Alla, kerajaan / Prov. Sulawesi Selatan – kab. Enrekang

Kerajaan Alla adalah kerajaan di Sulawesi, Kab. Enrekang, Sulawesi Selatan.
Kerajaan Alla berdiri sejak abad ke-19.
Raja bergelar Arung.

The kingdom of Alla was located in the region of Enrekang, south Sulawesi.
This kingdom exists since the 19th century.
The title of the king is Arung
For english, click here

Lokasi kabupaten Enrekang


* Foto sultan dan raja yang masih ada di Sulawesi: link
* Foto sultan dan raja di Sulawesi dulu: link

* Foto kerajaan2 di wilayah Poso: link
* Foto suku Bugis: link
* Foto situs kuno di Sulawesi: link


Sejarah kerajaan Alla

1) Umum

Pada mulanya Kabupaten Enrekang merupakan suatu kerajaan besar bernama Malepong Bulan. Kerajaan ini kemudian bersifat Manurung (terdiri dari kerajaan-kerajaan yang lebih kecil) dengan sebuah federasi yang menggabungkan 7 kawasan/kerajaan yang lebih dikenal dengan federasi “Pitue Massenrempulu”; Pitu (7) Massenrempulu’ ini terjadi kira-kira dalam abad ke-14.
Pitue Massenrempulu terdiri atas:

* Kerajaan Endekan yang dipimpin oleh Arung/Puang Endekan,
* Kerajaan Kassa yang dipimpin oleh Arung Kassa’,
* Kerajaan Batulappa’ yang dipimpin oleh Arung Batulappa’,
* Kerajaan Tallu Batu Papan (Duri) yang merupakan gabungan dari Buntu Batu, Malua, Alla’. Buntu Batu dipimpin oleh Arung/Puang Buntu Batu, Malua oleh Arung/Puang Malua, Alla’ oleh Arung Alla’,
* Kerajaan Maiwa yang dipimpin oleh Arung Maiwa,
* Kerajaan Letta’ yang dipimpin oleh Arung Letta’,
* Kerajaan Baringin (Baringeng) yang dipimpin oleh Arung Baringin.

Kerajaan Tallu Batu Papan (Duri) merupakan gabungan dari Buntu Batu, Malua, dan Alla’. Buntu Batu dipimpin oleh Arung/Puang Buntu Batu, Malua oleh Arung/Puang Malua, dan Alla’ oleh Arung Alla’.

2) Sejarah kerajaan Duri dan terbentuknya kerajaan Buntu Batu, Malua dan Alla

Sejak abad ke-14, kabupaten Enrekang dikenal dengan nama Massenrempulu.
Penduduk Enrekang mayoritas adalah orang Tana Duri. Dalam sejarah dan hikayatnya, Tana Duri berasal dari kisah tentang keturunan salah seorang Arung Bamba Puang yang bernama Pacancang di Rura.

Saat Puang Pacancang telah merasa sudah sangat berumur, sementara ia hanya memiliki anak tunggal perempuan bernama Puang Mallulungan. Ia mulai berpikir bagaimana caranya agar kepemimpinannya di Bamba Puang tidak terlepas dari keturunannya.
Maka ia pun berupaya mencarikan jodoh anaknya yang sepadan karena kelak menantunya yang akan menggantikan posisinya mengingat anak tunggalnya adalah perempuan. Diutuslah beberapa orang untuk mencari jodoh yang layak.

Ternyata banyak putra raja yang datang bahkan hampir semua masih kerabatnya karena semua keturunan Wellanglangi yang tersebar di berbagai kerajaan sekitarnya. Karena banyak yang ingin menjadi menantunya maka Arung Bamba Puang Bingung dan akhirnya memutuskan untuk melakukan Adu Pake (perang tanding ilmu kanuragan).

Saat akan dimulai Adu Pake maka datanglah seorang melaporkan tentang sebuah kejadian aneh di mana salah seorang yang akan ikut dalam sayembara adalah seseorang misterius bernama Puang Salumbun yang datang dari arah timur. Dikabarkan bahwa ia keluar dari dalam sebuah pohon Cenak Duri. Mendengar akan keajaiban kemunculan Puang Salumbun maka semua peserta adu pake mengundurkan diri karena segan dan kuatir

Akhirnya yang berhak menjadi suami dari Puang Mallulungan adalah Puang Salumbun. Singkat cerita, di saat Arung Bamba Puang meninggal maka yang menggantikan beliau adalah Puang Salumbun
Ketika Puang Salumbun jadi Arung maka Salassa ( istana arung/raja) pun dibangun di area tumbuhnya pohon Cenak Duri tempat puang salumbun muncul yaitu di sekitar Malua, (sekarang Kec. Malua). Selaku Arung, Puang Salumbun dikenal sangat pemberani, cerdas, bijaksana dan mengayomi. Seluruh rakyat yang hidup di daerahnya saat itu sangat mencintai pemimpinnya dan memberinya gelar Arung I Cenak Duri atau disingkat Arung Duri.

Mereka pun mengindentifikasi diri dan keturunan mereka sebagai pengikut Arung i Duri serta menamakan kampung mereka sebagai Tanah Duri, untuk memastikan wilayah kekuasaan Arung Duri adalah Tana Duri. Nama yang diambil dari nama pohon tempat keluarnya Puang Salumbun yaitu pohon Cenak Duri.

Puang Salumbun adalah Arung pertama di Malepong Bulan Tana Duri yang sebelumnya dikenal sebagai Malepong Bulanna to Manurung Bamba Puang. Ada 7 Arung ke bawah hingga terbentuknya TALLU BATU PAPAN di mana saat pemerintahan Arung ke-7 Tana Duri membagi tiga wilayah Duri terhadap ketiga anaknya yang dikenal dengan istilah Tallu Batu Papan yaitu BUNTU BATU, MALUA DAN ALLA.


Daftar Raja

Raja Kapataha Malindring (Puang Pasalin, 1780-1800) sebagai Arung Duri membagi 3 daerah kepada anak-anaknya yaitu :

1) Arung Alla
2) Arung Maluwa
3) Arung Buntu Batu

Ada 2 versi silsilah.

Versi I: Puang (raja, king) Alla, menurut Komunitas Buntu Batu

Sumber / Source:  https://www.facebook.com/pages/Komunitas-Buntu-Batu/158903927471052

* 1800-1830: Puang Kapataha
* 1830-1850: Puang Mappa
* 1850-1860: Puang Mataelo
* 1860-1880: Puang Mangke
* 1934-1950: Arung Patanrangi

2

1002747_638096679551772_2064968630_n3
——————-

Versi II: Puang (raja, king) Alla: Menurut Worldstatesman

– Sumber:  http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html

* c.1800: Manang
* 18.. – 18..: Mappa
* 18.. – 18..: Patta Mataelo
* 18.. – 18..: Mangke
* c.1880 – 1900: La Taha
* 1900 – 1909: Kabe (f)
* 1909 – 1913: I Lorong (d. 1913)
* 1913 – 1934: La Welio I Jina Bantl
* 1934 – 1950: Pasanrangi


Konfederasi Massenrempulu

Sejak abad ke-14, daerah Enrekang disebut Massenrempulu’ yang artinya meminggir gunung atau menyusur gunung, sedangkan sebutan Enrekang dari Endeg yang artinya Naik Dari atau Panjat dan dari sinilah asal mulanya sebutan Endekan.

Menurut sejarah, pada mulanya Kabupaten Enrekang merupakan suatu kerajaan besar yang bernama Malepong Bulan, kemudian kerajaan ini bersifat Manurung dengan sebuah federasi yang menggabungkan 7 kawasan/kerajaan yang lebih dikenal dengan federasi ”Pitue Massenrempulu”, yaitu:

  1. Kerajaan Endekan yang dipimpin oleh Arung/Puang Endekan
  2. Kerajaan Kassa yang dipimpin oleh Arung Kassa’
  3. Kerajaan Batulappa  yang dipimpin oleh Arung Batulappa’
  4. Kerajaan Tallu Batu Papan (Duri) yang merupakan gabungan dari Buntu Batu, Malua, Alla’. Buntu Batu dipimpin oleh Arung/Puang Buntu Batu, Malua oleh Arung/Puang Malua, Alla’ oleh Arung Alla’
  5. Kerajaan Maiwa yang dipimpin oleh Arung Maiwa
  6. Kerajaan Letta’ yang dipimpin oleh Arung Letta’
  7. Kerajaan Baringin (Baringeng) yang dipimpin oleh Arung Baringin

Pitu Massenrempulu ini terjadi kira-kira dalam abad ke-15. Tetapi sekitar pada abad ke-17 Pitu Massenrempulu berubah nama menjadi “Lima Massenrempulu”, karena kerajaan Baringin dan kerajaan Letta tidak bergabung lagi ke dalam federasi Massenrempulu.
Lima Massenrempulu terdiri atas:
* Kerajaan Endekan,
* Kerajaan Tallu Batu Papan (Duri),
* Kerajaan Maiwa,
* Kerajaan Kassa,
* kerajaan Batu Lappa.

Karena Politik Devide At Impera pemerintah Belanda memecah daerah ini dengan adanya Surat Keputusan dari Perintah Kerajaan Belanda (KORTE VERKLARING ) dimana kerajaan Kassa dan kerajaan Batu Lappa dimasukkan ke Sawitto. Ini terjadi ± Tahun 1905 (abad XX), sehingga untuk tetap pada keadaan LIMA MASSENREMPULU tersebut, maka kerajaan-kerajaan yang ada didalamnya dipecah sehingga menjadi:

* Endekan,
* Maiwa,
* Alla,
* Buntu Batu,
* Malua.

Kerajaan pada zaman penjajahan belanda secara administrasi disebut “Landschap”.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Enrekang


Peta-peta Sulawesi masa dulu

Untuk peta peta kuno (1606, 1633, 1683, 1700, 1757, 1872, abad ke-19): klik di sini

Peta Sulawesi dan Maluku, tahun 1683


Sumber / Source

– Daftar raja, Komunitas Buntu Batu:  https://www.facebook.com/pages/Komunitas-Buntu-Batu/158903927471052
Daftar raja, Worldstatesmen:  http://www.worldstatesmen.org/Indonesia_princely_states2.html

——————-

– Sejarah Kabupaten Enrekang / Massenrempulu:  https://massenrengpulu.wordpress.com/pertama/sejarah-kab-enrekang/
Sejarah Enrekang di Wiki: Wiki


Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: