Gorontalo, Kerajaan / Sulawesi – Prov. Gorontalo

Kerajaan Gorontalo terletak di Sulawesi, provinsi Gorontalo.

The Kingdom of Gorontala was located in the province of Gorontalo.

Provinsi Gorontalo (hijau)

Provinsi Gorontalo (hijau)

Provinsi Gorontalo

Provinsi Gorontalo


* Foto kerajaan / kingdom Gorontalo: link

* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Sejarah / History kerajaan Gorontalo

Lihat pula: Kerajaan Hualodalangi, asal usul kerajaan Gorontalo: klik di sini

Pada mulanya (abad ke-12) Kerajaan Gorontalo terdapat 17 kerajaan kecil-kecil yang berkedudukan di kaki/lereng gunung.
Ke-17 kerajaan tersebut antara lain sebagai berikut :

  1. Kerajaan Hunginaa, Rajanya: Lihawa
  2. Kerajaan Lupoyo, Rajanya: Pai
  3. Kerajaan Bilinggata, Rajanya: Lou
  4. Kerajaan Wuwabu, Rajanya: Wahumolongo
  5. Kerajaan Biawu, Rajanya: Wolango Huladu
  6. Kerajaan Padengo, Rajanya: Palanggo
  7. Kerajaan Huwangobotu Olowala, Rajanya: Dawanggi
  8. Kerajaan Tapa, Rajanya: Deyilohiyo Daa
  9. Kerajaan Lauwonu, Rajanya: Bongohulawa (Perempuan)
  10. Kerajaan Toto, Rajanya: Tilopalani (Perempuan)
  11. Kerajaan Dumati, Rajanya: Buata
  12. Kerajaan Ilotidea, Rajanya: Tamau
  13. Kerajaan Pantungo, Rajanya: Ngobuto
  14. Kerajaan Panggulo, Rajanya: Hungiyelo
  15. Kerajaan Huangobotu Oloyihi, Rajanya: Lealini
  16. Kerajaan Tamboo, Rajanya: Dayilombuto (Perempuan)
  17. Kerajaan Hulontalangi, Rajanya: Humalanggi

Raja Humalanggi dari kerajaan Hulontalangi (abad ke-14) adalah seorang Raja yang senang mengunjungi raja-raja sejawatnya yang dalam bahasa Gorontalo disebut “melentalenga” .

Raja Humalanggi kawin dengan Putri Bulaidaa adik Raja Mooduto (Raja Suwawa ke XIX (1320-1427). Dari hasil perkawinan mereka lahirlah seorang Pangeran yang bernama Ilahudu atau Wadipalapa atau Matolodula Daa, yang memiliki sifat-sifat serta tabiat seperti ayahnya (Raja Humalanggi). Dia sering mengunjungi Raja-Raja lain dengan maksud mengajak raja-raja tersebut kepada suatu kesatuan kerajaan. Akhirnya pada suatu tempat yang bernama “Padengo Boidu” (ladang tempat bicara) disepakati membentuk kerajaan kesatuan yang disebut Kerajaan Gorontalo (Tahun 1385) yang terdiri dari 17 kerajaan kecil tersebut diatas. Kemudian dua Kerajaan kecil menggabung yaitu Dembe dan Pohuwayama. Dalam musyawarah tersebut Ilahudu (Wadipalapa) disepakati untuk dilantik menjadi Raja Kesatuan Kerajaan Gorontalo (Tahun 1385). Pelantikan itu disebut dengan ”Huidu Lo Huntu Datahu” maksudnya yaitu Ilahudu dari Kerajaan Hulontalangi, karena kepemimpinannya yang baik dipilih menjadi Raja Gorontalo.

Di era pemerintahan kolonial Belanda, Gorontalo menjadi pusat pemerintahan Afdeling Sulawesi Utara Gorontalo. Wilayah pemerintahannya meliputi Gorontalo, wilayah sekitarnya Buol Tolitoli, Donggala, dan Bolaang Mongondow.

Pada tahun 1889, Gorontalo berada di bawah pemerintahan langsung Belanda yang kemudian dikenal dengan nama “Rechtatreeks Bestuur”. Tahun 1922, Gorontalo menjadi tiga wilayah pemerintahan afdeling, yaitu, Gorontalo, Boalemo, dan Buol. Kondisi ini berlangsung hingga meletusnya Perang Dunia II.
Sumber:  http://infoprovinsigorontalo.blogspot.co.id/2010/01/sejarah-gorontalo.html

—————-
Islam came to Gorontalo probably in the 16th century AD. Since then, Gorontalo became well known. In a short time, Gorontalo had become one of the centers, spreading Islam in eastern Indonesia. Gorontalo is also known as a center of education and commerce. This is due to the strategic location at Tomini.
Before the Dutch entered and controled Gorontalo, the kingdoms in the area made a kind of federation of “families”, called Pohalaa. There are five Pohalaa’s, namely, Gorontalo, Limboto, Suwawa, Boalemo, and Atinggola.
In the era of Dutch colonial rule, Gorontalo became the administrative center of the “Afdeling” North Sulawesi, Gorontalo. This afdeling covered Gorontalo, the surrounding area Buol Tolitoli, Donggala, and Bolaang Mongondow.
In 1889, Gorontalo came under direct Dutch rule, called “Rechtatreeks Bestuur”. In 1922, Gorontalo was divided in 3 districts of the Afdeling, namely, Gorontalo, Boalemo, and Buol. This condition lasted until the outbreak of World War II.


Masuknya Islam di Gorontalo

Ajaran agama Islam di perkirakan masuk Gorontalalo pada abad ke 15 dari jalur Ternate dan Bone, hal ini bisa dilihat pada artefak yang ada di Masjid Hunto Sultan Amai 1495. Masjid ini dibangun oleh Sultan Amai, Raja di kesultanan Gorontalo yang menganut agama Islam.
Sejak saat itu, Gorontalo mulai dikenal. Pada waktu yang tidak terlalu lama, Gorontalo sudah menjadi salah satu pusat penyebaran Islam di wilayah Indonesia Timur. Gorontalo juga dikenal sebagai pusat pusat pendidikan dan perdagangan. Hal ini karena lateknya yang trategis di Teluk Tomini.


Wilayah Gorontalo (awal abad ke-20 ?)
klik peta untuk besar



Daftar Raja / List of Kings

Klik foto untuk besar !

– Sumber / Sourcehttp://museumsejarahgorontalo.blogspot.co.id/2012/12/kerajaan-dan-silsilah-kerajaan-gorontalo.html


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Sejarah Gorontalo: https://id.wikipedia.org/wiki/Gorontalo#Sejarah
Sejarah Gorontalo:  http://infoprovinsigorontalo.blogspot.co.id/2010/01/sejarah-gorontalo.html
– Sejarah Gorontalo: http://ditjenpdt.kemendesa.go.id/potensi/province/9-provinsi-gorontalo
– Sejarah Gorontalo: http://mediacerdasbangsa.com/2474-2/

Daftar Raja:  http://museumsejarahgorontalo.blogspot.co.id/2012/12/kerajaan-dan-silsilah-kerajaan-gorontalo.html
17 kerajaan kecil pada awal Gorontalo:  http://beautyhulondhalo.blogspot.co.id/2010/12/hikayat-raja-raja-gorontalo.html
Orang Gorontalo keturunan Raja: link

– Benteng Otanaha, peninggalan bersejarah kerajaan Gorontalo: http://www.telusurindonesia.com/benteng-otahana-gorontalo.html


* Foto kerajaan / kingdom Gorontalo: link

Raja Dogugu Gorontalo 1870

Raja Dogugu Gorontalo, 1870


 

2 Comments

2 thoughts on “Gorontalo, Kerajaan / Sulawesi – Prov. Gorontalo

  1. Yang didaftar diatas itu tidak lebih seluas desa/kelurahan sekarang, kira-kira berpenduduk 90an orang. Kenapa kira-kira. Zaman Majapahit Sunda Kelapa berpenduduk 10rb jiwa, termasuk rawa-rawa, hutan belukar dan rimba raya Bekasi, Depok dan Tangerang. Sekarang 15 juta atau 1500 X. Dengan Provinsi yang hanya 1 juta perbandingan diatas jadi 666 orang. Jika dianggap pertumbuhan hanya sepertiganya maka penduduk Gorontalo di zaman Majapahit hanya 2000 orang termasuk Limutu, Suwawa dan Atingola. Jika 1000 orang berada dikota sekarang berarti 17 Linula rata-rata 90 orang. Kira-kira 25 KK?. Kerajaan terdiri dari 25KK?. Ketika Angkatan Laut Majapahit yang super canggih dimasa itu masuk, yang pertama ketemu adalah Linula pesisir, Hulontalangi yang dalam versi lain dibawah Ilahude. Ilahude diangkat jadi koordinator pemungut upeti dan diberi gelar Wadi Palapa. Otomatis “kerajaan” yang tidak punya istana, tentara, atau panglima/Patih. langsung tunduk ketakutan. Dibuatlah sejarah Ilahude berhasil mempersatukan kerajaan-kerajaan tersebut. Yang menurut Arman Humanggio dalam “KERAJAAN GORONTALO, FAKTAKAH?” kepala Linula adalah Wali Kuasa dari Ternate semacam Jawara. Jawara adalah Pendekar penjaga kebun, kandang, tambak atau dermaga yang diutus Bos. dalam hal ini kerajaan Ternate. sedangkan (Part 3: Asia & Pacific Oceania, München 2003, s. 1275-1301, ISBN 3-598-21545-2) menyebutkan Lords Of Gorontalo (Para Tuan Tanah), bukan Kings atau Kingdoms. Tidak ada bekas-bekas Istana, Pintu Gerbang, Tentara, kandang kuda atau perangkat kerajaan lain. Wallahu’alam

    • Sultans in Indonesia

      KYT,

      Terima kasih atas mail anda.
      Kami sudah masukkan kommen dihalaman website.

      Dengan hormat,
      Paul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: