaktu orang Inggris pada tahun 1814 mengambil alih pemerintahan Belanda, Inggris dapat mengusir orang – orang Bone dari daerah – daerah tersebut. Akan tetapi dalam tahun 1815, sewaktu tentara Inggris meninggalkan

– Sumber, sejarah lengkap: http://www.kaskus.co.id/thread/52a8a5ef0d8b46ee698b4721/segeri-pangkajene-dan-kepulauan/

Peta Sulawesi selatan, Pangkajane, tahun 1909
klik peta untuk besar

————————
Kekaraengan (kingdom) of Segeri was an old kingdom; a nephew (son of his sister) of the King of Gowa, named I Manriwagau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga (Raja Gowa X) became Karaeng (King) of Segeri, ie around the year 1546 1565. King of Gowa conquered the Kingdom of Siang. Karaeng Segeri, who also wanted to do this,  was appointed by the people of Tanete to become King in Tanete, which at that time was called the Kingdom Agang Nionjo. The king of Tanete was commonly called Datu GollaE, according to the name of a village named GollaE, located in the Kingdom Segeri.
Kekaraengan of Segeri consisted of 36 villages, each ruled by a village head, with the title Matoa, Gallarang, Sullewatang, and Jennang.


Daftar Raja / list of kings (Karaeng)

* 1430 – 1488: La Mantang Seorang Keturunan yg berasal dari Kerajaan Gowa
* 1488 – 1545: Sayyid Jafar, Putra Dato Sabutung
* 1545 – 1653: Datu Gollae, Keponakan dari Raja Gowa X Dg,Matanre
* 1776 – 1842: La Tenri Sessu Opu Cenning, Sultan Abdul Wahab Arung Pancana yg juga merupakan Putera dari Raja Luwu Ke 23 Dan 25.
* 1842 – 1850: Lapadu Daeng Mattara Putra dari Laloasa daeng Matteru Karaeng lesso’e* yang juga merupakan Cucu dari La Tenri Sessu’

* 1850 – 1860: La Ento Dg.Mattone (Lapakanna) Putra dari La Sulukeng Dg.Mattara Karaeng Temba’i Alena*.
* 1860 – 1885: Page La Paddare Dg.Manangkasi Putera dari Arungnge Dg.Simpuang juga merupakan Cucu dari La Tenri Sessu’.
* 1885 – 1892: La Mappakaya Karaeng Loloe menggantikan Ayahandanya Page Lapaddare Dg.Manangkasi Karaeng segeri
* 1892 – 1919: Calunde’ Karaeng Ambo’na I Rajeng Putera dari Laento Dg.Mattone
* 1919 – 1935: Andi Tuo Dg.Mattone Petta Towa (Gonco), Putera dari La mattoana Dg.patombong Karaeng Bonto Makkio
* 1935 – 1938: Andi Nanggong Dg. Mattimung Petta Bonto Manai , Cucu dari La Ide Matinroe Ri Balang.
* 1938 – 1965: Andi Page Dg.Manangkasi Petta Lolo Putera dari Andi TuoDg.Mattone (gonco).
* 1965 – 1967: Andi Sakka Petta Lolo Putra Dongkang Dg Massikki Karaeng Mandalle.

– Sumber / Source: Wiki


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah kerajaan Segeri: Wiki
Daftar raja Segeri:  https://id.wikipedia.org/wiki/Segeri,_Pangkajene_dan_Kepulauan#Karaeng_yang_pernah_memerintah_di_Segeri
Asal Muasal nama Segeri:  https://id.wikipedia.org/wiki/Segeri,_Pangkajene_dan_Kepulauan#Sejarah
Hikayat arajang negeri Segeri: http://hellomakassar.com/hikayat-arajang-negeri-segeri/
– Sejarah kerajaan Segeri: http://www.wikiwand.com/id/Segeri,_Pangkajene_dan_Kepulauan


 

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: