Kaidipang, Kerajaan / Sul. Utara – Kab. Bolaang Mongondow Utara

Kerajaan Kaidipang terletak di Sulawesi, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, prov. Sulawesi Utara.

The Kingdom of Kaidipang was located in north Sulawesi, district North Bolaang Mongondow, north Sulawesi.

Klik foto untuk besar !

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Provinsi Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara


* Foto foto Sulawesi dulu, suku Sulawesi dan situs kuno: link


Latar belakang sejarah kerajaan Kaidipang

Mokapog atau Mokapogu adalah nama sebuah negeri lama di Sulawesi Utara, sebuah kerajaan berdaulat dan berpemerintahan sendiri yang eksis di daerah ini sampai dengan kurang lebih 4 abad yang lalu.
Mokapog merupakan negeri induk yang dikemudian hari berkembang menjadi 3 kerajaan:
* Kerajaan Kaidipang,
* Kerajaan Bintauna,
* Kerajaan Bolangitang.

Sejak abad ke 16, wilayah kabupaten Bolaang Mongondow telah berada dalam wilayah kekuasaan kerajaan. Beberapa kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah ini antara lain : kerajaan BM yang berkedudukan di Bolaang, dan empat kerajaan lainnya di wilayah Pantai Utara Bolaang Mongondow, yakni ;
1) Kerajaan Bolango, kemudian menjadi  Kerajaan Bolaang Uki berkedudukan di Walugu,
2) Kerajaan Bintauna dengan beberapa kali berpindah ibu kota, antara lain : Panayo, Minanga, dan Pimpi,
3) Kerajaan Bolaang Itang yang berkedudukan di Bolaang Itang dan
4) Kerajaan Kaidipang dengan Ibu kotanya Buroko.

Dari lima kerajaan yang berkuasa di wilayah Bolaang Mongondow, sebagaimana yang disebutkan diatas, kerajaan Bolaang Mongondow adalah kerajaan yang memiliki letak geografis yang lebih besar. Kerajaan lainnya seperti Kerajaan Bolaang Uki, kerajaan Bintauna, kerajaan Bolaang Itang dan kerajaan Kaidipang berada di bagian utara Bolaang Mongondow.

Di tahun 1912 kerajaan Kaidipang dan Bolang Itang dipersatukan dengan nama Kerajaan Kaidipang Besar dengan ibu negerinya Boroko.

Sumber: http://bahrudinpodomi.blogspot.co.id/2009/02/sejarah-kerajaan-bolmong.html

——————-
The Kaidipang kingdom was formed in 1630.
In the year 1912 the kingdoms of Bolangitang and Kaidipang were united under the name Kingdom of  Kaidipang Besar.

At the beginning of the 16th century Dutch colonizers came in the region. The coming of the Dutch caused the Portuguese to leave this area. They went eastwards, towards the Philipina’s.
In the 19th century there were in the old Kabupaten of  Bolaang Mongondow five kingdoms.
The largest of the Kingdoms was Bolaang Mongondow. Then there was the kingdom Bolaang Uki, in the 1850s  still called the Kingdom Bolaang (Bangka). Next the kingdom of Bintauna (Binta Oena), the Kingdom Bolaang Itam and the Kingdom Kaidipang.
In 1912 the the kingdom of BolaangItang joined the kingdom of Kaidipang. The name of the new kingdom was the Kingdom of Kaidipang
Besar.

The Kingdom of Kaidipang Besar (1912 – 1950), was governed by the first and last king, King Ram Suit Pontoh (RS Pontoh).


Sekilas sejarah kerajaan Kaidipang

Sekilas sejarah Kaidipang pada abad ke-17 masyarakat Kaaidipang dipimpin oleh seorang kepala suku berrnama Pugu-Pugu, yang bergelar Datu Binangga. Datu artinya pemimpin dan Binangga artinya yang diagungkan.
Pada abad ini diperkirakan sebagai awal sejarah Kaidipang dan Kaidipang Besar. Kaidipang diambil dari sebuah kayu sebagaimana ditemukan dalam buku Bolaang Mongondow Dosch Nederlandse karya dr. Demicher, yaitu Caidipang Kayoe Doepa.
Datu Binangga merupakan leluhur etnis Kaidipang pada masa kepemimpinan Pugu-Pugu.
Digunakan bahasa kaidipang dan hingga kini merupakan bahasa daerah masyarakat Kaidipang.
Pada tahun 1630 Gubernur belanda Pieter van den Broeke dalam perjalanannya dari Ternate menuju Goa Makasar mampir di Kaidipang dan membawa Datoe Binangga ke Goa Makasar untuk dinobatkan sebagai Raja Kaidipang dengan gelar Mauritz Datoe Binanggal Korompot.
Wilayah Kaidipang saat itu berada di pesisir pantai, mulai dari Jembatan Merah Kwandang Kabupaten Gorontalo hingga desa Minangadili Sampiro Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow.

Pada tahun 1912 berdiri sejarah kerajaan Kaidipang Besar yang merupakan gabungan kerajaan Kaidipang dan Kerajaan Bolangitang dipimpin oleh Ram Suit Pontoh.

– Sumber: https://bolmutpost.com/5986/2012/10/22/sekilas-sejarah-kaidipang-dan-kaidipang-besar/

Peta Bolaang Uki, Bolaang Itang, Bolaang Mongondow dan Kaidipang, 1894
klik peta untuk besar

1894


Daftar raja raja Kaidipang

  • 1630-1677: Raja Mauritz Datoe Binangkal Korompot dengan permaisuri Tohomiong, puteri Raja Limboto. Raja dan permaisuri masih memeluk agama Kristen Katolik.
  • 1677-1699: Raja Tiaha Korompot, masih memeluk agama Kristen Katolik.
  • 1699-1703: Raja Dodoali Korompot, masih memeluk agama Kristen Katolik.
  • 1709-1735: Raja Philip Korompot, masih memeluk agama Kristen Katolik.
  • 1710-1735: Raja Piantai Korompot, masih memeluk agama Kristen Katolik.
  • 1735-1745: Raja Antogia Korompot, masih memeluk agama Kristen Katolik.
  • 1745-1770: Raja Gongala Korompot, masih memeluk agama Kristen Katolik. Permaisuri bernama Bua Kaeba Manopo Mamonto dari Dumoga.
  • 1779-1817: Raja Wellem David Korompot, memeluk agama Islam dengan nama Waladin Korompot.
  • 1817-1835: Raja Toruru Korompot, telah memeluk agama Islam. Memiliki 2 permaisuri, Ladio dan Mow.
  • 1835-1863: Raja Tiaha Korompot, memiliki 2 permaisuri: Mamongo dan Telehulawa. Permaisuri kedua memiliki seorang Putera bernama Husain Korompot yang menjadi  Jogugu di kerajaan Buol.
  • 1863-1866: Raja Moh. Vandis Korompot; memiliki 2 permaisuri: Telehaji dan Lauko. Raja ini sangat menentang kolonialis belanda dan diasingkan ke pulau Ambon, Batu Merah. Makam raja terbaring di kompleks Masjid Al’Hilal, Ambon, Batu Merah. Keturunannya membawa nama Kaidupa.
  • 1866-1898: Raja Gongala Korompot II, yang mendapat gelar Raja Bintang. Memiliki 4 permaisuri: Sinir, Salimburung, Miihing dan Hembeso.
  • 1898-1908: Raja Lui Korompot. Raja membangun Masjid Jami di desa Kuala.
  • 1908-1910: Raja Mahmud Manopo Antogia Korompot.

Raja ke-14 adalah raja terakhir di kerajaan Kaidipang, yang wafat pada tanggal 7 febr. 1910, sehingga kerajaan Kaidipang mengalami  Kevakuman selama kurang lebih 2 tahun (1910-1912). Atas Musyawarah dewan Raja, tokoh adat dan persetujuan keluarga Korompot, disepakati sebagai pelaksana tugas adalah Jogugu kerajaan Kaidipang Mbuingo Papeo.
Sumber:  http://kpmibmcabangmanado.blogspot.nl/2011/12/raja-raja-kerajaan-kaidipang.html
– Sumber:  https://bolmutpost.com/5986/2012/10/22/sekilas-sejarah-kaidipang-dan-kaidipang-besar/

Penambahan dan kommen tentang sejarah raja-raja Kaidipang: klik di sini


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Kerajaan Kaidipang Besar pada masa raja Ram Siut Pontoh, 1912-1950: http://sulutpos.com/2015/11/kerajaan-kaidipang-besar-pada-masa-raja.html
– Peninggalan Rumah Raja Kaidipang: http://manado.tribunnews.com/2015/02/27/peninggalan-rumah-raja-kaidipang-besar-jadi-lokasi-wisata-di-bolmut
– Terbentuknya kerajaan Kaidipang:  http://mokapogcentre.blogspot.co.id/2012/10/terbentuknya-kerajaan-kaidipang.html
Daftar Raja:  http://kpmibmcabangmanado.blogspot.co.id/2011/12/raja-raja-kerajaan-kaidipang.html
– Daftar Raja:  https://bolmutpost.com/5986/2012/10/22/sekilas-sejarah-kaidipang-dan-kaidipang-besar/

– Kerajaan Mokapoghttps://sultansinindonesieblog.wordpress.com/sulawesi/mokapog-kerajaan/


Foto foto

Raja Manoppo David Antogia dari Kaidipang. 1903-1910.

Raja kerajaan Kaidipang ke-XIV: Mahmud Antogia Manoppo Korompot. Memerintah 1903-1910

KOMALIG, merupakan istana sekaligus kantor yang digunakan Paduka Raja RS Pontoh untuk mengendalikan kerajaan Kaidipang Besar. Sumber: http://radarbolmongonline.com/2014/12/mengutip-cerita-istana-paduka-raja-rs-pontoh/

KOMALIG, merupakan istana sekaligus kantor yang digunakan Paduka Raja RS Pontoh untuk mengendalikan kerajaan Kaidipang Besar.
Sumber: http://radarbolmongonline.com/2014/12/mengutip-cerita-istana-paduka-raja-rs-pontoh/

Kaidipang, Sulawesi - Situasi Di Istana Kerajaan Kaidipang Besar Tahun 1925

Tampak situasi Di Istana Kerajaan Kaidipang Besar ,Tahun 1912. Situs Kerajaan ini terletak di depan lapangan Kembar Desa Boroko Ibu Kota Kabupaten Bolmong Utara. (dok : arsip kotamobagugpost.com)


 

8 Comments

8 thoughts on “Kaidipang, Kerajaan / Sul. Utara – Kab. Bolaang Mongondow Utara

  1. Whatis nameof present raja of Kaidipang .Thankyou.

    • Sultans in Indonesia

      Mr. Tick,

      I searched internet long time, but I did not find the name of the present raja. Thank you, Paul

  2. Raja pertama kaidipang mmg asli suku kaidipang dn itu adalah raja korompot rja pertama d indonesia dn d akui itu oleh bangsa belanda.
    Dan yg lain itu hanyalah penghianat yg mngaku raja.
    Nene saya itu adalah baik kaimah yg skrg ini d makamkan d pontodon kotamobagu

    • Sultans in Indonesia

      KYT,

      Terima kasih atas mail anda.
      Kommen anda kami akan pasang di halaman Kaidipang.

      Dengan hormat,
      Paul

  3. Pada sejarah sbnr nya korompot lah raja prtma d kaidipang

    Krna yg menolak penjaja Belanda adalah raja Korompot dn pembuktian bahwa raja korompot lah raja prtma d kaidipang krna ada nya Sejarah yg membuktikan dn itu smua d muat dlm satu museum yg berada d belanda

    • Sultans in Indonesia

      Terima kasih atas komen anda. Kami sudah masukkan komen ini di halaman di website.
      Dengan hormat. Paul

  4. kerajaan bolangitang kaidipang bukn suku mongondow tp suku bulangita keydupa….

    • Sultans in Indonesia

      Terima kasih atas kommen Anda. Kami sudah perbaiki website !

      Dengan hormat,
      Paul Kijlstra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: